Home Did You Know? Seputar Mesin V8 dalam Dunia Offroad Indonesia (Part 2)

Seputar Mesin V8 dalam Dunia Offroad Indonesia (Part 2)

Setelah membahas mengenai V8 generasi I pada artikel sebelumnya, sekarang kita beralih ke masa selanjutnya, yaitu generasi kedua dari mesin konfigurasi V8 ini. Pada generasi I lalu, kita ketahui dari setiap tahunnya mesin V bersilinder 8 ini memiliki versi yang berbeda-beda dan perubahan yang cukup membuat kita pusing. Tapi kalau di perhatikan teknologi yang di gunakan pada saat itu sudah cukup canggih yang dimana teknologi itu hingga saat ini masih banyak digunakan.

Kemudian, bagaimana dengan Generasi ke II ini? Apakah bakal lebih canggih? Yuk kita ikuti beritanya.

Pada generasi kedua dari mesin V8 dimulai dengan versi LT yang termasuk dalam Small Block Engine. Terjadi sebuah peningkatan yang signifikan pada pendingin yang dimulai dari Cylinder Head hingga blok mesin.

www.hotrod.com
www.hotrod.com

LT1

Yang pertama, adalah LT1 yang diciptakan pada tahun 1992 dan masuk dalam generasi mesin small-block, dengan sebutan “LT1 350”. Mesin ini digunakan di beberapa kendaraan, seperti:

  • Y-body

1992 – 1996 Chevrolet Corvette C4

  • F-body

1993 – 1997 Chevrolet Camaro Z28, B4C, dan SS

1993 – 1997 Pontiac Firebird Formula dan Trans Am

  • B-body

1994 – 1996 Buick Roadmaster

1994 – 1996 Chevrolet Caprice

1994 – 1996 Chevrolet Caprice Police Package

1994 – 1996 Chevrolet Impala SS

1994 – 1996 Chevrolet Caprice Wagon

1994 – 1996 Buick Roadmaster Wagon

  • D-body

1994 – 1996 Cadillac Fleetwood

Selanjutnya, model tahun 1997 dari Camaro dan Firebird merupakan tahun terakhir mesin LT yang di produksi GM, yang selanjutnya akan digantikan oleh LS1 yang sudah ada sejak di Corvette 1997.

LT1 tahun 1992 pada mobil dengan chasis Y-body dibuat dengan power yang mampu mencapai 300 hp (220 kW) dan 330 lb·ft (447 N·m). Begitu juga dengan LT1 tahun ’96 untuk Y-body memiliki power yang sama, hanya beda pada torsi, yaitu 340 lb·ft (461 N·m).

Pada tahun 93-95 mesin ini masuk kedalam chasis F-body dengan tenaga sebesar 275 hp (205 kW) dan 325 lb·ft (441 N·m), yang kemudiaan pada tahun 96-97 meningkat menjadi 285 hp (213 kW) dan 335 lb-ft (454 N·m). Di tahun yang sama, WS6 dan SS F-body memiliki power sebesar 305 hp (227 kW), lalu untuk B dan D-body tahun 94-96 hanya mencapai 260 hp (190 kW) dan 330 lb·ft (447 N·m).

www.lsxtv.com
www.lsxtv.com

LT4

 Kemudian pada LT4, merupakan versi spesial yang performanya lebih tinggi dari LT1, dengan poros atau camshaft yang lebih agresif dan rocker arm roller alumunium 1.6:1. Power pada versi ini mampu mencapai 330 hp (250 kW) dan 340 lb·ft (461 N·m). Untuk aplikasinya sendiri, beberapa kendaraan berikut inilah yang sudah dibenamkan dengan mesin LT4 ini:

  • Chevrolet Corvette tahun 1996 dengan transmisi manual 6-speed
  • Chevrolet Camaro tahun 1997 SLP/LT4 SS 6-speed, yang sebanyak 100 buah diproduksi di Amerika, dan 6 di Cina dengan 2 prototipe.
  • Di tahun yang sama, 1997, Pontiac Firebird SLP/LT4 Firehawk juga tidak ketinggalan, yang diproduksi sebanyak 29 buah.
gmauthority.com
gmauthority.com

L99

 L99 merupakan mesin 4300 CC atau 260 in3 yang menyerupai 305 in3 yang sedikit lebih kecil 3 inchi (sekitar 76 mm), dirancang untuk L99, dan telah diperkenalkan pada tahun 1994 untuk Chevrolet Caprice. Secara eksternal memang mirip dengan LT1, tapi borenya dikurangi, dari 4.000 menjadi 3.736 inchi (95.9 mm).

Mesin ini digunakan pada semua Chevrolet Caprice Sedan, termasuk kendaraan-kendaraan angkutan kepolisian di tahun 1994 – 1996. Seperti LT1, fitur-fiturnya mengalami perkembangan secara berurutan mulai dari injeksi bahan bakar, reverse-flow cooling, dan pengapian optik. Dengan output power hingga 200 hp (150 kW) dan 245 lb·ft (332 N·m), dan adanya pemindahan yang lebih kecil, mesin ini mampu menghemat bahan bakar dibandingkan 5.700 cc LT1, tapi dengan pengurangan hp dan level torsi.

www.ls-guy.com
www.ls-guy.com

LT5

Untuk tahun 1990, Chevrolet merilis Corvette ZR-1 dengan overhead cam radikal pada mesin LT5, yang memiliki jarak bore 4.4 inchi lebih dari versi LT sebelumnya. Semuanya terbuat dari alumunium dengan 5700 cc (349 cu in) dan termasuk dalam kasta small-block V8, tapi berbeda dari semua mesin Chevrolet 350.

Pada mulanya, LT5 diproduksi dengan power hingga 385 hp (287 kW), namun dikurangi menjadi375 hp (280 kW) dan 370 lb·ft (501 N·m) untuk Corvette ZR-1 tahun 1990-1992. Dari tahun 1993 hingga 1995, powernya melesat menjadi 405 hp (302 kW) dan 385 lb·ft (522 kW).

Generasi selanjutnya dari LT ditetapkan untuk diproduksi diantara 450 hp (340 kW) dan 475 hp (354 kW). Akan tetapi, GM membatalkan opsi dari ZR-1 diawal tahun 1996, karena tingginya biaya produksi LT5. Selain itu, LT5 ini tidak memiliki sistem reverse cooling dan secara umum tidak masuk dalam small block Chevy. Akan tetapi, tetap ada beberapa kendaraan yang menggunakan mesin ini, yaitu Chevrolet Corvette C4 ZR-1 tahun 1990-1995.

Itu dia tadi generasi kedua dari mesin konfigurasi V8 yang didominasi oleh versi LT. Dari generasi pertama dan kedua ini, bisa terlihat adanya perubahan, seperti jalur pendinginan yang dimulai dari silinder head ke block yang merupakan kebalikan dari generasi 1. Pada generasi 2 ini pendinginan lebih sempurna dengan menggunakan bahan baku silinder heat alumunium dan sistem karburator diganti menjadi sistem injection. Tapi, memang pada peerkembangannya, generasi 2 ini tidak begitu sukses seperti generasi 1 tipe 350, dan belum ada mesin generasi 2 yang legendaris.

Nah, demikian artikel edisi V8 yang kedua, stay tuned terus untuk part selanjutnya yaa..

BANK BJB B16 AP SPEED | ISSOM 2018 1ST ROUND - SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT