Home Event Drag Race RB autotuning Raih Gelar di Final Drag Race Yang Tertunda

RB autotuning Raih Gelar di Final Drag Race Yang Tertunda

Pada akhirnya kejuaraan Final Dragrace 2017 berhasil diselenggarakan oleh Sirkuit Sentul pada 10-11 Februari 2018. Lalu mengapa baru diselenggarakan di tahun 2018, karena event kejuaraan Dragrace tidak mendapatkan jadwal kosong di Sirkuit Sentul selama tahun 2017.
Dalam Final Dragrace 2017, Reserved Before autotuning pun kembali menurunkan 3 kendaraannya untuk mengikuti event Dragrace ini. Terdiri dari M. Bayu dan Galih Ramadhan menggunakan Honda city Z, Marcell Nantindo yang menggunakan Honda jazz GK5 dan tak ketinggalan Triputra menggunakan Toyota altis.

QTT DAY
Pada hari Sabtu (10 Februari 2018), Rbautotuning melakukan kualifikasi untuk menentukan waktu dan kelas yang akan diikuti pada keesokan hari. M.Bayu dan Galih pada saat melakukan kualifikasi kurang mendapatkan waktu baik, selain faktor ban yang kurang grip ke lintasan lalu siang hari turun hujan deras yang cukup membuat lintasan basah dan banyak air yang menggenang. Kelas 14 detik dan 15 detik lah yang akhirnya mereka ikuti, selain dari masalah cuaca, terjadi drama lainnya yaitu mobil tidak bisa dikendalikan, selalu lari ke kanan atau ke kiri.

Head mekanik dari Rbautotuning, mas Entis akhirnya membuat keputusan untuk membongkar mobil city Z tersebut di malam hari dan harus selesai sebelum subuh. Ibaratnya membangun candi semalam suntuk, pada akhirnya Honda City Z bermesin B20 Vtec ini bisa kembali bertarung dengan tenangnya di lintasan lurus. Ternyata ada permasalahan di sektor kaki kaki yaitu rack steer nya yang sudah usang sehingga menyebapkan mobil susah di kendalikan.


Rbautotuning masih mendapatkan drama lainnya, mobil Honda Jazz GK5 yang di miliki oleh Nanda terjadi eror di speed sensornya, mobil yang mesinnya sudah di cangkok turbo TD04H-16G ini pada beberapa hari sebelumnya sempat di ganti gear box nya karena gear box lamanya mengalami rontok di gigi dua nya. Penggunaan gear box baru ini membuat speed sensor nya tidak bisa terbaca di ECU stand alone nya yang bermerek Link. Pada hari itu juga, mobil GK5 ini meluncur ke Rev engginering untuk di dyno ulang. Dan akhirnya mengikuti kelas 14 detik.


Toyota Altis yang di kendarai oleh Putra melenggang manis di lintasan lurus sirkuit sentul tanpa mengalami masalah, mobil yang bermesin 1ZZ ini mengikuti kelas 16 detik.

RACE DAY
Mendung dari pagi hingga siang hari menyelimuti sirkuit sentul, banyak pembalap yang berharap agar tidak turun hujan hari ini. Akan tetapi hujan tetap turun, sejak siang hari hingga sore hari hujan. Hal ini membuat Heat kedua pun di tiadakan oleh Racing Comitee Sentul dan hasil yang di ambil adalah waktu terbaik di heat pertama.


Toyota Altis melakukan run pertama nya dan menghasikan waktu 16,1 detik, dan pada run kedua pun konsisten untuk meraih waktu yang sama 16,1 detik pula. Pada akhirnya Putra meraih podium ke 2 di kelas 16 detik.


Nanda dengan Honda jazz nya pun melakukan run pertama nya tetap hasilnya jauh dari yang di harapkan, 15,5 detik waktu yang di raih oleh nanda yang berarti tidak sesuai dengan kelas yang diikutinya. Kendala baru hadir di dalam mobil GK5 nya yaitu slip kopling.


Donal bebek, sebutan untuk honda city Z yang di kendarai oleh Bayu dan Galih, Bayu meraih waktu di run pertama 15,2 detik dan run kedua 15, 3 detik. Hasil waktu itu belum membuat Galih dan Entiz tenang, Galih pun melakukan run pertama, 14,3 detik dan run kedua meraih 13,9 detik. Hasil inilah yang mereka inginkan, karena kelas 13 lah yang sebenarnya mereka incar. Akhirnya M. Bayu menduduki podium ke 4 kelas dengan waktu 15 detik dan Galih di podium 2 kelas setelah mencatatkan waktu 14 detik.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)