Kalau mobil anda terasa lebih bergetar dari biasanya, anda perlu waspada karena bisa saja komponen penting pada mobil anda sedang bermasalah.Nah disini mari kita bahas secara mendalam semua komponen yang berpotensi menyebabkan mobil getar, yakni:
1. Engine mounting rusak

Engine mounting adalah komponen yang menyangga mesin agar dapat berdiri di frame kendaraan. Setidaknya ada tiga buah engine mounting pada mesin (beberapa justru mempunyai empat buah) yang bertugas untuk menyangga mesin dan menjaga agar mesin tidak bergetar-getar saat menyala. Pada engine mounting, terdapat karet peredam ditengahnya. Fungsi karet peredam ini adalah untuk meredam getaran pada mesin agar tidak sampai ke body mobil.
Namun, karena faktor usia dan panas mesin karet ini bisa sobek. Kalau demikian, getaran pada mesin bisa lebih besar dan bisa terasa hingga kedalam kabin. Gejala awal, mobil akan sedikit bergetar ketika starter. Begitu pula saat awal akselerasi, mobil juga bergetar. Namun di RPM tinggi getaran mesin justru menghilang. Untuk mengeceknya, coba anda goyangkan mesin menggunakan tangan. Kalau mesin mudah bergerak saat digoyangkan menggunakan tangan, maka itu tanda kalau salah satu engine mounting rusak. Solusinya dengan penggantian komponen.
2. Kampas kopling sangat tipis

Untuk mobil dengan manual transmission, kopling menjadi komponen penting. Tapi komponen ini pula sering menunjukan masalah. Seperti saat kampas kopling tipis. Ketika kampas kopling tipis, maka akan ada getaran saat pedal kopling diangkat. Mungkin ketika pedal kopling dilepas sepenuhnya getaran akan hilang.
Tapi begitu anda menekan kembali peda kopling dan melepasnya, getaran akan muncul diawal anda melepas kopling. Ini merupakan tanda dari kampas kopling yang sudah tipis, anda harus segera menggantinya karena kalau tidak maka gejala seperti tenaga mesin ngempos, kopling sering selip akan muncul.
3. Permukaan kampas rem/piringan rem bergelombang

Sebenarnya masalah piringan rem yang tidak rata itu akan terasa gejalanya ketika direm, yakni mobil akan bergetar dan bunyi. tapi kalau kondisinya sudah parah, tidak direm pun getaran bisa muncul. Ini terjadi khususnya pada kampas rem aftersales (bukan ori) terkadang ada beberapa pemilik mobil yang mengganti kampas rem ori dengan merk aftersales dengan alasan lebih bagus atau lebih murah.
Tapi tidak semua kampas rem sesuai dengan bahan yang digunakan pada piringan rem. Sehingga efek buruk seperti mobil bergetar pun akan muncul. Selain dibagian kampas rem, baut kaliper yang kurang kencang atau baut braket kaliper yang kurang kencang juga menjadi salah satu faktor yang membuat mobil bergetar.
4.Ban bergelombang

Kondisi ban sangat berpengaruh terhadap handling dan performa mobil. Jangankan bergelombang, ban dengan spek yang kuran tepat saja bisa menimbulkan efek samping pada mobil. Apalagi pada ban yang bergelombang ? Selain ban yang bergelombang, velg yang kurang balance juga bisa menyebabkan mobil bergetar di RPM tertentu (biasanya di RPM tinggi). Untuk solusinya, kalau ban bergelombang maka ganti ban tersebut dengan yang baru. Untuk velg, anda bisa balancing velg (beserta roda baru) ke bengkel spooring balancing.
5. Salah satu busi mati

Busi itu pemantik pada mesin bensin, tanpa busi mesin bensin tidak dapat menyala. Pada mobil, umumnya terdapat empat buah busi kalau salah satu mesin mati maka mesin akan pincang. Kondisi mesin pincang ini akan menyebabkan getaran mesin lebih besar karena tidak seimbang.Sehingga efeknya, getaran tersebut sampai kedalam kabin.
Meski demikian, kalau kita gas sampai RPM tinggi maka getaran itu semakin hilang. Untuk mengeceknya, coba hidupkan mesin pada posisi idle. Lalu perhatikan kinerja mesin, kalau mesin cenderung bergetar dengan suara yang tidak seimbang maka salah satu busi mati. Anda bisa mengganti salah satu busi tersebut atau main amannya mengganti semua busi.

