Connect with us

Subscribe

Did You Know?

Sekilas Tentang Sejarah Gokart dan Go-Karting

Sumber: Hagerty.com

Di tengah pandemi yang tak kunjung mereda, kompetisi motorsport Tanah Air terpaksa harus menunda jadwal kejurda maupun kejurnas di tahun depan. Adapun demikian, beberapa waktu lalu ada juga segelintir penyelenggara yang mengadakan event gokart meskipun bersifat Latihan Bersama dan tetap mematuhi kewajiban protokol kesehatan.

Yaps, seperti kita tahu gokart memiliki cukup banyak peminat selama bertahun-tahun. Menurut IMI, gokart pertama kali dikenal di Indonesia pada tahun 1967 melalui Hengky Iriawan. Tetapi tahukah anda siapakah penemu gokart dan bagaimana perkembangannya hingga saat ini kompetisi gokart begitu menjamur di dunia.

Di dunia saat ini, selain sebagai kendaraan rekreasi untuk orang dewasa, balap gokart adalah batu loncatan bagi pembalap anak-anak yang menargetkan level kompetisi yang lebih tinggi seperti Formula 4 hingga Formula 1. Yaps, banyak pembalap F1 kenamaan yang memulai karinya dari lintasan gokart, sebut saja Kimi Raikkonen, Nico Rosberg, Ayrton Senna, Lewis Hamilton, dan Michael Schumacher. Kini, balapan gokart memegang reputasi yang menggiurkan sebagai gerbang motorsport menuju pembalap profesional.

Seperti halnya cabang motorsport lainnya yang mengedepankan ketelitian dan skill, balap gokart berpotensi menghasilkan pembalap handal yang diakui oleh banyak orang. Inilah mengapa ada banyak ajang gokart yang ingin mendorong bakat dasar hingga ke batasnya.

Sumber: Federkart.com

 

PENEMU GOKART ATAU KART

Mungkin semua pembalap legendaris diatas tak akan pernah terdengar jika bukan karena “Father of Karting” satu ini. Adalah Art Ingels yang pertama kali menciptakan gokart pertama tahun 1956, dimana saat itu ia bekerja di perusahaan Kurtis Kraft di Glendale, California. Kurtis Kraft merupakan sebuah perusahaan bidang desain dan produksi mobil balap. Sementara Ingels adalah pecinta hot rod dan builder mobil balap yang sebagian besar karyanya dikirim dalam balapan profesional di Indianapolis. Tetapi Ia punya ide lain, sebuah kendaraan balap mini berkapasitas satu orang namun dapat dinikmati semua usia dan berbagai kalangan.

Ingels berbagi ide dengan temannya sekaligus tetangganya, Lou Borelli. Borelli bekerja di perusahaan bidang perminyakan dan ahli dalam hal sistem mesin. Bersama-sama mereka kemudian mulai membuat gokart pertama di garasi Ingels di kawasan Echo Park.

Sumber: K1speed.com

Mereka membangun gokart dengan mesin West Bend 750 (2-cycle) yang merupakan mesin pemotong rumput, menanamkannya di atas sasis tubular nan sederhana dan dikombinasikan dengan ban semi-pneumatik. Secara resmi gokart ini tak memiliki nama, namun dikalangan pecinta kart dikenal sebagai Kart No.1 atau The West Bend.

Mesin hanya menghasilkan 2 hp yang dikirim ke roda belakang kiri melalui poros penggerak yang terbuat dari rantai sepeda, sprocket, dan kopling sentrifugal. Sementara sistem pengereman mengandalkan tuas penarik yang terpasang di sisi kanan. Tuas memutar plat yang menekan bantalan pengereman ke cakram yang dilas ke velg kanan belakang.

Mungkin sedikitpun Ingles tak pernah mengira bahwa Ia menciptakan sensasi baru dalam berkendara, yang pada akhirnya akan tumbuh secara luas ke tingkat dunia. Yaps, bahkan kala itu kart pertama belum digunakan untuk balapan. Namun ketika Ingels pertama kalinya mengemudikan kart ke publik, tepatnya dalam ajang balap mobil sport Pomona, Ia berhasil menarik banyak peminat dari penduduk setempat.

Bermodal mesin pemotong rumput yang bertengger di atas sasis kustom yang hanya beberapa inci dari tanah menjadi model yang dengan cepat ditiru berulang kali. Tiga pria California melihat potensi itu dan akhirnya memutuskan untuk memproduksi kart dalam skala besar.

Sumber: Ebay.com

 

PRODUKSI MASSAL

Setahun setelah Ingels menginovasi gokart, tiga pria California — Bill Rowles, Duffy Livingstone, dan Roy Desbrow terkesan dengan sosok Ingels dan karyanya, mereka kemudian membuat versi gokart mereka sendiri. Yaps, mereka juga menggunakan mesin pemotong rumput yang murah dari pabrikan West Bend, kemudian mendirikan Go-Kart Manufacturing Company tahun 1957. Untuk menggambarkan produk mereka lebih menarik, mereka menyebutnya dengan “Gokart” yang dibandrol $ 129 sebagai kit.

Sumber: Ebay.it

Manakala kesuksesan Go-Kart Manufacturing Co. tumbuh, semakin banyak perusahaan mulai melakukan apa yang mereka lakukan. Tak terkecuali sang penemu kart, Art Ingels, mendirikan bisnis produksi kartnya sendiri bersama temannya, melahirkan Ingels & Borelli Kart Co. Ini menjadi produsen kart pertama di dunia yang dijual dengan nama “Caretta”. Kart Caretta, hand-built, telah menjadi cikal bakal kart enduro saat ini yang digunakan dalam kompetisi. Perusahaan Ingels bersama perusahaan sejenis lainnya mulai bergabung dalam American Kart Manufacturer’s Association.

Sumber: Vintagekarts.com

 

TERJUN DI ARENA BALAP

Suatu ketika, Duffy Livingstone bertemu dengan sang penemu mesin aslinya di ruang parkir Rose Bowl, Pasadena. Disana mereka mulai mengadakan berbagai macam balapan dan kompetisi. Jika Ingels dijuluki Father of Karting, Livingstone dkk dikreditkan sebagai pelopor awal ekosistem Go Karting.

Semakin banyak orang tertarik pada segmen baru balap ini, semakin banyak pula variasi gokart mulai bermunculan, sementara itu belum adanya otoritas regulasi. Mereka yang ingin balapan namun tak memiliki skill dalam membangun gokart secara tidak langsung menuntut mereka untuk membeli gokart pabrikan. Di sisi lain potensi gokart kustom juga sangat besar dan semua orang yang terlibat memanfaatkannya. Hasilnya adalah kurangnya konsistensi dalam desain sasis dan tenaga mesin.

Akibat dari lonjakan jumlah pembalap gokart, beberapa pedoman dan regulasi guna mengatur balap gokart kemudian dibuat oleh pengacara Don Broberick bersama dua belas tokoh lainnya, dan lahirlah Go Kart Club of America tahun 1957 yang kini menjadi International Karting Federation (IKF).

Sumber: Nitroactive.net

 

PERTUMBUHAN GOKART & GO-KARTING

Segmen baru olahraga balap ini hanya sedikit dikenal di luar California. Namun berkat Spencer Murray, seorang jurnalis dari majalah Rod & Custom, menuliskan sejumlah artikel untuk mendukung balap gokart dan diterbitkan dalam edisi khusus pada tahun 1958. Dan yaps, olahraga ini langsung booming dan balap yang lebih serius dalam perjalanannya disorot dunia.

Ajang bertaraf nasional atau disebut Grand National Championship pertama berlangsung pada tahun 1959 di trek Azusa, California. Popularitas balap gokart meningkat pesat pada 1960-an dan trek baru mulai bermunculan dimana-mana. Tahun 1962, olahraga ini diatur oleh FIA dan lahirlah Karting World Championship. Go Karting kemudian menjadi olahraga rekreasi di Amerika.

Seiring waktu, tren yang terus berubah mengarah pada skenario dimana hanya sejumlah orang tertentu yang mampu mengikuti tren. Menjelang akhir tahun 1960-an, Go Karting bertransformasi menjadi olahraga hobi yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang stabil secara finansial.

Sumber: Trhkc.com

Sementara itu perubahan pada desain gokart terjadi pada 1970-an, mesin yang awalnya terletak di belakang, terpasang di samping kanan pengemudi hingga saat ini. Ini ditujukan untuk menghasilkan ruang kaki yang lebih luas dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Pabrikan mesin Yamaha dan Briggs & Stratton adalah pendorong dibalik perubahan ini yang merevolusi Go Karting selama beberapa dekade mendatang.

Pada era yang sama, terbentuk World Karting Association dan menstandarkan banyak hal termasuk trek balap berbentuk oval dan trek aspal yang membentang berkisar antara 400-1600 meter. Tahun 1980-an adalah fase transisi dimana Go Karting berkembang menjadi olahraga kompetitif, yang sebelumnya hanya sebatas olahraga hobi.

Terbentuknya otoritas regulasi mengubah sifat dasar olahraga dan membuatnya lebih dapat diakses oleh masyarakat luas. Kini, tak terhitung lagi kompetisi gokart yang diselenggarakan di seluruh dunia. Pembalap seringkali tergabung dalam klub atau asosiasi, agar mereka dapat bersaing, mereka wajib memiliki lisensi serta kelengkapan perlindungan yang tepat, sesuai dengan persyaratan seri balap yang lebih bergengsi.

 

 

 

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Mengenal Penilaian Tes Kecelakaan Dari NCAP

Did You Know?

Ford Perkenalkan Valet Parkir Otomatis di Detroit

Cars

BMW E28: Old But Hysteria

Cars

Defender 2021 Hadirkan Model PHEV, Diesel 6-silinder, & Opsi Paket Lainnya

Cars

Advertisement
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan