Saat Tesla dengan seri terbarunya, yaitu Roadster generasi baru memamerkan kekuatan mesin listriknya. Dimana mobil listik tersebut bisa melaju dari 0-100 hanya membutuhkan waktu 1,9 detik saja. Saat itu juga, ada produsen mobil listrik lain yang berusaha untuk mengalahkan Tesla dan meraih tahta sebagai mobil listrik tercepat di dunia.

Salah satunya yang berhasil menantang dengan Tesla adalah Rimac, produsen hypercar listrik asal negara Kroasia. Mungkin beberapa dari kalian sudah tidak asing dengan nama ini, karena hypercar listrik ini pernah meminjamkan unit ke Richard Hammond lalu hancur dan terbakar.

Selesai dengan Rimac Concept_One, sekarang Rimac resmi merilis C_Two sebagai sekuel yang sudah diperkenalkan pada ajang bergengsi, yaitu Geneva Motor Show 2018. Hypercar Listrik ini menggunakan 4 motor listrik di masing-masing rodanya, Rimac C_Two punya tenaga 1.888 hp dan torsi megabesar, yakni 2.300 Nm. Rimac C_Two mengklaim kalau akselerasi 0-100 mobil ini bisa tuntas dalam 1,85 detik saja. Selisih 0,05 detik, tapi namanya pabrikan mobil, selisih sekecil apapun pasti dikejar dan diklaim.

Selain 0-100 dalam 1,85 detik, lari dari 0-160 juga cukup 4,3 detik saja dan ia bakal terus berlari hingga sampai kecepatan puncaknya di 412 km/jam. Jika nanti bisa terbukti betapa kencang akslerasi mobil ini, Tesla dan Elon Musk mungkin akan kebakaran jenggot. Sama halnya dengan Concept_One, motor listrik di belakang punya girboks 2 percepatan sementara di depan hanya pakai girboks 1 percepatan.

Keempat motornya bisa diatur sedemikian rupa dengan fleksibiltas yang luas. Mobil ini bisa jadi FWD, RWD dan AWD tergantung kemauan pengendaranya, tinggal mengatur seberapa besar tenaga dan torsi masing-masing motor di tiap roda. Mau 100:0, 50:50 atau 0:100 depan:belakang, semuanya bisa. Dengan baterai Li-ion 120 kWh, Rimac mengklaim mobil ini punya jarak tempuh 650 kilometer menurut siklus NEDC.

Sosok Rimac C_Two ini juga lebih gahar dan ganas dibanding Concept_One yang menjadi pendahulunya. Menurut Rimac, mobil ini nyaris tidak memakai common parts yang diambil dari Concept_One. Dengan bukaan pintu butterfly door seperti BMW i8 dan McLaren 720S, interior Rimac C_Two ini kelihatan mahal sekaligus canggih.

Hypercar listrik baru ini juga dilengkapi delapan kamera on-board, sepasang LIDAR, enam pemancar radar, seperangkat sensor ultrasonik dan GPS yang diklaim sangat akurat. Rimac mengatakan bahwa C_Two sudah siap untuk teknologi self-driving level 4. Kecerdasan buatan juga dihadirkan dengan adanya kamera pengenal wajah untuk membuka dan menyalakan mobil tanpa kunci. Dan rencananya Rimac C_Two akan mulai dibuat akhir tahun ini dengan batasan hanya 150 unit.

