Home Did You Know? VTEC : Dua Mesin Dalam Satu Mobil

VTEC : Dua Mesin Dalam Satu Mobil

Pasti teman-teman sekalian sudah hatam dan hafal dengan teknologi yang digunakan oleh Honda, yaitu VTEC. Semua iklan, brosur dan kata-kata sales Honda selalu mencantumkan kata VTEC atau i-VTEC. Nah, mari kita kenalan dengan si VTEC ini. Apasih kepanjangan VTEC? VTEC adalah Variable Valve Timing and Lift Electronic Control. Teknologi VTEC ini dikembangkan dan didesain oleh Honda. Mesin ini dirancang untuk meningkatkan effisiensi, mengurangi emisi gas buang dan menghasilkan performa yang tinggi. VTEC sendiri terdapat macam-macamnya, mulai dari SOHC VTEC, DOHC VTEC, SOHC i-VTEC, DOHC i-VTEC, VTEC-E dan 3 Stage VTEC. Meski banyak macam-macam jenis VTEC, tetapi pada dasarnya teknologinya pun sama, hanya berbeda dalam konfigurasi mesin.

Jenis VTEC sendiri juga terdapat 2 jenis, yaitu economy VTEC dan VTEC power. Economy VTEC lebih mengacu kepada efisiensi dan tenaga. Teknologi ini menggunakan sistem 12 klep / 16 klep dengan 2 rockerarm di intake, yang 1 untuk efisiensi dan 1 untuk tenaga dan torsi yang besar. Dan dasar mesin economy VTEC ini yang sering digunakan untuk sistem VTEC yang lainnya. VTEC power yang biasa disebut “true power” yaitu VTEC yang lebih mengacu pada tenaga dan torsi yang tinggi dan tidak terlalu mementingkan efisiensi. Mesin VTEC power ini menggunakan 3 rockerarm untuk intake per silinder. 1 untuk efisiensi, 1 untuk tenaga dan efisiensi dan 1 untuk tenaga dan torsi yang sangat besar.

Pada dasarnya teknologi VTEC menggunakan desain 16 klep yang dimana debit udara yang masuk akan lebih banyak dan memperlancar udara yang masuk kedalam ruang bakar. Pada mesin VTEC ini, terdapat 2 durasi dan lift yang berbeda pada camshaft intake dan masing-masing camshaft yang berbeda tersebut terdapat rockerarm masing-masing. Pada saat mesin berputar pada putaran rendah, VTEC tersebut tidak aktif. Pada mesin VTEC, pada saat VTEC tidak aktif, banyak macam-macam varian klep membuka. Ada klep intake hanya membuka 1 sehinga hanya 12 klep yang terbuka, ada yang 1 klep intake terbuka penuh dan 1 klep terbuka setengah sehingga sama dengan 14 klep terbuka dan ada yang 2 klep intake terbuka tetapi hanya terbuka setengah yang dimana pada saat VTEC tidak aktif atau off, mesin ini memiliki efisiensi bahan bakar yang tinggi.

 

VTECT-MESIN
Pada saat VTEC aktif atau on, seluruh 16 klep terbuka sempurna dan penuh, sehingga udara yang masuk ke ruang bakar lancar dan debitnya bertambah yang dapat meningkatkan akselerasi dan tenaga pada mesin tersebut. Teknologi VTEC ini akan aktif tergantung dengan tekanan oli pada head engine yang diatur oleh solenoid VTEC. Apabila tekanan oli pada head telah mencukupi, solenoid VTEC akan membuka sehingga tekanan oli akan masuk dan mendorong pin pada rockerarm yang memiliki durasi dan lift kecil untuk masuk kedalam rumah pin dan mengunci pada rockerarm yang memiliki durasi dan lift yang lebih besar. Solenoid VTEC akan terbuka tergantung dengan ECU dan ECU akan membukakan solenoid VTEC tergantung dengan posisi throttle, tekanan oli, suhu mesin, putaran mesin dan kecepatan mesin yang dikalkulasi dan mencukupi seluruhnya untuk membuka solenoid VTEC agar oli yang bertekanan dapat masuk dan mendorong pin sehingga VTEC on.

Itulah dasar dari teknologi VTEC. Mari kita bahas 1 per 1 macam-macam VTEC.

A. SOHC VTEC

SOHC VTEC adalah single overhead camshaft VTEC. Dasar mesin ini sama dengan VTEC dengan menggunakan 1 camshaft sebagai penggerak rockerarm. Teknologi ini sering kali di pakai di mesin Honda dengan berbagai series.

B. DOHC VTEC

DOHC VTEC adalah double overhead camshaft VTEC. Dasar mesin ini sama dengan VTEC tetapi menggunakan 2 camshaft. 1 camshaft untuk intake dan 1 camshaft untuk exhaust. Pada mesin ini, dibandingkan dengan SOHC VTEC, putaran tinggi pada mesin ini lebih ringan kerja mesin karena intake dan exhaust diatur oleh masing-masing 1 camshaft sehingga meringankan kinerja mesin pada putaran atas yang membuat tarikan pada putaran atas semakin enteng. Teknologi ini dapat menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar dibangdingkan SOHC VTEC walaupun dengan teknologi VTEC yang sama dan kapasitas mesin yang sama. Teknologi ini hanya di pakai pada beberapa seri mesin Honda.

C. i-VTEC SOHC

i-VTEC SOHC adalah intelligent VTEC single overhead camshaft. Pada dasarnya mesin ini sama dengan VTEC, hanya teknologi ini adalah teknologi terbaru dari Honda yang telah menyempurnakan teknologi VTEC sehingga dengan teknologi yang sama, kapasitas mesin yang sama dapat menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar karena terjadi perubahan besar pada konfigurasi dan struktur mesin. Mesin ini menggunakan 1 camshaft. Teknologi ini telah digunakan untuk seluruh seri mesin Honda terbaru, karena ini teknologi terbaru dari Honda.

D. i-VTEC DOHC

i-VTEC DOHC adalah intelligent VTEC double overhead camshaft. Mesin ini sama dengan i-VTEC, tetapi menggunakan 2 camshaft seperti DOHC VTEC. Di teknologi ini ditambahkan dengan sistem VTC yaitu valve timing chain. Sistem ini sama halnya seperti VVTI pada Toyota yang dapat merubah LSA pada camshaft. Pada teknologi ini pun sama demikiannya dengan VVTI hanya saja digabungkan dengan teknologi Honda yaitu VTEC. Teknologi ini hanya digunakan pada beberapa seri mesin Honda, akan tetapi, teknologi ini sudah mulai meraja lela untuk mobil baru dari Honda.

E. VTEC-E

VTEC-E adalah VTEC economy. Teknologi ini menggunakan teknologi VTEC yang sama, tetapi mesin ini di desain dan dikonfigurasi lebih ke segi efisiensi. Teknologi ini menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih kecil dibandingkan dengan teknologi VTEC lainnya dan memiliki konfigurasi VTEC yang pada saat VTEC off hanya membuka 12 klep dan pada saat VTEC on akan membuka 16 klep tetapi akan membutuhkan rpm yang lebih tinggi dibandingkan dengan VTEC lainnya. Pada saat VTEC off atau hanya 12 klep yang terbuka, mesin ini menghasilkan efisiensi 20:1 yang dimana lebih irit dibandingkan dengan VTEC yang lainnya. Teknologi ini hanya digunakan pada beberapa seri mesin Honda.

F. 3 stage VTEC

3 stage VTEC adalah gabungan dari VTEC-E dan VTEC power. Pada mesin ini dasarnya sama seperti VTEC, tetapi dia memiliki 2 pin pada rockerarm, 1 pin dibawah dan 1 diatas. Pada saat putaran mesin dibawah 2.500 rpm, hanya 12 klep yang terbuka. Pada saat mesin berputar pada 2.500 rpm hingga 6.000 rpm maka pin yang dibawah akan aktif dan mengaktifkan VTEC-E. Pada saat putaran mesin lebih dari 6.000 rpm, maka pin yang diatas akan masuk ke rockerarm dengan durasi dan lift yang besar sehingga menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar, pada saat inilah VTEC power aktif. Teknologi ini di buat karena banyak pengguna menginginkan mesin Honda yang hemat tetapi tenaga dan torsi yang sangar besar. Teknologi ini hanya digunakan pada mesin B18C.

 

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)