Filter AC adalah sebuah saringan khusus yang diletakan didalam kabin mobil. Fungsinya untuk menyaring udara yang akan bersirkulasi didalam kabin mobil sehingga udara didalam bersih dan penumpang terhindar dari debu dan polutan. Namun, sama halnya dengan filter lain. Filter AC juga perlu dilakukan perawatan hingga penggantian. Pertanyaannya, kapan filter AC dilakukan perawatan ? kapan ganti filter AC mobil ? kita akan cari tahu jawabanya diartikel ini.

Banyak orang yang menganggap kalau sistem AC mobil itu hanya sebuah sistem yang mendinginkan suhu udara didalam kabin mobil. Tertapi tahukah anda kalau itu adalah salah satu dari sistem sirkulasi udara mobil. Sistem AC atau lebih lengkap disebut HVAC system merupakan sistem sirkulasi udara yang akan mengatur pergantian udara dari dalam kabin menuju luar kabin dengan penyesuaian suhu.

Artinya, sistem ini tidak melulu mendinginkan suhu udara kabin tetapi berperan dalam hal sirkulasi udara kabin. Yang namanya udara sirkulasi pasti harus menyertakan udara luar, karena kalau tidak karbondioksida dari pernafasan penumpang akan terkumpul didalam kabin.

Tetapi karena lokasi mobil itu ada dijalan raya, padahal kita tahu sendiri kalau dijalan raya itu gudangnya polusi. Di jalanan sangat lengkap berbagai polusi seperti CO, NOx dan debu. Kalau polutan tersebut sampai masuk ke kabin dan terhirup oleh penumpang tentu ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Oleh sebab itu, filter cabib juga memiliki fungsi yang cukup penting dalam menjaga kebersihan udara didalam mobil.
Kapan Filter AC Harus Diganti?

Filter AC harus diganti ketika kondisinya sudah tidak standar atau tidak mampu lagi menyaring kotoran. Bagaimana cara mengetahui kondisi filter ini? Jawabanya bisa kita ketahui apabila kita membuka atau melepas filter dari box filter. Untuk melakukan pelepasan filter memang tidak sesimple melepas filter udara karena posisi filter AC itu ada dibalik laci dashboard bagian kiri.

Tapi sebelum kita membongkar laci dashboard, ada beberapa gejala yang muncul ketika filter AC sudah sangat kotor. Antara lain ialah timbul bau tidak sedap yang keluar saat kita menyalakan AC Lalu ada debu yang mengumpul pada kisi-kisi AC mobil. Dan yang terakhir, keluar hembusan angin dari kisi-kisi AC terasa tidak sekencang biasanya karena filter mampet oleh kotoran.

Jadi bagi kita yang belum pernah melepas filter AC akan kesulitan untuk menemukan lokasi filter ini. Karena lokasinya memang tersembunyi, sehingga untuk menemukan box filter cabin kita perlu melepas laci dashboard sebelah kiri terlebih dahulu. Anda bisa melepas laci ini menggunakan bantuan obeng plus (+). Dan apabila laci sudah terlepas, anda bisa melihat box filter didalam dashboard. Anda bisa langsung melepas penutup box filter dan mengambil filter AC didalamnya.

Apabila filter ini belum dibersihkan atau tidak dibersihkan dalam waktu lama maka kondisinya bisa sangat kotor dan berbebu. Langkah pertama adalah langkah pembersihan, sama seperti filter udara kalau kotor maka kita bisa membersihkannya terlebih dahulu menggunakan semprotan angin berkekuatan sedang. Namun kalau kotoran yang menempel pada filter itu sudah membandel dengan kata lain tidak memungkinkan untuk dibersihkan ataupun apabila kondisi elemen filter sudah rusak (sobek, tertekuk, terlipat) maka kita harus menggantinya.

Kalau dilihat secara spesifikasi, filter kabin pada mobil bisa bertahan hingga 30 ribu KM dengan kondisi polusi yang tidak lebat (area bebas debu). Namun untuk area yang berdebu mungkin filter hanya sanggup bertahan 15.000 hingga 20.000 Km. Jika anda akan melakukan penggantian filter berdasarkan pemakaian Km mobil, beberapa pabrikan menyarankan untuk melakukan penggantian pada interval 20.000 hingga 25.000 Km.

