Home Did You Know? Seluk beluk velg

Seluk beluk velg

Beli mobil sudah, kadar ganteng naik satu level, biar kadar ganteng naik lagi levelnya, pasti donk mobilnya dimodif. Hampir kebanyakan pemilik kendaraan baik anak muda ataupun orang tua yang ingin mobilnya tambah manis pasti memilih jalur modifikasi, baik itu modifikasi ekstrim atau minimalis saja agar terlihat simple.

Salah satu bagian yang tidak pernah lepas dari jalur modifikasi kendaraan adalah bagian velg. Ini merupakan bagian pertama yang dapat mencuri hati saat diganti dengan produk aftermarket, tinggal pilih beli langsung pasang, sangat mudah dan sudah dapat mendongkrak penampilan kendaraan. Tetapi apakah kalian tahu bahwa saat membeli velg ada beberapa istilah yang harus dipahami agar velg yang dibeli dapat terpasang dengan manis dan aman di mobil.

Pertama yang perlu kita tahu adalah PCD

PCD mempunyai kepanjangan Pitch Circle Diameter ini adalah jarak antar lubang baut satu dengan yang lain pada satu garis lurus dari diameter lingkaran tengah lubang baut velg.

Ukuran PCD ini sangat penting untuk diperhatikan, karena jika PCD velg tidak sesuai dengan spesifikasi ukuran pabrikan, maka velg itu tidak dapat terpasang pada mounting velg di mobil, terkecuali telah dilakukkannya modifikasi ukuran PCD seperti yang banyak dilakukan para maniak modifikasi dengan bantuan tukang bubut, atau bisa juga mencari velg dengan jenis double PCD yang salah satu ukuran PCD-nya cocok dengan mobil yang digunakan, contoh spesifikasi velg double PCD. Biasanya ukuran PCD ditulis pada spesifikasi velg yang digabung dengan jumlah baut, seperti 4×100 yang berarti velg dengan 4 lubang baut dengan PCD 100 atau 5×114,3 yang berarti 5 lubang baut dengan PCD 114,3. Ukuran PCD sangat bervariatif, tergantung dari bawaan tiap mobil, walaupun ada juga antara beberapa merk mobil yang memiliki ukuran yang sama.

Yang kedua kita perlu tahu adalah offset

Setiap kendaraan memiliki offset yang unik atau berbeda-beda. Ini untuk mendapatkan sisi terluar ban agar sejajar dengan garis body kendaraan, realitanya untuk sebuah rekomendasi kita dapat memajukan sekitar 5-7mm keluar, tetapi tetap dengan syarat perlu memperhatikan factor-factor lainnya apakah memajukan dengan ukuran tersebut masih dapat ditolerir oleh kendaraan anda.

Salah satu yang perlu anda ingat adalah offset selalu dihitung dalam satuan MM (millimeter) jadi jika anda memiliki velg dengan lebar 8 inches anda harus mengkali nya dengan 25,4 untuk mengkonversi dari inch ke millimeter.

wheeldiagram

Ok sekarang akan lebih dijelaskan mengenai ukuran velg.

Diameter velg 18 inch atau ring 18
lebar velg 8 inch atau 203,2 mm ( 8 x 25,4 mm)
Ofsett +30 mm

Jadi untuk menentukan titik tengah velg berdasarkan lebar velg adalah dengan membagi dua lebar tersebut, 8 inch / 2 = 4 inch. Titik tengah velg tersebut adalah 4 inch kedalam.

Center line atau titik tengah sering juga disebut dengan offset 0 (zero offset). Jadi jika velg anda lebarnya 8 inch maka zero offset yang anda dapatkan adalah 4 inch ke bibir velg.

Tadi dikatakan bahwa lebar velg anda adalah 8 inch dengan offset +30mm maka akan dapat dijabarkan seperti dibawah ini.

203,2 mm ( 8 Inch )

101,6 mm ( titik tengah 8/2 = 4 inch maka 4 x 25,4 mm)

Sekarang anda tahu bahwa titik tengah dari velg anda adalah 101,6 mm, anda tinggal menambahkan 30mm dari angka offset tadi yang berarti ada penambahan 30 mm dari titik tengah menuju keluar velg alias menjauhi sisi rem. Sedangkan negative offset akan condong mengarah kepada sisi rem.

Offset 30 memberitahukan bahwa baut roda anda sekarang berada lebih 30 mm dari titik tengah velg anda.

Jadi tahu bahwa titik tengah anda adalah 4 inch lalu dikonversikan menjadi 101,6 mm ditambah 30 mm akan menjadi 131,6 mm.

203,2 mm – 131,6 mm = 71,6 mm yang mana artinya anda memiliki 2,8 inch bibir velg

131,6 mm adalah panjang sisi dalam velg jika dikonversikan ke inch akan didapatkan angka 5,18…

Maka 5,18…. Inch + 2,8…. Inch = 7,98… inch yang menandakan bahwa velg anda memiliki lebar 8 inch

Coba dirangkum ulang :

203,2 mm adalah lebar dari velg

101,6 mm adalah titik tengah dari velg

+30 mm adalah offset velg

Dengan menambahkan offset dengan titik tengah maka akan didapatkan 131,6 mm yang berarti itu adalah sisi dalam velg anda. Ambil lebar keseluruhan velg kurangi dengan sisi dalam velg maka anda akan mendapatkan angka lebar bibir velg.

wheeldiagram2

 

 

 

Salah hitung offset

Dalam memilih velg-diameter, lebar, PCD memang penting. Tetapi semua itu adalah factor yang mudah untuk dilihat walau sekilas saja. Yang paling menentukan dan sering menjadi kesalahan para pecinta mobil adalah ukuran offset. Kerena, tidak seperti yang lain, kesalahan pemilihan offset tidak memberikan indikasi secara instan. Contoh kasus :

Sebuah mobil yang telah dimodifikasi (lowered / ceper) dipasangkan velg dengan profil offset +35 dan dipadani dengan ban berprofil 225/35 R19. Saat dipasang semua berjalan mulus, demikian juga saat mobil dijalankan pada jalanan rata dan tidak bergelombang. Namun menjadi sebuah permasalahan ketika mobil dibawa melalui polisis tidur dan tikungan-tikungan tajam. Ternyata ban mobil menggerus bagian fender dan merusak dengan sadis. Hal itu tidak akan terjadi bila velg yang dipilih memiliki offset lebih besar, sekitar +40 atau bahkan +45 dimana velg akan lebih masuk sebanyak 5-10 mm dan terhindar dari beradunya ban dengan fender.

 

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)
  • Thanks penjelasannya.,

    • Adityo Rahadi

      Dengan senang hati mas bro.. @arema