Home Demas Agil Tanpa Latihan NFT Tetap Berjaya

Tanpa Latihan NFT Tetap Berjaya

Team slalom Nos Fajar Trans (NFT) memulai dengan perbedaan dalam menghadapi kejurnas GT Radial Indonesia Night City Slalom putaran 4 yang berlangsung di lintasan GOR Saburai – Lampung. Jika biasanya seluruh tim akan berlatih menggunakan soal slalom yang diberikan Genta Auto n sport sebagai pihak promotor, maka untuk putaran ini NFT tidak melakukan latihan.

Walau tanpa latihan, NFT tetap mampu berjaya dengan merebut gelar juara, bahkan dua gelar dari kelas yang paling bergengsi. Dengan pembalap andalan mereka yaitu Demas Agil yang merebut kelas FFA dan James Sanger meraih gelar untuk kelas A.

“Tidak ada waktu berlatih seperti sebelumnya membuat saya harus mencari strategi. Heat 1 dan 2 akhirnya saya gunakan untuk berlatih, mencari strategi tepat dalam menghadapi soal plus melenturkan tangan.” Ungkap Demas Agil.

Memang Demas Agil terlihat dari hasil heat 1 dan 2 yang tampil kurang maksimal, hingga heat 2 Demas hanya berada diurutan keenam pada kelas A dan keempat di kelas F. Terlebih Demas masih minim dalam memahami karakter mobil yang berubah setelah refresh. “Saya belum tahu seberapa limit mobil tapi tetap berusaha dalam meraih waktu yang tercepat.”

Dari hasil berlatih pada heat 1 dan 2, Demas Agil akhirnya mampu melaju ke babak final. Tap sayangnya strategi yang dilakukan untuk menghadapi babak final kelas Umum A meleset Di kelas umum A, Demas gagal meraih gelar juara setelah melakukan sedikit kesalahan sehingga harus puas berada diurutan keempat. Selisih waktunya sangat tipis dengan juara kelas umum A yaitu James Sanger yang sebenarnya rekan satu tim di Nos Fajar Trans.

Tidak mudah untuk Demas Agil dalam meraih gelar di kelas FFA, seluruh pesaingnya selalu berusaha untuk menekan catatan waktu agar dapat menjaga peluang. Demas Agil yang menggunakan Honda Brio pun tak patah arang dan terus berusaha. Hasilnya Demas mampu nuntaskan perlombaan dengan catatan waktu 49, 672 detik.

“Saat babak final untuk kelas F saya langsung merubah strategi dengan meningkatkan kecepatan di setiap bagian dari soal slalom. Keberuntungan dan atas kehendak Yang Maha Kuasa membuat saya berhasil menjuarai kelas FFA.”

Cukup tipis memang perbedaan waktu Demas Agil dengan dua pesaingnya, Adrianza Yunial dan Anjasara Wahyu dari Toyota Team Indonesia yang menggunakan Toyota Etios sehingga mereka harus rela berbagi peringkat kedua dan ketiga.

“Bagi saya, berlatih tetap menjadi bagian terpenting dalam menghadapi balapan slalom, saat ini kemenangan saya kebetulan berkat ‘Dewi Fortuna’ dan pengalaman selama ini. Semoga untuk putaran selanjutnya saya dapat berlatih untuk mendapatkan hasil terbaik.” Tutur Demas Agil.

Hasil ini membuat Demas Agil masih tetap menjadi peraih poin tertinggi dari kelas FFA dalam kejurnas GT Radial Indonesia Night City Slalom 2016 hingga putaran keempat. Selain di kelas FFA, Demas Agil pun masih tetap menjadi pemimpin klasemen sementara untuk kelas A.

Begitu pula yang dilalui James Sanger dalam meraih gelar juara untuk kelas umum A. James Sanger yang tercepat dalam kelas A2 dan berada di peringkat ketiga di kelas A1 hingga heat kedua, akhirnya berhasil menjadi juara kelas umum A dalam Babak Final. James mampu menundukan perlawanan dari Adrian Septianto (HTJRT Achilles) maupun Aggana OHP (Intersport Troupe) yang menjadi penguasa di kelas A1.

Persaingan di kelas umum A tergolong sangat ketat, terbukti dengan empat pembalap tercepat mencatatkan waktu nyaris sama yaitu 47 detik. Perbedaan diantaranya hanya per seribu detik (tiga angka di belakang detik). James mampu mencatatkan waktu 47, 698 detik. Hanya unggul 00,126 detik dari Adrian Septianto.

Nos Fajar Trans (NFT) yang terbagi dalam dua yaitu NFT A dan NFT B. Formasi NFT A terdiri dari Demas Agil, James Sanger dan A. Toto Michdar. Sedangkan NFT B terdiri A. Batara Michdar, Jsir Bustami dan Ildo. Untuk hasil kejuaraan nasional team A, Nos Fajar Trans (NFT) A harus puas bertengger di tempat ketiga dengan total waktu 5 menit 13, 292 detik dan NFT B berada diurutan kedelapan dengan waktu 5 menit 33, 778 detik.

Sedangkan di kejuaraan nasional team F, tim NFT A mampu menjadi runner up setelah mencatatkan waktu 5 menit 01, 350 detik dari hasil tiga pembalapnya dan diikuti tim NFT B untuk peringkat ketiga dengan waktu 5 menit 11, 038 detik. Hasil ini tentu masih memberikan peluang pada kedua tim untuk menjadi juara umum team hingga akhir musim.

BANK BJB B16 AP SPEED | ISSOM 2018 1ST ROUND - SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT