Recall ternyata tidak hanya mobil buatan massal saja yang kena, bahkan mobil mahal dengan jumlah terbatas pun bisa ikutan kena. Pabrikan supercar asal Italia yaitu Lamborghini baru-baru ini melakukan recall untuk salah satu mobilnya yang memiliki tampilan dan aura terkuat di dalam keluarga Aventador yaitu, Aventador SuperVeloce (SV).

Ini bukan pertama kalinya pabrikan supercar mahal ialah Lamborghini melakukan recall. Dan sudah tercatat sekitar 3 kasus yang membuat Lamborghini melakukan recall. Bulan lalu lebih masif lagi karena melibatkan 7.000 unit Aventador di seluruh dunia. Ketidaksempurnaan software pengatur kinerja mesin, mengakibatkan mobil mati mendadak, terutama di kecepatan rendah. Recall juga melibatkan dua tipe paling langka, Lamborghini Centenario dan Veneno.

Khusus Centenario, Mei lalu juga direcall karena hal sepele. Label keselamatannya salah cetak dan memberikan informasi bobot yang bukan seharusnya. Total 11 mobil diganti labelnya, dari 40 yang terjual di Amerika Serikat.

Kembali lagi ke Aventador SuperVeloce (SV), hal apa yang membuat supercar dengan jumlah terbatas itu bisa di recall? Menurut rilis National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA, otoritas keselamatan jalan raya Amerika Serikat), baut pengikat cakram rem milik Lamborghini Aventador rawan longgar. Kendurnya baut yang mengikat disk brake ke wheel hub ini, lama-lama bisa membuat roda terlepas.

Pada akhirnya National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA, otoritas keselamatan jalan raya Amerika Serikat) memerintahkan Lamborghini untuk menghubungi pemilik dan melakukan perbaikan. Khususnya untuk Aventador SV keluaran 2015-2016. Tentunya pihak prinsipal tak akan memungut biaya pada konsumen. Untungnya, di Amerika Serikat mobil ini tergolong langka. Hanya ada delapan unit.

Mungkin beberapa dari kalian ada yang tidak tahu bedanya Aventardor dengan Aventador SV. Jadi begini Aventador SV adalah versi yang lebih buas dari keluarga Aventador. Mesinnya mengalami modifikasi sehingga tenaga melonjak jadi 750 HP, dari yang standar 700 HP. Selain itu, edisi terbatas ini juga lebih ringan 50 kg. Dari luar, Kalian bisa mengenalinya berkat penggunaan part aerodinamika yang berbeda. Salah satunya adanya sayap belakang berbahan carbon fiber.

Sektor pengemudi juga ditingkatkan dengan memasukan sistem power steering elektrik yang lebih presisi. Suspensi dengan sistem magnetic damper juga dipasangkan untuk meningkatkan dalam pengendalian. Produksi Aventador SV (coupe) dimulai pada kuartal kedua 2015 dengan jumlah yang diproduksi tidak lebih dari 600 unit untuk pasar seluruh dunia. Tahun berikutnya Lamborghini memperkenalkan Aventador SV varian roadster dengan atap yang bisa dibuka. Varian ini lebih sedikit lagi, dibuat hanya 500 unit.

