Connect with us

Subscribe

Cars

Volvo Beri Alasan Perubahan EV Secara Radikal

Mobilitas kendaraan listrik berkembang secara signifikan, menurut Global EV Outlook tercatat bahwa tahun 2018 armada EV global melebihi 5,1 juta dimana naik 2 juta dari tahun sebelumnya dan hampir dua kali lipat total penjualan EV baru. Cina diklaim menjadi pasar kendaraan listrik terbesar di dunia, diikuti oleh Eropa dan AS.

Kemajuan kendaraan listrik yang diproyeksikan hingga tahun 2030 tentu saja harus diimbangi dengan penyebaran infrastruktur pengisian daya yang merata dan yang tak kalah penting adalah biaya perawatan, penggunaan energi, emisi karbon dioksida dan sebagainya. Disadari atau tidak, EV secara radikal mengubah cara kendaraan dirancang. “Elektrifikasi dalam industri otomotif menciptakan persaingan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan secara radikal mengubah cara mobil dirancang,” cetus Thomas Ingenlath, CEO of Polestar, the Volvo Cars performance brand yang berbasis di Gothenburg, Swedia.

Para produsen mobil secara tradisional mengikuti pedoman desain tertentu namun kini, kemunculan EV mengubah standar layout atau tata letak dari sebuah kendaraan. Ini dikarenakan tidak adanya mesin pembakaran internal dan tangki bahan bakar, maka tak ayal jika kini banyak desain baru bermunculan. Mengingat sebagian besar mobil konvensional menempatkan mesin di balik kap depan dan tangki bahan bakar di kolong mobil, tentu saja ada sedikit ruang kosong untuk inovasi.

Ruang kosong tersebut dioptimalkan sebagai tempat penyimpanan baterai dan motor secara berbeda pada EV. Thomas mengatakan, “Dalam hal ini automaker harus menciptakan mobil revolusioner, bukan mobil evolusioner.”

Tak ditampik jika automaker awalnya memiliki kecenderungan dalam membuat kendaraan listrik ‘terlihat seperti EV’, alhasil desain dan tampilan seringkali kurang menarik. Tetapi lambat laun sejumlah automaker telah memperkenalkan desain baru untuk EV, meskipun ada juga yang menawarkan desain mobil klasik dengan model elektrik. Jika kalian perhatikan, desain baru terlihat lebih aerodinamis dan futuristik lantaran EV membutuhkan lebih sedikit air intake di bagian depan atau grill. Untuk itulah, desain bisa lebih efisien untuk model crossover, sedan dan fastback tetapi lebih sedikit pada model SUV.

Selain standar layout, EV mencakup perubahan desain interior seperti konektivitas, layar monitor, dan voice control yang juga menjadi permintaan besar dari konsumen. Mobil konvensional saat ini dijual berdasarkan permintaan konsumen seperti kapasitas mesin, jumlah silinder maupun jenis transmisi. Sementara transisi kendaraan listrik, daya atau power menjadi poin yang paling vital dibanding fitur lain.

“Sebuah kendaraan harus memenuhi standar sesuai syarat undang-undang pemerintah, baik secara umum maupun tingkat keselamatan dan sejenisnya, dalam hal ini masih ada potensi besar untuk desain EV. Sebagai contoh Polestar 2, kami mengambil pendekatan ‘building-block’ dan menempatkan baterai di ruang dimana transmisi berada. Keuntunganya adalah ruang kaki di kursi belakang lebih luas sehingga penumpang bisa mengurangi resiko dada terbentur lutut jika terjadi kecelakaan,” ujar Thomas.

Thomas menambahkan bahwa kabin EV hanya memerlukan perencanaan produk yang lebih sederhana karena pengerjaannya cukup mudah, lantas automaker EV dapat menghabiskan waktu lebih banyak untuk fokus pada desain produk dan pembuatan. Seperti yang terjadi pada produsen mobil Cina mampu bekerja secara cepat dengan perencanaan jangka pendek, sehingga jauh lebih memungkinkan untuk berinovasi hal-hal yang lebih besar.

Adapun automaker kawakan yang sudah lama berdiri, perlu banyak belajar untuk beradaptasi dan mengembangkan produk lebih cepat dari biasanya agar dapat bersaing. “Revolusi elektrik tengah terjadi saat ini dan banyak kemungkinan untuk desain otomotif baru. Mari kita jadikan ini era baru yang luar biasa dalam desain mobil yang seharusnya. ”

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Peran Penting Campuran Udara Dan Bahan Bakar Pada Mesin

Did You Know?

Sejarah ARB: Produk In-house Aksesoris 4WD yang Mendunia – Part 2

Did You Know?

Sederet Kendaraan Militer Rusia Terkini

Did You Know?

5 Tanda Roda Kendaraan Anda Harus Di Balancing

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan