Connect with us

Did You Know?

Fakta Dibalik Engine Brake yang Menguntungkan

cartalk.com

Setelah mengetahui tentang teknik berkendara dengan engine brake yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya. Mengenai mafaat dari dilakukannya engine brake ternyata mempunyai beberapa dampak positif pada mobil anda. Berikut kami rangkumkan dampak positif mengenai pemakaian engine brake.

Mengurangi Beban Sistem Pengereman

Engine brake yang direkomendasikan dilakukan setelah pengendara melakukan pengereman untuk menurunkan laju kendaraan ternyata berdampak baik terhadap system pengereman. Salah satunya adalah untuk menghindari pemakaian rem secara terus-menerus yang menimbulkan panas sehingga rem tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, akan sangat berbahaya jika sampai hal itu terjadi. Kemudian berkat penggunaan rem yang semakin diminilisir maka kampas rem mobil anda menjadi lebih awet, karena kampas jarang bergesekan dengan tempo waktu yang lama.

Menghemat Pemakaian Bahan Bakar

Yang terjadi pada saat engine brake dilakukan adalah ketika penurunan gigi transmisi dilakukan otomatis pedal gas tidak terinjak, dan meskipun putaran mesin bertambah namun tidak berarti laju mobil bertambah kencang. Melainkan laju mobil menjadi terbebani karena poros roda yang terhubung pada rasio transmisi. Dapat disipulkan dengan menggunakan engine brake konsumsi bahan bakar bisa menjadi lebih hemat, dikarenakan tidak terjadinya pembakaran pada mesin meski kendaraan masih dapat melaju.

Tidak Merusak Mesin

Beberapa pengendara meyakini bahwa penggunaan engine brake dapat merusak mesin dengan berbagai alasan yang dilontarkannya, sebenarnya engine brake tidaklah merusak mesin jika anda melakukannya dengan tepat. Engine brake memang menjadi salah satu faktor dari keselamatan, namun yang perlu diperhatikan adalah timing yang tepat ketika hendak melakukan engine brake. Engine brake seharusnya dilakukan ketika RPM mesin mobil sudah tidak berada di putaran atas, melakukan engine brake disaat RPM masih tinggi bisa jadi penyebab beberapa pengendara tersebut mengklaim dapat merusak mesin. Pasalnya mesin akan terdengar sangat keras karena ledakan RPM yang terjadi ketika engine brake pada RPM tinggi.

Namun jika engine brake dilakukan dengan tepat, dampak nyata yang diperoleh juga semakin besar. Seperti contoh jika posisi gigi transmisi berada di empat, tunggulah RPM mobil agak turun atau dikisaran RPM 3000 kemudian masukkan ke gigi transmisi ke tiga. Dengan begitu ledakan RPM yang terjadi tidaklah besar dan dampak dari engine brake pun terasa. Dan yang terpenting mesin anda aman.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect