Kejuaraan GT Radial Indonesia Night City Slalom seri 3 yang akan berlangsung di sirkuit Manahan, Solo memang tinggal hitungan hari. Tak lebih dari pekan lagi. Hal ini membuat para team yang akan berlaga mulai mempersiapkan diri.
Berlatih dengan menyesuaikan soal yang telah diterbitkan oleg Genta Auto n Sport sebagai penyelenggara menjadi menu utama. Seperti yang dilakukan tim Nos Fajar Trans (NFT), seluruh peslalom dari tim yang berasal dari Sulawesi Selatan. Mereka melakukan latihan di daerah Karawang selama 3 hari.
Namun selain berlatih, tim NFT yang mendapat dukungan dari Cusco progressive equipment juga melakukan pengaturan ulang dari segi suspensi. Bahkan untuk setting ini, pihak Cusco langsung hadir diwakili Ohara Takeshi (tuner)dan Masaki Nishi Hara (juara 7 kali Gymkana Jepang).
“Kami berharap dengan penyesuaian yang dilakukan pada hari ini dapat meraih hasil maksimal. Paling tidak dapat menyesuaikan kebutuhan saat menghadapi seri 3 nanti,” ujar A. Toto Michdar sebagai punggawa NFT
Seperti pada umumnya balapan mobil, seeting suspensi menjadi kunci penting. Terlebih jika turun dikelas standar yang tidak mengizinkan adanya perubahan di sektor mesin.
“Persiapan ini dilakukan setelah melihat hasil dari 2 seri sebelumnya. Prioritas saat ini pada pengaturan suspensi,” ungkap James Sanger.
Target juara yang kembali dibidik oleh tim NFT membuat persiapan dari pembalap dan kendaraan memang menjadi prioritas. “Dengan persiapan yang dilakukan tim, saya sangat berterima kasih dan semoga bisa meraih hasil maksimal pada seri ini,” tutur Demas Agil yang ingin meraih juara di sirkuit Manahan.
Tim NFT terdiri dari A. Toto Michdar, James Sanger, Demas Agil, A. Batara Michdar, Ildo, Rizadhi Agus, Fauzan Agus, Jsir Bustami, Bernard Yuwono, Wandy HP, Icank SB, Jamal Al Jufri, Sutrisno Try P, Randhi Ramli yang menggunakan 7 kendaraan dalam kejuaraan GT Radial INCS seri 3.

