Connect with us

Subscribe

Did You Know?

Para Wanita Bernyali Besar Penggilas Aspal

Ajang balap mobil selalu jadi bagian dari motorsport, tak terkecuali sosok dibalik kemudi yang juga tak pernah luput dari sorotan. Tak ditampik jika sejak awal sejarah dunia motorsport didominasi oleh kaum adam, tetapi para pionir pembalap wanita ini berhasil membuktikan kemampuannya berlaga di sirkuit balap. Tak main-main, para wanita ‘penggilas aspal’ ini mampu bersaing dan berhasil mencetak skor dunia, sehingga menjadikannya bagian dari sejarah motorsport.

Mereka tidak hanya bermodal nyali untuk menjadi satu-satunya pembalap wanita diantara kaum adam, tetapi mengendarai mobil balap vintage berkecepatan tinggi bukanlah sesuatu yang mudah untuk ditaklukkan. Tidak seperti mengendarai mobil modern yang kini jauh lebih berkembang, menawarkan tenaga besar dan fitur yang beragam. Well, berikut 11 pembalap wanita inspiratif yang berhasil mencuri perhatian dunia.

  1. Genevra Delphine Mudge

Dia adalah pembalap wanita pertama yang turun di kompetisi balap dan diketahui memiliki SIM yang berbasis di New York. Genevra pertama kali memulai karirnya tahun 1899 menggunakan Waverly Electric alias mobil listrik dibawah produksi induk perusahaan Indiana Bicycle Company, setahun kemudian Ia berganti dengan Locomobile bertenaga bensin. Sayangnya tak banyak informasi mengenai sosok Genevra.

  1. Sara Christian

Ketika perlombaan perdana NASCAR berlangsung tahun 1949, ditandai dengan partisipasi Sara Christian bersaing dengan kaum adam di Charlotte Speedway. Yaps, Sara adalah wanita pertama yang berlaga di NASCAR. Ia mengikuti enam dari delapan balapan tahun itu dan finish di posisi lima besar di Pittsburgh. Meskipun karirnya hanya berjalan selama dua tahun, Ia pernah mendapatkan penghargaan United States Drivers Association Woman Driver of the Year di tahun pertama karirnya.

  1. Arlene Hiss

Siapa sangka sosok wanita yang mampu menaklukkan aspal ini sebenarnya berprofesi sebagai guru tari di Fullerton High School, California. Sebagai feminis, Arlena berhasil meruntuhkan stigma negatif terhadap wanita, terutama dalam berkarir di dunia balap. Ia memulai karirnya tahun 1964 di Sports Car Club of America dan pernah dianugerahi penghargaan “Most Outstanding Woman Driver” tahun 1974. Bahkan Arlene tercatat sebagai pembalap wanita pertama dalam sejarah Indy Car tahun 1976. Adapun kehidupan rumah tangganya tak semulus karirnya, Arlene pernah menikah dengan Mike Hiss yang juga seorang pembalap.

  1. Janet Guthrie

Berkarir dalam dunia motorsport bagi Janet adalah pengalaman pertama semasa hidupnya, termasuk menjadi pembalap wanita pertama dalam persaingan sengit di Daytona 500 tahun 1977. Kelihaiannya di Indianapolis 500 membuat para pembalap lain yang didominasi oleh kaum pria berpikir ulang bahwa Janet bukanlah wanita biasa. Berkat sejumlah prestasinya yang gemilang, menjadikannya mendapat tempat di Women’s Sports Hall of Fame tahun 1980 dan International Motorsports Hall of Fame tahun 2006.

  1. Lella Lombardi

Yaps, dialah Lella Lombardi dimana menerima anggukan persetujuan dari dunia Formula One yang didominasi para pria saat Ia berkompetisi dalam 17 balapan Grand Prix antara 1974 dan 1976. Lella tercatat sebagai pembalap wanita kedua dalam sejarah Kejuaraan Dunia F1 namun Ia menjadi wanita pertama yang mendapat poin di F1.

  1. Pat Moss

Tahun 1953 menandai awal karir Pat Moss yang begitu mengesankan, ketrampilannya menjadi pembalap tampaknya mengalir deras dalam darah keluarganya, fakta bahwa saudara lelakinya — Striling Moss adalah pembalap legendaris F1. Tak perlu diragukan lagi akan prestasi yang sudah diraih, foto tersebut sudah mewakili segalanya, Ia berpose disamping mobilnya setelah usai menempati posisi kedua di Alpine Rally tahun 1960. Biarkan semua piala itu yang berbicara.

  1. Lyn St. James

Lyn St. James mengakhiri karirnya tahun 2001 setelah menjadi pembalap wanita dalam sejumlah kejuaraan dengan karir yang berkilau selama 28 tahun. Lyn dinobatkan dalam Indianapolis 500 Rookie of the Year sebagai pembalap wanita pertama dan satu dari segelintir wanita yang lolos kualifikasi menduduki posisi keenam tahun 1994.

  1. Denise McCluggage

Automotive Hall of Fame menjadi bukti bahwa sosok berparas jelita ini terpampang di museum Amerika. Dalam kesederhanaannya, Denise memenangkan sejumlah balapan diantaranya Monte Carlo Rally tahun 1964 mengendarai Ford Falcon dan Sebring 12 Hours tahun 1961 dengan Ferrari 250 GT. Selain seorang pembalap, Ia juga menekuni profesi lain sebagai jurnalis, penulis dan fotografer. Yaps, Denise merupakan salah satu wanita pionir yang memajukan pergerakan kesetaraan gender baik dalam dunia jurnalis maupun motorsport. Benar-benar wanita multi talenta.

  1. Shirley Muldowney

 

Sedikit berbeda dari deretan diatas, Shirley bergelut dengan mobil ceper alias Hot Rod. Shirley menaklukkan dunia balap drag dan tercatat menjadi pembalap wanita pertama pada ajang National Hot Rod Assocation (NHRA) serta memenangkan 18 kejuaraan nasional sebelum pensiun tahun 2003. Tak hanya wanita pertama yang mendominasi poin di NHRA Top Fuel Championship, tetapi Shirley juga menjadi orang pertama yang menyabet kemenangan selama tiga kali yakni tahun 1977, 1980 dan 1982.

  1. Helle Nice

 

Sebelum Mariette Helene Delangle menjadi pembalap Grand Prix yang terkenal, dia adalah seorang penari kabaret dengan nama panggung “Helle Nice”. Kecelakaan yang menimpanya saat bermain ski tahun 1928 mengakhiri karirnya sebagai penari, tetapi setahun kemudian Helle duduk di kursi pengemudi dan mencetak rekor tercepat dunia. Helle bergabung dengan tim balap Ettore Bugatti tahun 1931 dan satu-satunya wanita di sirkuit Grand Prix selama beberapa tahun. Para idola menyebutnya dengan “The Bugatti Queen”.

  1. Elfrieda Mais

Pembalap wanita yang berkarir pada awal era 1900-an bukanlah sesuatu yang mudah untuk dijalani dimana wanita dipandang sebelah mata dalam bersaing dengan para pria. Tetapi Mais menemukan caranya sendiri bersikukuh turun di arena balap dan alhasil Ia menjadi juara dalam uji kecepatan. Dua tahun sebelum balapan, Mais berkarir sebagai stunt woman dan wing walker alias aksi berjalan diatas sayap pesawat. Lantas tahun 1912 beralih profesi mengendarai mobil balap.

Karirnya yang penuh adrenalin, membuatnya melakukan aksi liar nan menegangkan di arena balap yakni menerobos dinding api dengan mobil balap, tak heran jika Ia dijuluki ‘Daredevil’. Ia berhasil menyelesaikan aksi tersebut berkali-berkali sebelumnya tetapi kali ini mobil terbakar saat menerobos dinding api kemudian menabrak pagar pembatas trek hingga menuruni tanggul di Alabama State Fairground tahun 1934. Kejadian tragis itu mengakibatkan kehilangan nyawanya pada usia 42 tahun. Bagaimana pun Mais membuktikan bahwa wanita punya kekuatan untuk bersaing bahkan berani mengambil resiko terburuk sekalipun.

So, gimana guys kalian masih meragukan kehebatan wanita? Menurut kalian, mana yang jadi favoritmu? Tulis di kolom komen ya!

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Gimana Sih Cara Kerja AC Mobil?

Did You Know?

Penjelasan Lengkap Mengenai Apa Itu Biodiesel

Did You Know?

Jangan Sembarangan Dengan Minyak Rem, Ini Resikonya

Did You Know?

Awal Sejarah Peraturan Lalu Lintas Terbentuk

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan