Home Did You Know? Pengguna Velg Replika Harus Mengetahui Hal Ini

Pengguna Velg Replika Harus Mengetahui Hal Ini

blackexperience.com

Penggunaan velg mobil replika kian marak digunakan hingga saat ini, kebanyakan pengguna adalah mereka yang lebih mementingkan gaya dan tidak menghimbaukan keselamatan dalam berkendara. Memang harga velg original berada jauh diatas velg replika, namun tahukah anda jika velg replika belum tentu mendapatkan sertifikat lolos uji baik kekuatan atau keamanan yang disematkan oleh beberapa kode yang tercetak pada velg?

Jika pada velg racing , biasanya terdapat kode yang tercetak pada bagian dalam atau luar dari velg. Beberapa badan internasional yang menangani standarisasi untuk velg racing adalah Japan Light Alloy Automotive Wheel Testing Council (JWL) dan Japan Vehicle Inspection Association (VIA).

Seperti halnya makanan yang harus mendapatkan lisensi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pabrikan velg mobil juga harus melewati tahapan pengecekan terhadap produk velgnya. Jika velg dinyatakan sesuai dengan standarisasi yang telah ditetapkan barulah pabrikan boleh menyematkan logo badan yang telah dilalui tahapan pengecekannya oleh pabrikan velg.

Tanda JWL dan VIA biasanya beredar pada velg Original Equipment Manufacturer (OEM) yang banyak diproduksi di Negara Jepang, Amerika, Italia, Jerman, dll. Meski ada juga beberapa velg replika yang menyematkan logo tersebut di produknya, namun tidak sedikit juga yang polos tanpa adanya logo badan pengawas velg sebagai tanda lulus uji.

blackexperience.com
blackexperience.com

Hal yang harus anda perhatikan ketika ternyata velg mobil anda tidak memiliki tanda yang mewakili velg telah lulus uji, anda dapat melakukan beberapa hal yang dapat menjaga kondisi velg replika anda tetap nyaman dan aman digunakan.

  1. Merubah cara berkendara, hal ini wajib dilakukan mengingat velg sangat rentan terkena benturan keras. Rubahlah cara berkendara anda menjadi lebih halus untuk mengurangi benturan keras yang diterima oleh velg. Ketika melewati polisi tidur, menyebrang jalan kereta api, dan lubang harus anda lewati dengan hati-hati. Batasi laju mobil ketika berada di jalan Tol untuk menghindari velg pecah karena kecepatan yang terlalu tinggi.
  2. Teratur melakukan spooring dan balancing. Bisa dicontohkan setiap 15.000 km anda dapat melakukannya, bisa juga dengan rentang tertentu sesuai kemauan anda serta rekomendasi terbaik dari bengkel langganan anda.
  3. Gunakanlah ban dengan profil tebal yang ideal dan kualitas yang baik untuk mendapatkan ban yang kelenturannya sesuai dengan keadaan velg.
  4. Jika menggunakan ban yang sudah pernah dipakai (bekas) pilihlah ban yang mempunyai waktu produksi yang tergolong baru, hal tersebut dimaksudkan supaya anda terhindar dari ban yang sudah berkurang tingkat kelenturannya sehingga menurunkan tingkat kenyamanan.
  5. Rajin periksa tekanan angin ban mobil menjadi salah satu kunci untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara.
INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)