Connect with us

Subscribe

Event

Trik Jitu Kemenangan Arie Aumos di ISSOM

Sentul – Berlaga dalam dua kategori berbeda tentunya membutuhkan banyak persiapan, bukan hanya mobil balap tetapi secara fisik dan mental pun wajib dimiliki. Strategi ini menjadi sebuah kunci keberhasilan bagi Arie Kesuma Aumos yang berlaga di Mercedes Benz Club Indonesia Race Championship (MBCIRC) dan European Touring Car Championship (ETCC) 3000 cc. Kedua kategori ini masuk dalam rangkaian Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM).

Terlebih pada putaran kedua yang berlangsung 6 – 7 Juli lalu, Arie Aumos harus berlaga dua kali pada ajang ETCC 3000. Hal ini disebabkan cuaca yang tidak bersahabat pada ISSOM – Indonesian Sentul Series of Motorsport putaran pertama sehingga harus ditunda. Arie Kesuma Aumos yang berlaga di kelas Novice berhasil meraih podium kedua.

“Dalam balapan, 4 hal yang menjadi kunci agar saya bisa meraih target. Mulai dari memastikan Skill, mesin memiliki Durability, disiplin pada waktu, dan tentu saja sedikit keberuntungan. Untuk keberuntungan, pada putaran ini sang Dewi Fortuna cukup berperan dalam meraih gelar juara. Namun perhitungan pada mesin hingga skill juga turut membantu kemenangan ini.”

Untuk urusan mesin, Arie Aumos tergolong nekat dengan menggunakan mesin dengan power hanya 2400cc. Sedang pesaingnya menggunakan mobil bermesin 3200cc. Berbekal dengan kemampuan dan strategi jitu, Arie Aumos yang kesulitan di bagian trek lurus tetap dapat memperbaiki posisinya di bagian tikungan. “Memang pada tack lurus saya tertinggal, namun memasuki R1 (tikungan pertama di Sirkuit Sentul) saya mulai menempel. Memasuki R2, saya berada disebelah dalam. Hal ini membuat saya berhasil mendahului ketika berada di R3 atau R4. Setelah itu saya mulai meninggalkan sedikit demi sedikit.”

Dewi Fortuna dirasakan Arie Aumos, dua mobil yang menjadi pesaing terberatnya mengalami kendala. Satu mobil melintir dan satu lagi mesin mobilnya mengalami kendala yang akhirnya mengantarkan dirinya meraih podium kedua.

Sedangkan mesin, Arie memang memastikan memiliki ketahanan dan tidak memaksakan mesin agar lebih cepat. “Banyak pembalap yang memaksakan mesin mobil agar lebih kencang tetapi melupakan unsur durability. Selain itu, banyak pembalap yang memiliki emosi tinggi sehingga nafsunya tidak mengontrol. Hal ini yang menjadi keuntungan bagi saya.”

Dari hasil balap ini, Arie Aumos berhasil meraih podium kedua pada ETCC 3000 di kelas Novice untuk putaran pertama dan kedua. Hasil ini membuat dirinya menempati urutan pertama di klasemen perebutan poin pada kelas Novice. Sedangkan pada Mercedes Benz Club Indonesia Race Championship (MBCIRC) kelas E3 berhasil meraih juara pertama.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Gimana Sih Cara Kerja AC Mobil?

Did You Know?

Penjelasan Lengkap Mengenai Apa Itu Biodiesel

Did You Know?

Jangan Sembarangan Dengan Minyak Rem, Ini Resikonya

Did You Know?

Awal Sejarah Peraturan Lalu Lintas Terbentuk

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan