Belakangan ini Nissan New Terra baru saja diperkenalkan ke kawasan Asia Tenggara dan khususnya Indonesia. Ibarat ‘lahan basah’, SUV bersasis ladder frame memang masih berpotensi besar negeri kita. Tetapi tahukah anda hanya berbeda satu huruf, Nissan Xterra sudah terlebih dahulu diperkenalkan di negeri Paman Sam sejak 1999 hingga 2015 sebagai SUV berpenggerak empat roda.

Sekedar info Nissan Xterra memiliki nama yang berbeda disetiap negara diantaranya Iran punya nama lain Nissan Roniz, di China mengeluarkan dua versi yakni Dongfeng Oting lantaran diproduksi oleh Dongfeng Motor dan versi lainnya diproduksi oleh Nissan Motor Company sendiri dengan sebutan Nissan Paladin. Sementara di Brazil menggunakan nama yang sama yakni Nissan Xterra. Jadi nggak heran jika sosok yang mengadopsi dari platform double cabin Nissan Frontier ini terdengar asing dikawasan Asia Tenggara.

Enam belas tahun sudah Nissan Xterra berkibar di Amerika, namun berita buruk melanda pabrikan Nissan Motor lantaran adanya kemungkinan SUV ini tidak akan mendarat lagi di AS. “Saat ini distribusi Xterra di Amerika diluar jangkauan kami,” cetus Hironori Awano, Chief Vehicle Engineer of the Terra. Awano menambahkan bahwa aspek-aspek tertentu sebagai SUV yang tangguh sangat cocok untuk orang Amerika.

“Padahal ukurannya sangat pas untuk pasar AS. Pasar AS adalah salah satu yang paling sulit, bukan hanya karena uji tabrakan tetapi juga karena ekspektasi pelanggan,” imbuhnya. Persyaratan keamanan dan ekspektasi pelanggan menjadi masalah krusial saat ini.

Lead Desainer Terra, Masato Takahashi mengatakan, “Tim kami mengabaikan sensibilitas Amerika Utara ketika merancang kendaraan, selera pasar yang makin berkembang adalah hal paling darurat yang menjadi prioritas kami”.

Kembalinya Xterra memicu spekulasi tentang debutnya di AS, Xterra sebagai SUV midsize kemungkinan akan beralih ke full size SUV yang masih mempertahankan sasis ladder frame. Selain isu tersebut, soal peraturan ekonomi bahan bakar yang semakin ketat juga membuat Xterra kesulitan dan memakan lebih banyak biaya.

