Mulai Siri Apple hingga Google Assistant dan Amazon Alexa, melengkapi deretan asisten virtual di pasaran. Bahkan pabrikan kendaraan pun kini tak mau kalah untuk memproduksi sendiri virtual assistant. Seperti salah satu pabrikan mobil ternama asal negara German yaitu BMW. Dimana BMW punya teknologi baru yang memudahkan pengemudi mengakses berbagai informasi. Disebut Intelligent Personal Assistant (IPA), sistem berbasis perintah suara (voice command) pintar itu diluncurkan Maret tahun depan.

Sistem itu, memungkinkan pengemudi mengakses fungsi dan informasi utama mobil hanya dari perintah suara. Menariknya, menurut manufaktur, sistem juga bisa ‘mengenal’ pengemudi, sehingga bisa berbicara lebih natural layaknya orang yang sudah lama berteman. BMW mengatakan sistem IPA bisa mempelajari hal-hal yang biasa dilakukan pengemudi. Semisal suhu penyejuk kabin yang biasa digunakan, lokasi yang sering dituju, jalan yang biasa dilewati dan hal lain yang jadi kebiasaan pengemudi.

Tidak hanya itu saja, IPA juga bisa mengerti makna kata sederhana yang digunakan. Misalnya, pengemudi cukup mengatakan “Hey BMW, Saya Kedinginan” dan sistem secara otomatis menyesuaikan suhu kabin agar lebih hangat. Bisa juga mengontrol fungsi audio, yang cukup dilakukan dengan perintah suara.

Selain mengontrol fungsi dasar seperti audio dan penyejuk kabin, IPA pun bisa menjawab sejumlah pertanyaan seperti “Bagaimana cara kerja High Beam Assistant?” dan “Apakah kadar oli masih aman?” yang kemudian dijawab oleh IPA. Contoh lain, IPA bisa mengatur banyak fungsi untuk meningkatkan kenyamanan saat pengemudi mengatakan jika dirinya lelah.

Pada intinya, IPA punya algoritma lebih pintar dari kebanyakan personal assistant berbasis voice command yang ada saat ini. Mendukung kepintaran IPA, BMW membenamkan 23 bahasa berbeda yang bisa dipahami dan diucapkan oleh IPA.

Menurut BMW, sistem IPA bakal sering di-update untuk meningkatan pengalaman pengguna, yang bisa dilakukan melalui smartphone maupun langsung dari mobil menggunakan Remote Software Upgrade. BMW juga menyampaikan, update memungkinkan sistem memberi tips soal mengemudi efisien, memberi peringatan ketika ban kurang tekanan angin dan mengingatkan soal jadwal meeting atau event yang sudah diatur waktunya oleh pengemudi.

Sistem IPA diluncurkan Maret 2019, tersedia untuk BMW yang sudah mendukung sistem operasi BMW Operating System 7.0. Model yang sudah mendukung itu antara lain: BMW X5, Z4 baru dan 8-Series. Sistem itu juga ditawarkan untuk generasi terbaru 3-Series sebagai opsional dengan layanan selama tiga bulan. Tapi sayangnya fitur canggih ini hanya akan tersedia di pasar tertentu, seperti Amerika Serikat, Jerman, Inggris, italia, Prancis, Spanyol Swiss, Austria, Brazil, Jepang, dan China. Sayang sekali, Indonesia tak termasuk dalam target pasar.

