Kehadiran Haji Rihan Variza Racing Team (HRVRT) beberapa tahun lalu pada kejuaraan speed offroad di Indonesia memang berhasil membuktikan kekuatannya. Tapi seiring dengan berkembangnya teknologi yang digunakan oleh pesaingnya, HRVRT yang mendapat dukungan baru berubah menjadi HRVRT BGM-HBM-BMB juga terkena imbasnya karena seluruh tim merasakan hal sama.
Terlebih di group G4 dan G5 yang diikuti seluruh pembalap dari HRVRT BGM-HBM-BMB ini, saling berlomba untuk mengadopsi teknologi pada mobil 4×4. HRVRT tentu tidak tinggal diam, mereka pun mulai menyiapkan berbagai hal agar tetap dapat bersaing. Tetapi dengan teknologi baru yang tentu menghasilkan tenaga besar sehingga membuat karakter mobil berubah dan seluruh pembalap harus menyesuaikan kembali cara mengemudi mereka.
Hal tersebut dibuktikan langsung oleh H. Rihan Variza yang tahun ini menggunakan mobil tubular.”Sebelumnya saya menggunakan Cherokee, tapi dengan tubular harus merubah total cara membawanya. Jujur saja, hingga seri ini masih dalam proses mencari handling yang sesuai. Bahkan sempat gonta-ganti tipe ban hingga seting suspensi. Jadi selama tiga seri hasilnya berantakan.”
“Target kita sebenarnya adalah untuk tahun 2017 sehingga tahun ini menjadi saat yang tepat untuk melakukan riset maupun pengumpulan data dalam target tahun depan,” ungkap HM. Rihan Variza.
Untuk meraih target di 2017, HRVRT BGM-HBM-BMB pun telah menyiapkan mesin baru agar dapat kembali bersaing. Selain itu, beberapa komponen penunjang pun tidak luput dari perhatian. Tentu semua persiapan ini berbekal dari hasil riset dan pengumpulan data pada tahun 2016.
Namun bicara tentang target dari HRVRT BGM-HBM-BMB yang ingin merebut juara ‘Team’, sedikit harus merelakan gelar tersebut. Bukan karena menyerah karena terbukti pada IXOR 2016 putaran 4 yang merubah formasi tim.”Berkaca dari tiga seri sebelumnya, maka untuk putaran ini kami merubah komposisi dari pembalap yang mewakili dalam kejuaraan tim.”
Memang hasilnya masih belum lebih baik dari IXOR putaran ketiga yang meraih tempat keempat dengan formasi Tb Deyang/M. Lutfi, Dadan Pohang/Iman Firmana, Tb Adhi/Boy M. Dinata dan HM. Rihan Variza/Adi Indiarto. Sementara untuk IXOR putaran empat, HRVRT BGM-HBM-BMB hanya berada diurutan keenam.
Dengan hasil ini, semakin membuktikan HRVRT BGM-HBM-BMB memang sedang mempersiapkan dalam menghadapi kejuaraan Indonesia eXtreme Offroad Racing pada tahun 2017.
Formasi HRVRT BGM-HBM-BMB:
Dadan Pohang/R.I. Firmana – group G4
Tb Deyang/M.Lutfi – group G4
H. Prayuda/Andy Rendy – group G4
H. Adim/M. Zaki – group G4
H. Prayoga/Mago Sarwono – group G4
HM. Rihan Variza/Adi Indiarto – group G5
Tb Adhi/Boy M. Dinata – group G5

