Connect with us

Did You Know?

Mesin Diesel Bersuara Kasar? Apa ya Penyebabnya?

Mesin diesel commonrail dikenal lebih ramah lingkungan dan suaranya juga lebih tenang, untuk itu banyak mobil mewah yang sudah melirik mesin diesel sebagai jantung pacunya. Ada beberapa komponen yang berpotensi menyebabkan suara berisik pada mesin, penyebab ini memang terjadi bukan hanya pada mesin diesel tapi mesin bensin juga bisa. Tapi, mesin diesel yang memiliki cycle lebih keras lebih berpotensi mengalami masalah ini, seperti:

1. Bunyi Akibat Engine Knocking

Engine knocking atau detonation adalah kondisi dimana terdapat lebih dari satu kali proses pembakaran mesin dalam satu siklus 4 tak. Memgapa demikian ? secara normal, langkah combustion pada mesin itu hanya berlangsung sekali dam serentak, artinya ketika busi menyala maka seluruh gas yang ada di ruang bakar harus terbakar.  Tapi, pada kejadian detonation ini dikenal istilah pre-ignition atau penyalaan dini, yakni ketika gas terbakar dengan sendirinya tanpa percikan busi. Biasanya ini terjadi sesaat sebelum busi menyala sehingga tekanan yang dihasilkan oleh pembakaran dini ini akan bertumbukan dengan piston dan silinder yang sedang mengarah ke TMA. Hal itu akan mengeluarkan bunyi knocking yang khas seperti ketukan dua logam.

Pada mesin diesel yang tidak dilengkapi busi, knocking diawali dari adanya sisa solar yang keluar dari injektor setelah proses pembakaran. Hal itu membuat ada bahan bakar mentah yang tidak terbakar, ketika piston berada pada langkah kompresi maka solar tersebut akan terbakat sebelum injektor mengeluarkan solar karena temperatur udara yang dikompresi cukup tinggi.  Umumnya suara knocking ini terdengar seperti dua benda yang saling berketukan dengan interval tertentu secara terus menerus atau bisa juga terdengar ngelitik. Kondisi ini memang tidak selamanya terjadi, biasanya suara knocking akan terdengar ketika mesin mengalami overheat, atau ketika mesin berada pada RPM tinggi.

2. Bunyi Kasar Karena Bocor Kompresi

Kebocoran kompresi bukan hanya membuat tenaga mesin ngempos, tapi suara yang dihasilkan juga jadi lebih kasar. Logikanya, pasti kita akan mendengar suara desisan ketika suatu udara bertekanan bocor misal pada ban. Kompresi mesin juga sama, tapi karena kompresi ini memiliki tekanan cukup tinggi dan berlangsung dengan cepat maka suara yang dihasilkan tidak lagi seperti desisan tapi seperti suara ngorok. Biasanya bocor kompresi ini terjadi pada beberapa titik, jika terjadi kebocoran kompresi pada ring piston maka bunyinya tidak terlalu terasa karena berada didalam mesin. Tapi jika kebocoran kompresi ini terjadi pada klep atau pada seal injektor maka suaranya akan terdengar jelas.

3. Bunyi Disebabkan Oleh Timming Chain

Fungsi rantai timming adalah untuk menghubungkan putaran engkol dengan camshaft. Tujuannya agar camshaft bisa berputar sesuai dengan RPM mesin. Pemakaian timming chain berbahan baja ditujukan agar lebih kuat dan tidak molor sehingga timming mesin bisa terjaga tanpa mundur. Tapi, rantai ini layaknya rantai roda sepeda motor. Kira-kira seperti apa bunyinya ? memang jika tidak kendor maka tidak terlalu terdengar. Tapi jika rantainya kendor maka bunyinya bisa membuat kita tidak nyaman.

Begitu pula pada timming chain mesin, kelemahan rantai berbahan logam ini adalah pemuaian. Biar bagaimanapun juga, logam pasti akan memuai apabila terkena panas. Dalam hal ini panas mesin yang berpotensi membuat rantai molor. Tapi, sekali lagi itu sebenarnya sudah diantisipasi dengan adanya auto tensioner. Yakni komponen penguat tegangan rantai memanfaatkan daya pegas untuk mendorong rantai ke arah dalam. Namun, komponen ini ternyata juga memiliki batas pemakaian. Jika tensioner juga kendor maka rantai akan mengendor. Akibatnbya, bunyi kasar atau klotok-klotok pada mesin tak terhindarkan.

4. Celah Katup Lebar

Celah katup adalah gap atau jarak antara ujung batang katup dengan rocker arm. Mengapa mekanisme katup harus diberi celah ? itu untuk menghindari kebnocoran kompresi ketika mesin panas. Jadi, ketika suhu mesin meningkat maka katup dan rocker arm juga akan mengalami peningkatan temperatur. Katup dan rocker arm itu berbahan logam, artinya panas bisa membuat kedua komponen ini memuai.  Apalagi katup terhubung langsung dengan panas pembakaran mesin sehingga laju pemuaian juga akan lebih cepat. Jika katup memuai dan batang katup menjadi lebih panjang maka akan membentur rocker arm.

Akibatnya, katup akan sedikit terbuka karena dorongan batang katup yang lebih panjang, tapi jika ada celah katup kaka meski batang katup memuai tidak akan menyentuh rocker arm, sehingga katup tetap rapat. Tapi, karena ada celah maka akan timbul bunyi ketika rocker arm menekan batang katup. Bunyi ini seperti ketukan ringan tapi karena ada banyak silinder serta kinerja rocker arm cepat maka bunyi berisik akan terdengar. Untuk itu ada limit celah katup sebagai celah ideal yang mencegah terjadinya kebocoran kompresi tanpa menimbulkan suara berisik. Biasanya celah itu berada pada angka 0,2 mm pada katup intake dan 0,3 mm pada katup exhaust. Jika ternyata celahnya lebih longgar dari limit maka bunyi berisik akan sangat jelas terdengar.

5. Roller Pulley Aksesoris Mesin Aus

Untuk masalah-masalah berikutnya terletak pada bagian luar mesin. Contohnya mada mekanisme v belt mesin. Fungsi v belt atau drive belt adalah untuk menyalurkan putaran engkol ke pulley aksesoris mesin seperti pulley pompa air, pulley altenator dan pulley pompa steering. Pulley tambahan ini, memiliki fungsi masing-masing intinya menerima putaran yang disalurkan oleh belt dan menyalurkannya ke komponen yang dibebani. Dibagian tengah pulley terdapat roller sebagai bearing antara pulley dengan poros pulley. Jika ada salah satu roller yang lepas atau hancur atau memgalami keausan maka pulley ini akan mengeluarkan bunyi yang khas ketika berputar.

6. Roller Idler dan Tensioner Sudah Aus

Idler pulley adalah sebuah pulley yang dileyakan pada blok mesin. Pulley ini tidak memutar komponen apapun hanya sebagai pembentuk alur drive belt. Sementara, tensioner berfungsi untuk menegangkan drive belt agar tidak kendor menggunakan gaya pegas. Kedua pulley ini sama-sama memakai roller pada porosnya jika ada keausan atau kerusakan maka akan timbul bunyi.

7. Sirkulasi Oli Tidak Baik/Oli Mesin Habis

Fungsi oli adalah melumasi komponen mesin dari gesekan. Jika oli sudah mengalir mengenai komponen mesin maka lapisan oil film akan melapisi komponen tersebut sehingga ketika terjadi interaksi antar kompomen, secara tidak langsung komponen itu tidak bersentuhan melainkan ada lapisan oli yang menyekatnya. Sehingga akan lebih awet dan licin. Jika lapisan oil film pada komponen mesin tidak ada, maka saat seluruh komponen didalam mesin berinteraksi keduanya akan langsung bersentuhan. Maka hasilnya, akan timbul bunyi ketukan atau gesekan antar logam.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect