Home Did You Know? Sejarah dari Keganasannya Balapan Rally Dakar

Sejarah dari Keganasannya Balapan Rally Dakar

Setiap awal tahun di bulan Januari, balap mobil paling ganas dan terberat sedunia yang pernah ada yaitu, Rally Dakar. Dimana balapan ter-ektstrim ini akan dilangsungkan selama 2 minggu. Tapi pada artikel ini kita tidak membahas Rally Dakar pada tahun ini, kita akan lebih mengulas awal mulanya balapan Rally terganas ini bisa tercipta.

Rally Dakar (dulu dikenal dengan nama Paris-Dakar) adalah balapan tahunan yang dilaksanakan oleh Amaury Sport Organisation. Dinamakan Rally Paris Dakar karena Rally ini menempuh perjalanan dari Paris, Prancis untuk startnya dan Finis di Dakar, Senegal. Pertama kali diadakan pada tahun 1978 balapan Rally ini terbuka untuk amatiran maupun profesional.

Lomba yang menempuh perjalanan darat dari Benua Eropa sampai ke benua Afrika yang gersang tandus dan sebagian besar berupa Gurun. Lomba yang membutuhkan Keterampilan fisik pengemudi, ketangguhan mesin mobil, Kecanggihan alat navigasi, Kecerdasan teknisi dalam menemukan setingan mesin dan mobilnya, dan juga melibatkan kekompakan tim.

Rally Dakar ini sebenarnya ditemukan secara tidak sengaja, dimana pada tahun 1977 pembalap asal Perancis, Thierry Sabine, tersesat di gurun Tenere, bagian selatan dari gurun Sahara. Melihat lokasinya yang memiliki potensi tinggi, Thierry Sabine langsung mengadakan rally yang di mulai di Kota Paris dan berakhir di kota Dakar, Senegal, pada tahun 1978.

Rally Dakar dilaksanakan oleh Amaury Sport Organisation, dan terbuka untuk amatiran dan profesional. Peserta amatiran biasanya justru lebih banyak. Saat pertama kali diadakan, 182 kendaraan memulai start dari Paris, Perancis, dengan jumlah peserta yang berhasil mencapai garis akhir hanya 74 kendaraan. Keganasan Rally Dakar terus membuat banyak orang penasaran, dan terus berkembang hingga pada tahun 1984. Bahkan jumlah kendaraan yang ikut serta hingga mencapai 427 kendaraan, angka tersebut dua kali lebih banyak ketimbang saat pertama kali diadakan.

Pada tahun 1985, pabrikan mobil asal Jepang, Mitsubishi merengkuh posisi juara umum Rally Dakar untuk pertama kalinya. Kemenangan ini menjadi awal rekor 12 kemenangan yang dimenangkan oleh Mitsubishi, dan belum pernah ada pabrikan yang berhasil memecahkan rekor dari Mitsubishi.

Masa jaya reli Dakar terjadi pada era 2000-an, dengan jumlah peserta mencapai 595 kendaraan di tahun 2004, serta rekor terbanyak 688 peserta pada 2005. Namun, tidak lama setelah itu, pada tahun 2008, Rally Dakar dengan terpaksa tidak diadakan akibat ancaman teroris di Mauritania, yang mengancam keselamatan para peserta.

Akhirnya, Rally Dakar meninggalkan benua Afrika dan dipindahkan ke wilayah Amerika Selatan pada 2009 hingga saat ini. Meski rute Dakar 2018 telah dirilis dan dipastikan masih akan berpusat di Amerika Selatan. Sang promotor Amaury Sport Organisation berjanji suatu hari bakal mengembalikan reli Dakar ke rumahnya, Benua Afrika.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)