Connect with us

Cars

‘Wuling Baojun 530 VS DFSK Glory 580’ Mana favoritmu?

Belakangan dua merek besar asal negeri Tiongkok bikin heboh pasar otomotif. Keberadaan mobil Cina mulai ‘nge-hype’ di Indonesia akhir-akhir ini berawal dari Wuling sebagai pendahulunya setahun silam, kemudian disusul Sokonindo atau DFSK yang belum lama ini merilis produknya. Kedua merk tersebut bermula dari kendaraan niaga dan multipurpose vehicles, yang lambat laun mengembangkan sayapnya ke mobil penumpang.

Yaps ini bukan pertama kalinya mobil Cina masuk ke pasar kita. Terdahulu ada Geely Panda dan Chery QQ di segmen mobil penumpang yang penjualannya rata-rata hanya berjumlah ratusan unit dalam setahun. Hal ini disebabkan karena stigma negatif dari para konsumen terhadap kualitas mobil buatan Cina sehingga meninggalkan catatan pahit yang sulit terhapuskan. Faktanya mobil Cina belum bisa menandingi performa dan durabilitas mobil buatan Jepang, alhasil mobil Cina sulit bersaing dipasaran negeri kita.

Berdasarkan data penjualan Wuling Indonesia sejak pertama beroperasi setahun lalu, Wuling Cortez dan Confero berhasil mencetak penjualan sekitar 13.170 unit hingga Juni kemarin. Pada pameran otomotif GIIAS yang tengah berlangsung, kabarnya Wuling akan memperkenalkan model ketiganya yang berwujud SUV, Baojun 530. SUV teranyar ini lebih dulu dirilis di Cina pada Maret lalu.

Kehadiran Baojun 530 merupakan SUV pertama Wuling untuk Indonesia. Sementara SUV yang juga berasal dari negeri Tirai Bambu didahului oleh DFSK Glory 580 yang belum lama ini meresmikan produknya, penjualannya tercatat 125 unit dalam dua bulan pertama. Tentu saja kedua merk tersebut akan menjadi rival yang cukup berat.

Apakah dua pabrikan mobil asal Cina ini bisa menghempaskan stigma masyarakat yang selama ini melekat? Dan apakah kedua merk ini mampu bertahan di Indonesia? Biarkan waktu yang menjawab. Yuk kita intip dulu spesifikasinya!

Dimensi

Kedua merk Cina ini menyuguhkan dimensi yang tak jauh berbeda. Wuling Baojun 530 memiliki dimensi panjang 4.655 mm, lebar 1.835 mm dan tinggi 1.760 mm dengan jarak sumbu roda 2.750 mm. Sedangkan DFSK Glory 580 menghadirkan dimensi tubuh yang lebih luas dengan panjang 4.680 mm, lebar 1.845 mm, tinggi 1.715 mm dan memiliki jarak sumbu roda 2.780 mm.

Mesin

Dinegeri asalnya Baojun 530 tersedia dalam 2 pilihan mesin, yakni 1.5 L dan 1.8 L. Kapasitas mesin 1.5 Liter 4 silinder berbeda dengan mesin 1.5 L yang disematkan pada Wuling Cortez lantaran mesin pada SUV ini dibekali dengan konfigurasi turbocharged yang mampu menempuh daya maksimal sebesar 150 hp atau setara 5500 rpm dan torsi 230 Nm.

Untuk mesin 1.8 Liter tanpa turbo kabarnya sama seperti yang digunakan pada Wuling Cortez. Kedua varian ini memiliki 3 pilihan transmisi diantaranya 6 speed manual, 5 speed otomatis dan Dual Clutch Transmission (DCT). Sementara kaki-kaki mengandalkan McPherson Struts Sachs Vibration Absorbers pada suspensi depan dan Multi-Link Independent Sachs Vibration Absorbers untuk suspensi belakang.

Glory 580 juga menawarkan dua mesin yang berbeda, pertama mesin 1.5 liter turbocharged yang diklaim menghasilkan tenaga 150 hp dan torsi maksimal 220 Nm. Mesin kedua berkapasitas 1.8 L bertenaga 139 hp dan torsi 180 Nm atau setara 6.000 rpm.

Dua mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi 5 speed manual, 6 speed manual dan transmisi otomatis Continuously Variable Transmission (CVT). DFSK menyematkan suspensi depan MacPherson Independent dan suspensi belakang Torsion Beam.

Eksterior

Mana yang cocok dengan selera anda diantara dua tunggangan asal Cina ini? Menurut saya kesan sporty dan garang terasa begitu kental pada desain Baojun 530, kesan itu terlihat pada headlight sipit yang sedang kekinian dengan fitur Daytime Running Light (DRL). Untuk bagian depan dipadukan dengan ventilasi udara pada grill dan bumper yang cukup besar sehingga memberikan sirkulasi udara yang baik.

Kesan garang semakin diperkuat dengan adanya Roof Rail berbalut hitam dan velg two-tone machining alloy yang dikawinkan dengan ban berukuran 215/60 R17. Sekujur tubuh Baojun 530 tampak begitu sporty, dikombinasikan dengan sentuhan krom pada sisi depan dan belakang. Jika kita perhatikan dengan seksama, saya rasa desain bodi Baojun 530 bakal menyaingi Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortune. Sepertinya desain SUV milik Wuling ini cocok buat anak muda.

Sedangkan tampilan Glory 580 bagi saya terlihat konvensional namun masih terlihat tangguh dan dinamis, sebut saja mirip dengan Honda CR-V generasi ketiga. Satu hal yang menarik dari SUV DFSK ini adalah elektrik sunroof yang tidak ditawarkan pada rivalnya, Baojun 530.

Desain headlight bergaya Eagle-eye Shaped dengan LED lamp semakin mempertegas kesan dinamis, ditambah aksen krom pada Roof Rail, handle pintu dan frame jendela. Glory 580 menghadirkan velg berukuran 17 inci dengan dua tipe, yakni Bright Silver Alloy dan Sporty Two-Tone Polished Alloy serta ban berukuran 225/60. Hmm, mungkin kendaraan ini pas buat family man.

Interior

Impresi pertama pada interior Baojun 530 adalah kesan kalem nan minimalis, instrumen panel pada dashboard tertata rapi dan memudahkan jangkauan pengemudi. Pula disematkan infotainment touchscreen 8 inci berkonektifitas WiFi terintegrasi dengan speaker Harman Infinity Audio System . SUV ini dilengkapi dengan pemantik api untuk menghidupkan rokok, fitur ini semakin jarang ditemui pada kendaraan model terbaru.

Setir kemudi palang tiga menghadirkan tombol multifungsi disisi kanan kirinya, seperti Cruise Control, konektivitas serta pengaturan audio yang bisa diakses secara praktis dan mudah oleh pengemudi. Sementara jok didesain dengan sistem elektrik demi memudahkan anda mengatur posisi duduk, adapun jok dibungkus material kulit yang nyaman.

Ketika anda membawa barang berjumlah banyak, jok pada barisan kedua bisa dilipat dengan mudah. Muatan barang pun jadi lebih banyak. Namun satu hal yang disayangkan bahwa SUV milik Wuling ini hanya berkapasitas 5 penumpang.

Beralih ke interior Glory 580, anda akan disuguhkan desain yang didominasi warna hitam bermaterial kulit pada bagian dashboard. Sedikit berbeda dengan Baojun, Glory 580 menawarkan dua pilihan infotainment smart screen A/V System (L type) berukuran 8 inci dan 10 inci yang bisa terhubung ke selular anda.

SUV berkapasitas 7 penumpang ini dilengkapi dengan AC Controller double blower, sehingga suhu AC didalam kabin masih terjaga. DFSK mengklaim kendaraan ini memberi ruang bagasi dengan panjang 390–2040 mm pada kondisi jok baris kedua dan ketiga terlipat. Meski harga kendaraan ini lebih miring dibanding SUV keluaran Jepang, Glory 580 menghadirkan teknologi Electronic Parking Assist dimana pengemudi cukup menggunakan rem tangan hanya dengan satu sentuhan.

Fitur Keselamatan

Sektor keselamatan pada Baojun 530 tak perlu diragukan, pasalnya SUV ini meraih bintang 5 dalam tes kelayakan kendaraan dari C-NCAP (Chinese New Car Assessment Program). Wuling membekali teknologi pengereman Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD) yang mampu memberikan performa pengereman yang empuk dan presisi. Untuk kestabilan kendaraan di medan licin dan pegunungan, diselaraskan dengan sistem Traction Control (TRAC), Vehicle Dynamics Control (VDC) dan Hill-Start Assist (HSA).

Teknologi ABS dan EBA juga turut disematkan pada Glory 580, bedanya Glory 580 digenapi dengan Electronic Brake Assist (EBA) yang akan memberikan performa pengereman secara maksimal. Keselamatan adalah prioritas, dimana SUV satu ini dibekali dengan fitur Dual SRS Airbag di bagian depan dan Side Airbag di bagian belakang. Untuk keselamatan bayi tak luput dari perhatian DFSK, seatbelt pretensioner dan ISOFIX khusus bayi memberikan perlindungan ekstra saat perjalanan.

Meskipun Baojun 530 belum meresmikan produknya di Indonesia, mungkin akan dibandrol mulai dari harga 165 jutaan sampai 250 jutaan jika melihat pasar Cina. Sebaliknya, Glory 580 memang cenderung lebih mahal, dengan harga mulai 250 jutaan hingga 308 jutaan.

Bagaimanapun juga kedua SUV ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan Baojun 530 menghadirkan desain yang lebih modern baik interior maupun eksterior, hanya saja ruang bagasi yang sempit dan hanya berkapasitas 5 penumpang. Sedangkan Glory 580 mampu menampung 7 orang dengan garansi 7 tahun, sayangnya desain yang disuguhkan relatif terlalu sederhana. Untuk fitur dan performa kurang lebih sama.

Well bro, tinggal tentukan pilihan kalian dan yang paling penting sesuaikan selera, budget dan kebutuhan anda.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect