Dendrobium, perusahaan yang sebelumnya bernama Vanda dan bermarkas di Singapura, membuat kejutan dengan rencana memproduksi hypercar listrik D-1 dan melakukan debut di Inggris. Meski bermarkas di Singapura, namun Dendrobium akan memproduksi D-1 di Inggris, sementara debutnya akan dilakukan Istana Blenheim di Oxfordshire, Inggris.

Kerennya, debut D-1 di ranah Inggris itu dilakukan bertepatan dengan acara pesta kebun Salon Privé 2018, di mana para pengunjung acara itu akan menjadi yang pertama menyaksikan langsung kehadiran hypercar listrik tersebut.

Nigel Gordon-Stewart selaku CEO mengatakan produknya akan memasuki tahap pengembangan berikutnya. “Kami mendesain mesin listrik sendiri, dan kami berencana menggunakan baterai milik kami sendiri, sebelum berganti ke model solid state yang dapat diandalkan teknologinya,” katanya.

Dendrobium menggandeng Williams Advanced Engineering untuk menghidupkan kembali model ini setelah selama beberapa dasawarsa mati suri. Untuk proyek ini, sepertinya Williams yang akan bertanggungjawab dalam hal produksinya.

Dendrobium mengklaim hypercar ini akan memiliki tenaga hingga 1.800 horsepower dan torsi 1.475 pound-feet, meski detail spesifikasinya belum bisa diungkap sekarang, pun demikian untuk daya jelajah dan waktu pengisian baterainya. Yang jelas, Dendrobium menyatakan bahwa jenis baterainya adalah lithium-ion. Berbekal dua motor listrik, D-1 mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu 2,7 detik dan kecepatan puncaknya di atas 321 km/jam.

Desain eksterior D-1 yang radikal itu menggambarkan anggrek Dendrobium asli Singapura, seperti pintu dan atapnya yang dirancang mirip dengan kelopak bunga angrek ketika membuka. Tema desain radikal juga menyasar interior D-1, dengan pengemudi sebagai fokus utamanya. Sebelumnya Dendrobium dan Vanda menyebutkan bahwa 2020 akan menjadi awal produksi dari D-1, tapi belum diketahui apakah perusahaan itu masih akan mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan tersebut.

