Connect with us

Subscribe

Cars

Rémi Taffin: Mesin Konvensional F1 Akan Bertahan 20 Tahun Lagi

Daniel Ricciardo (AUS) Renault Sport F1 Team RS19.Formula One Testing, Day 1, Monday 18th February 2019. Barcelona, Spain.

Rémi Taffin, profesinya sebagai engineer Renault F1 tentunya sedikit banyak bisa memprediksi masa depan yang cerah gemilang terhadap keberlangsungan hidup mesin permbakaran internal (internal combustion engine) pada balap Grand Prix, ia menegaskan bahwa performa mesin ini tetap berada di garis depan dalam dunia motorsport.

Dalam upaya kendaraan ramah lingkungan yang sejalan dengan perubahan industri dan sosial, Formula 1 mulai menghadirkan era hibrida tahun 2014, sebuah transisi yang mengarah pada pengembangan unit mesin bertenaga turbocharged 1.6-liter yang terbilang sangat rumit namun hemat energi.

Dipicu oleh FIA, F1 kemungkinan akan meningkatkan komponen hybrid di tahun-tahun mendatang sekitar awal 2021, tetapi Taffin justru bersikeras masa depan yang sepenuhnya elektrik, setidaknya akan berlaku pada dua dekade ke depan.

“Tentu saja kami ingin membuat F1 sehijau mungkin tapi fokus utama kami adalah pada performa. Saat ini, mobil listrik atau hybrid dirasa kurang bertenaga dari apa yang dapat dicapai dengan mesin pembakaran internal,” cetus Taffin.

Taffin menegaskan bahwa kelemahan utama mesin hybrid dinilai berat, tepatnya pada bobot paket unit baterai yang menjadi penghalang. Yaps, pekerjaan besarnya adalah membuat komponen itu seringan mungkin.

“Mobil komersil memang memiliki target dalam mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi polutan, jadi ada alasan untuk mempromosikan mobil listrik. Tetapi untuk Formula 1 ini berbeda karena kita berhadapan dengan performa lap-time.”

Meningkatnya minat produsen untuk Formula E yang saat ini menjadi komitmen mereka, seperti yang ditunjukkan Mercedes dan Renault telah membuat banyak orang meyakini bahwa all-electric series dapat berlaku pada Formula 1. Tetapi Taffin tidak melihat transformasi seperti itu terjadi dalam waktu dekat.

“Apakah mobil F1 akan tetap menggunakan bahan bakar dalam dua puluh tahun ke depan? Ya, aku percaya itu. Transisi F1 ke mobil listrik akan memakan waktu, para engineer akan menemukan solusi yang tepat, tapi pertanyaanya adalah kapan?” tutup Taffin.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Pilihan Aki Tepat Dengan Optima

Did You Know?

Tips Agar Mobil Anda Menjadi Lebih Irit

Did You Know?

Tips dan Trik Mencuci Mobil Sendiri

Did You Know?

Arti Kode JWL , JWL-T, JWL-R dan VIA Pada Velg

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan