Connect with us

Subscribe

Did You Know?

Pengaruh Kekentalan Oli Terhadap Mesin

Kekentalan atau viskositas meski terkesan sepele tapi memberi dampak pada pergerakan tiap komponen mesin, contohnya ketika kita mengaduk sendok didalam dua bejana yang berisi air dan minyak goreng. Mana yang lebih enteng ? jelas air karena air lebih encer dibandingkan minyak. Oli mesin pun demikian, oli yang lebih kental akan lebih menghambat pergerakan komponen mesin dibandingkan oli yang lebih encer. Berarti oli encer itu lebih bagus ? Tidak seperti itu juga, karena baik oli yang encer atau kental sama-sama memiliki peruntukannya. Sehingga kita perlu melihat jenis mesinnya terlebih dahulu.

Untuk mesin berkapasitas besar umumnya memiliki celah-celah komponen yang lebar, sehingga cocok menggunakan oli yang lebih kental. Sementara untuk mesin jaman sekarang yang memiliki celah sangat sempit memerlukan oli yang encer agar bisa menjangkau celah terkecil mesin. Jadi kalau mobil atau motor anda masih tergolong generasi baru, anda bisa menggunakan oli dengan kekentalan 10W. Namun kalau mobil atau motor anda termasuk mobil lama (atau mobil dengan umur lebih dari 5 tahun) anda lebih baik gunakan oli yang lebih kental.

Apa Akibatnya Jika Menggunakan Oli Terlalu Encer ?

1. Suara mesin lebih kasar

 

 

 

2. Oli mudah menguap

Oli mesin yang juga pada dasarnya zat cair juga dapat menguap, penguapan oli mesin dipicu karena panas mesin itu sendiri. Kalau oli mesin kental, penguapannya bisa lebih tertahan karena molekulnya lebih terikat. Namun untuk oli yang lebih encer, memiliki batas temperatur yang lebih rendah sehingga mudah sekali menguap kalau sistem pendinginannya tidak didesain untuk oli encer. Sehingga anda akan sering menjumpai kejadian dimana volume oli sering kurang padahal tidak ada gejala bocor oli.

3. Durabilitas mesin berkurang

Durabilitas atau ketahanan mesin juga akan mengalami penurunan kalau oli yang digunakan terlalu encer. Hal ini karena oli encer kurang maksimal dalam hal pelumasan pada area-area dengan persinggungan besar. Sehingga keausan komponen mesin justru lebih cepat.

4. Emisi bertambah buruk

Untuk mesin-mesin yang sudah berumur, umumnya celah pada ring piston sudah agak membesar. Ketika anda gunakan oli encer, oli ini akan mudah sekali masuk ke ruang bakar. Sehingga oli akan ikut terbakar didalam ruang bakar dan meninggalkan emisi yang lebih buruk. Meski demikian, oli encer juga memberi satu dampak positif yang cukup bagus yakni dapat meringankan tarikan mesin. Hal ini seperti kasus air dan minyak diatas, dimana benda akan lebih ringan bergerak pada cairan dengan kekentalan rendah.

Lebih baik pilih oli encer atau oli kental ?

Encer kentalnya oli sebenarnya mengikuti kondisi mesin kendaraan, jadi jangan lihat olinya namun lihatlah mesin kendaraan anda. kalau memang kendaraan anda tergolong produksi baru (sekitar 2010 keatas), umumnya sudah memiliki presisi tingkat tinggi yang olinya pun perlu oli encer (sekitar 10W-40). Namun untuk mesin-mesin yang diproduksi dibawah tahun 2010, lebih baik anda gunakan oli dengan kekentalan lebih minimal 20W-50.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Pilihan Aki Tepat Dengan Optima

Did You Know?

Tips Agar Mobil Anda Menjadi Lebih Irit

Did You Know?

Tips dan Trik Mencuci Mobil Sendiri

Did You Know?

Arti Kode JWL , JWL-T, JWL-R dan VIA Pada Velg

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan