Connect with us

Did You Know?

Tekanan Kompresi Mobil Anda Tinggi, Apakah Aman??

Tekanan kompresi memiliki peran penting terhadap proses pembakaran mesin. Memang, dalam terjadinya pembakaran tekanan kompresi ini tidak secara langsung berpengaruh karena untuk terjadinya pembakaran harus ada bahan bakar, api dan oksigen. Misalkan seperti tabung gas pompa, tabung ini menggunakan bahan bakar minyak namun sebelum digunakan, tabung perlu dipompa dahulu.

Ternyata ini bertujuan agar proses pembakaran bisa berlangsung lebih mudah dan lebih besar semburan apinya. Pada mesin pun demikian, tekanan kompresi berpengaruh untuk memudahkan terjadinya pembakaran dan membuat daya ekspansi hasil pembakaran lebih besar. Nah, hal yang sekarang kita bahas adalah apa yang terjadi apabila kompresi mesin mobil terlalu tinggi?

Pasti banyak yang bertanya-tanya, rata-rata kasus yang biasa orang alami adalah kompresi bocor. Dan ternyata ada penyebabnya kenapa kompresi pada mesin mobil kita bisa berlebihan atau terlalu tinggi. Hal tersebut dikarenakan:

1. Kerak menumpuk didalam ruang bakar

Kerak didalam ruang bakar bisa muncul karena beberapa hal, intinya kerak didalam ruang bakar ini akan membuat volume ruang bakar menjadi lebih kecil. Karena kerak ini menempati volume yang harusnya ditempati oleh udara, sehingga dengan adanya kerak ini maka udara akan terdorong ke

2. Akibat turbo tambahan

Ada beberapa perlakukan modifikasi ekstrim yang salah satunya dengan menambahkan turbo tambahan yang mengarah pada mesin. Tujuannya, agar udara yang disuplai menjadi lebih banyak dan lancar namun semakin banyak udara yang dimasukan kedalam mesin maka tekanan kompresinya juga akan semakin meningkat. Ini karena tekanan kompresi diperoleh dari penyempitan ruang didalam silinder mesin. Didalam ruang tersebut sudah ada udara, akibatnya saat penyempitan ruangan udara akan tertekan sehingga tekanan udaranya naik.

Kalau volume udara awal sebelum terjadinya penyempitan ruang itu lebih banyak, otomatis tekanannya akan semakin meningkat ketika dikompresi. Inilah yang menyebabkan rasio kompresi pada mesin turbo itu lebih tinggi. Sebenarnya hal diatas (memakai turbo tambahan) benar-benar bisa menaikan tenaga mesin, namun yang perlu dicatat anda harus menggunakan bensin dengan oktan yang lebih tinggi. Kalau bensin tidak diganti, bukannya tenaga yang nambah justru mesin akan ngelitik.

Akibat Kompresi Mesin Terlalu Tinggi

Sebenarnya nilai tekanan kompresi akan disesuaikan dengan output yang diinginkan. Artinya kalau ada perubahan pada tekanan kompresi pastilah ada akibat pada output mesin. Dan hal apa saja yang terjadi apabila kompresi pada mesin mobil anda terlalu tinggi?

1. Mesin ngelitik

Engine knocking atau mesin ngelitik adalah kondisi dimana muncul suara ketukan pada blok silinder saat mesin hidup. Ini terjadi karena ada pre-ignition. Pre-ignition adalah pembakaran yang terjadi sebelum busi menyala. Kondisi ini muncul karena suhu didalam ruang bakar saat langkah kompresi melebihi titik nyala bensin. Bensin akan langsung terbakar dengan sendirinya saat ada udara memiliki suhu lebih tinggi dari titik nyala bensin. Peningkatan suhu ini bisa disebabkan karena tekanan kompresi yang terlalu tinggi.

2. RPM mesin melambat

Efek selanjutnya, seperti pada mesin diesel. Mesin diesel memiliki power yang kuat namun top RPM tidak sekencang mesin bensin. Itu karena semakin tinggi tekanan kompresi, semakin berat pula langkah pistonnya. Sehingga bisa dikatakan tekanan kompresi tinggi dapat membuat RPM mesin lebih berat.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect