Home Did You Know? Yuk, Kita Lihat Negara Lain yang Tertib Lalu Lintas

Yuk, Kita Lihat Negara Lain yang Tertib Lalu Lintas

www.skyscrapercity.com

Finlandia

Lalu lintas di Negara ini bisa dibilang sangat teratur dan disiplin, kenapa? Karena peraturan yang berlaku di Finlandia bisa berjalan dan ditaati oleh masyarakatnya. Makanya, sering diberitakan kalau Finlandia disebut sebagai Negara dengan lalu lintas paling tertib.

inhabitat.com
inhabitat.com

Di semua daerah yang ada di Finlandia, baik itu kota atau desa semuanya bisa menjalankan aturan dengan baik, dan sistem punishment bisa rata diterapkan. Nggak ada istilah nyogok dan mangkir dari kesalahan.

Peraturan apa aja sih yang berlaku di Finlandia?

Aturan yang diterapkan di Finlandia sendiri, terutama untuk kendaraan pribadi (baik motor dan mobil) adalah norma kesopanan dalam berkendara. Memang, pada dasarnya mobil pribadi nggak sebanyak di Indonesia, jadi kondisi jalan lebih lenggang, dan ditambah dengan penerapan kesopanan tadi, jarang ada klakson yang berbunyi di Negara ini. Pasti nyaman banget ya berkendara dengan suasana seperti ini?

Walaupun dengan keadaan jalan raya yang sepi, para pengendara tetap bisa menjaga laju mobil mereka. Selain karena adat “tepat waktu” (nggak ngebut karena mepet waktunya), ada peraturan batas kecepatan juga ternyata. Untuk daerah kota antara 30-40 km/jam, di jalan raya 80 km/jam, dan jalan tol 120 km/jam dan kalau musim dingin juga dikurangi untuk menyesuaikan keadaan jalan yang jadi lebih licin.

en.wikipedia.org
en.wikipedia.org

Ternyata, salah satu faktor ampuh untuk menekan jumlah kendaraan pribadi di Finlandia adalah harga bahan bakar yang mahal. Nggak heran ya, bagi kalangan menengah kebawah lebih memilih kendaraan umum, yang tentunya fasilitasnya sangat bagus jadi komplain pun bisa nihil terjadi disini.

Sekedar info, menurut www.mytravelcost.com, harga bensin di Finlandia sebesar 1.39 Euro atau Rp 20.856,- yang artinya 48% lebih mahal dibanding seluruh Negara di dunia. Sedangkan solar di Finlandia 46% lebih mahal dengan 1.21 Euro atau Rp 18.155,.

www.asphaltplanet.ca
www.asphaltplanet.ca

Belanda

Di benua Eropa, Negara kincir angin ini terkenal memiliki sistem lalu lintas yang baik, sama seperti Finlandia yang menerapkan peraturan dengan ketat, di Belanda pun juga.

Ketika berkendara, setiap mobil punya ketentuan untuk menjaga jarak dengan mobil yang ada di depan dan belakangnya sekitar 2 meter. Dengan adanya jarak mengemudi ini, maka sangat bisa dihindari adanya kecelakaan yang disebabkan karena si pengendara terkejut dengan aksi rem mendadak.

Bahkan, kesehatan juga diperhatikan pada sistem lalu lintas disini, yaitu dengan mengharuskan setiap mobil untuk menggunakan knalpot berfilter. Hal itu dilakukan untuk mengatasi polusi udara yang semakin meningkat.

en.wikipedia.org
en.wikipedia.org

Walaupun peraturan seketat apapun diterapkan dan dipatuhi, setidaknya ada lah satu, dua manusia yang melanggar, ya namanya manusia kan kadang khilaf. Untuk menegakkan aturan dan hukum lalu lintas di Belanda, sistem tilangnya berbeda lho dari Indonesia.

Kalau di Indonesia, polisi mengejar pelaku pelanggar lalu lintas, misalnya nge-blong lampu merah. Di Belanda, seorang pelanggar memang akan tetap melaju dan berkendara seperti tidak melakukan kesalahan, tapi tiba-tiba di rumah ada tagihan atas pelanggaran yang dilakukan. Loh kok bisa?

Jadi, hampir semua Negara maju udah memasang cctv di beberapa titik jalan. Nah, dengan adanya kamera pengintai tersebut, polisi nggak perlu repot-repot memantau setiap pengendara yang berhenti di traffic light. Bahkan, selain cctv ada juga kamera yang bisa otomatis memotret kendaraan yang melanggar traffic light. Keren kan? Jadi, pengendara nggak harus malu-malu untuk datang ke pos polisi guna membayar denda atas pelanggarannya.

Nah, ada lagi nih, kalau di Belanda sistem penghargaan sepertinya nggak berlaku deh. Dengan adanya perilaku tertib dari semua masyarakatnya, tentunya semua bisa dapat penghargaan dan bukan hal yang spesial lagi, karena memang sadar akan peraturan sudah tertanam dan jadi kebiasaan.

en.wikipedia.org
en.wikipedia.org

Jepang

Sekarang kita beralih ke Asia nih yang masih satu benua sama Indonesia. Siapa sih yang nggak tau Jepang? Negeri sakura yang juga produsen merek mobil-mobil ternama ini juga nggak kalah tertib dari Negara-negara di Eropa dan sekitarnya.

Sebenarnya, peraturan yang ditetapkan di Jepang juga sama dengan Belanda atau pun Finlandia. Yang unik kalau kita sering liat di berita, di Jepang banyak sekali pejalan kaki yang umumnya mereka juga karyawan dan pelajar.

Bagi pengendara kendaraan, terutama mobil nih yang sering merasa lebih berkuasa, tetap akan mentaati peraturan dan mempersilahkan giliran bagi para pejalan. Sebaliknya, para pejalan juga akan menghormati dan menanti dengan sabar sesuai giliran mereka selanjutnya, dan nggak ada nyelonong atau nggak antri.

youinjapan.net
youinjapan.net

Untuk fasilitas di jalan rayanya, jepang sendiri juga sudah menggunakan cctv, jadi jalan raya benar-benar milik pengguna kendaraan dan pejalan kaki, dan para polisi lebih tenang di kantornya. Untuk masalah sanksi juga bisa diketahui melalui cctv tadi, tapi sekali lagi, disini semua pengguna jalan punya kesadaran yang tinggi.

Kalau di Finlandia harga bensin yang tinggi, di Jepang biaya untuk memperoleh SIM juga nggak kalah tinggi. Untuk membuat SIM, Jepang juga sama sih dengan Indonesia; ada ujian tertulis dan praktek.

Bedanya, kalau nggak lulus ya udah memang nggak lulus dan ngulang lagi sampai berhasil. Kalau ngulang pun juga ada biaya materainya, sebesar 1.650 Yen atau Rp 185.000,-. Nah, buat yang lulus, biaya pembuatan SIM sebesar 300.000 Yen, ya kalau dibulatkan ke rupiah jadi Rp 33.640.000,-. Pantes aja mahal sih, kalau di Indonesia udah bisa buat tambah beli mobil biaya segitu.

commons.wikimedia.org
commons.wikimedia.org

Singapura

 Nah, Negara yang satu ini sangat dekat dengan Indonesia letaknya, cuma tetanggaan. Yup, Singapura, Negara dengan icon singanya ini juga punya ketertiban lalu lintas yang bisa diacungi jempol juga.

Garis putih yang tergambar di jalan, kalau di Singapura artinya sangat jelas banget; yaitu untuk berhenti tepat dibelakangnya saat mereka di traffic light. Bahkan, kalau lampu merah sudah berganti jadi hijau, nggak ada bunyi klakson (maksudnya supaya kendaraan depannya segera jalan).

www.flickr.com
www.flickr.com

Sistem lalu lintas di Singapura berjalan dengan baik dan lancar, jadi tugas dari polisi lalu lintas sepertinya berkurang dan bisa bersantai sepertinya. Coba deh bayangkan, kalau pengguna jalan bisa sangat sadar peraturan dan sopan seperti itu, polisi jadi nggak olahraga kejar-kejaran kan sama pengendara?

 

Sepertinya, selain punya adat dan norma kesopanan dalam berkendara, kebanyakan Negara maju memiliki prinsip waktu adalah uang, jadi mereka berusaha menggunakan waktu sebaik-baiknya dan menepatinya supaya nggak rugi.

Negara-negara di atas adalah beberapa contoh dari ketertiban lalu lintas yang sangat bisa tercipta, bahkan dengan sistem yang sama dengan Indonesia. Mulai dari Negara yang sangat jauh hingga dekat dengan Indonesia sudah menerapkan ketertiban, jadi banyak lah contohnya.

Tertib nggak harus jadi Negara maju dulu kan? Kalau nunggu maju, kapan dong tertibnya?

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)