Connect with us

Did You Know?

Ajak Anak Kemping Bareng? Kenapa Tidak?

Caucasian Family Camping Fun. Caucasian Family in the Tent. RV Motorhome Camper in the Background.

Dewasa ini sebagian besar anak-anak tidak memiliki banyak pengalaman tentang alam, mereka adalah makhluk urban yang hidupnya dilingkupi oleh teknologi, misalnya gadget. Sepasang tangan mereka seolah nggak bisa terlepas oleh benda ajaib ini, bahkan sampai lupa waktu. Nggak ada yang salah dengan mengikuti perkembangan teknologi tetapi bukan berarti kita tidak mengenal alam yang memberi kehidupan pada setiap insan manusia.

Disinilah pentingnya peran orang tua terhadap kualitas pribadi mereka di masa depan. Orang tua punya tanggung jawab besar dalam mengajarkan berbagai hal dan mengenalkan banyak pengalaman termasuk alam. Nah, kemping bersama anak adalah salah satu cara yang bisa dilakukan orang tua, memberi kesempatan untuk menunjukkan kepada mereka seperti apa alam Indonesia dan mengapa alam layak dilestarikan. Mungkin selama ini hanya para bapak-bapak yang menikmati kemping saat offroad, sesekali mengajak seluruh anggota keluarga juga perlu.

Bagi masyarakat urban, khususnya orang tua mungkin ada yang berpikir bahwa kemping adalah aktivitas yang merepotkan. Harus buka tenda sendiri, bawa ini dan itu. Padahal banyak manfaat yang diperoleh si anak dari kegiatan kemping. Tak hanya sekedar liburan, tetapi menyodorkan pengalaman dan petualangan baru bagi anak maupun orang tua dan yang paling penting adalah bermanfaat bagi kesehatan emosional, psikologis dan juga sosial seluruh anggota keluarga.

Memang nggak gampang mengajak anak ke dunia yang belum pernah mereka temui, apalagi jika anak mulai bosan dan terganggu dengan lingkungan sekitar. Jangan pernah bilang ‘nggak bisa’ untuk sesuatu yang belum kita coba. Sebagai orang tua pasti punya banyak cara untuk menaklukkannya, mungkin bisa dimulai dengan game kecil yang berhubungan dengan alam, atau membawa mainan yang mereka senangi.

Berikut beberapa manfaat yang bisa dipetik dengan mengajak kemping bersama anak-anak:

  1. Perkenalkan dan ajarkan tentang binatang yang ada disekitar anda namun tetap diberi batas untuk tidak menakut-nakuti atau memberi mereka makan tidak peduli betapa lucunya binatang tersebut. Tujuannya adalah agar anak-anak melihat dan menghargai lingkungan sekitar secara alami.
  2. Ajak anak-anak untuk membantu aktivitas selama kemping seperti memasang tenda, memasak, dan mengumpulkan kayu bakar untuk mengajari kerja sama dengan orang lain. Dari sini si anak dapat menikmati jerih payah pekerjaan mereka dan membangun kepercayaan diri. Kemping juga sering digunakan untuk membantu si anak mengembangkan konsep diri.
  3. Belakangan ini banyak camping ground yang menawarkan fasilitas nyaman dan praktis yang keluarga butuhkan. Tetapi jika orang tua ingin anak memiliki pengalaman lebih, kemping mandiri bisa jadi bahan pertimbangan. Tujuannya adalah mengajarkan ketrampilan si anak untuk bertahan hidup yang mungkin belum pernah mereka temui sebelumnya.
  4. Kemping mengajarkan anak-anak cara menikmati alam bebas tanpa membahayakan lingkungan sekaligus mengenalkan mereka aturan dasar berkemah seperti membuat api unggun di tempat yang aman atau yang sudah ditentukan, menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya atau jika perlu dibawa pulang, hormati sesama penggiat kemping dan terakhir ‘take only photos, leave only footprints’!
  5. Kemping adalah aktivitas yang direncanakan dan dilakukan bersama sehingga punya peluang untuk saling terbuka dan mengenal lebih dalam karakter satu sama lain. Kemping bisa jadi momen baik dengan bertukar pendapat dan cerita, mungkin bisa dilakukan saat duduk disekitar api unggun atau didalam tenda. Seluruh anggota keluarga pun jadi lebih akrab dan kompak.

Sebuah studi menunjukkan bahwa aktivitas outdoor berperan penting dalam pengembangan kognitif anak. Seorang psikolog Nancy M. Wells, dalam penelitiannya menemukan bahwa fungsi kognitif (cognitive functioning) anak-anak yang memiliki akses ke alam akan berkembang lebih baik dibanding yang lain. Saat kemping anak-anak dihadapkan pada berbagai situasi dan tantangan untuk keluar dari zona nyaman dan mencoba banyak hal baru.

Selain itu, anak dilatih untuk beradaptasi, berpikir kritis, fleksibel, dan mengutamakan kepentingan bersama. Kondisi kemping yang mungkin dirasa jauh dari zona nyaman dimana semua kebutuhan harus kita siapkan sendiri seperti memasang tenda, menyiapkan makan malam, menyiapkan sleeping bag kemudian mengemasnya kembali dan lain sebagainya akan melatih dan memperkaya kemampuan mengolah emosi mereka.

Jadi gimana gaes, masih ragu ajak anak-anak kemping? Dengan mengajak anak ke alam bebas, banyak hal positif yang bisa diambil, mereka akan belajar banyak tentang diri mereka sendiri dan dunia tempat mereka tinggal. Bonusnya, mereka akan menjadi anak yang tangguh melawan ganasnya dunia.

Kalau ada yang tanya, mulai umur berapa anak diajak kemping? Tidak ada batasan usia minimal untuk melakukan aktivitas kemping, dapat diperkenalkan sedini mungkin bahkan balita. Terpenting adalah kesiapan gear, lokasi kemping, terlebih kesiapan fisik serta mental orang tua. Dengan persiapan yang matang, kemping pun jadi meriah. Selamat menikmati setiap detiknya berbaur dengan alam semesta yang selalu mengajarkan kita cara bersyukur!

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect