Connect with us

Did You Know?

Ebro Jeepster Comando HDI Buatan Spanyol

Jenis Jeep klasik ini mungkin belum pernah anda dengar? Yaps, Jeep memang kendaraan buatan Amerika namun yang satu ini berbeda. Jeepster merupakan kendaraan SUV yang awalnya diproduksi di Amerika tahun 1948-1950 dengan 3 model berjumlah 19.132 unit. Kendaraan ini dibawah naungan perusahaan Willys-Overland Motors, namun entah mengapa produksinya dihentikan atau discontinue.

Pada era 50an akhir Jeepster diambil alih oleh Kaisar Jeep dan memberikan lisensinya ke VIASA (Vehículos Industriales y Agrícolas), sebuah perusahaan otomobil khusus kendaraan niaga, 4WD dan kendaraan dibidang pertanian di Spanyol. Hal ini bertujuan untuk membuat Jeep khusus pasar Eropa Barat. Mereka menganggap pasar Eropa memang pantas menggunakan Jeep sama seperti di Amerika.

Tahun 1963 VIASA menghadirkan desain baru dari Forward Control Jeep dengan berbagai tipe seperti Campeador (satu-ton pickup), Duplex (double cab pickup), Furgon (van satu-ton), dan Toledo (van 9-kursi penumpang). Semua ditawarkan dengan 2 jenis mesin yakni Willys Super Hurricane six-inline dan Perkins 4-cylinder diesel.

Jeepster mulai dikembangkan oleh VIASA dengan membuat prototipe pertama yang dikenal dengan Jeeptser Comando pada tahun 1968. Tahun berikutnya mulai dijual dalam dua warna dan tiga tipe yakni open top, canvas roof dan metal hard-top. Pilihan mesin disandingkan pada Barreiros diesel C-65, Perkins dan mesin bensin Hurricane.

Pada tahun 1974, VIASA diambil alih oleh Motor Ibérica, produsen otomotif Spanyol yang juga memproduksi truk Ford Thames Trader. Tak hanya VIASA, sebagai informasi Motor Ibérica juga mengambil alih 3 produsen light vehicle lainnya di Spanyol seperti Fadisa (Alfa Romeo Romeo van), Aisa (truk Avia) dan Siata (minivan) pada 1960an hingga 1970an.

Ebro sebuah anak perusahaan Motor Ibérica, merupakan perusahaan terbesar khusus merk light and medium truck, bis serta kendaraan utility AWD dan traktor yang berlokasi di Barcelona, Madrid, AVila dan Cordoba. Sejak saat itu Jeepster Comando dipasarkan oleh Ebro, sambil mengembangkan desain dan kemampuan Comando sebagai kendaraan utility.

Motor Ibérica yang juga mengakusisi kepemilikan mesin Perkins dan Barreiros diesel berkapasitas 1.8 liter dengan tenaga 61 hp dimana mesin tersebut digunakan dalam berbagai macam kendaraan di Spanyol, pun dikembangkan. Kemudian tahun 1978 Jeepster Comando dikemas ulang sebagai Comando Heavy Duty (HDI).

Comando HDI didukung mesin Perkins 2.2 liter bertenaga 71 hp yang dilengkapi dengan sistem penggerak 4WD. Kemampuan kendaraan ini diklaim jauh lebih baik dibanding Comando satu dekade sebelumnya, meskipun konsumen kecewa dengan kapasitas muatannya.

Karena permintaan konsumen, Ebro mendesain ulang Comando dengan metal-top pada tahun 1979. Setelah itu Comando HDI berwarna pasir menawarkan atap fiberglass dengan model high-roof yang ditandai sebagai akhir produksinya tahun 1983. Kendaraan ini dikenal dengan EBRO Jeepster Comando HDI keluaran 1983 yang populasinya terbilang rare-item meski di Spanyol sekalipun. Plat VIN yang bertuliskan model C101 merepresentasikan wheelbase berukuran 101 inch.

Kala itu Jeeptser Comando bersaing ketat dengan International Scout, Toyota Land Cruiser dan Ford Bronco. Bahkan ada beberapa klub penggila Jeepster di Amerika Serikat.

 

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect