Connect with us

Cars

Jeep Gladiator 2020: The Real Gladiator Is Back!

Weits, bukan! Ini bukan Scrambler, itu sebabnya Jeep pikap model 2020 disebut Gladiator. Gladiator adalah pikap asli, bukan Wrangler dengan bak. Cukup lama menunggu sang penerus Gladiator ini kembali dan tentunya siap meramaikan pasar pikap mid-size yang sangat kompetitif di Amerika. Sebut saja ‘musuh bebuyutan’ yang juga sedang naik daun di negeri Paman Sam adalah Toyota Tacoma dan Chevy Colorado / GMC Canyon. Yaps, memang reputasi Toyota terbilang kuat memegang kendali di pasar pikap/ truk.

Nama Gladiator memang diambil dari pendahulunya, oleh karena itu Jeep Gladiator 2020 sebagai bentuk penghormatan terhadap cikap bakal Gladiator yang diproduksi selama 26 tahun. Sedikit merunut jejak dimana Gladiator ini berasal, Jeep Gladiator adalah bagian dari Jeep pikap atau disebut J-Series yang merupakan truk pikap full-size yang berbasis platform Jeep SJ, lebih dikenal dengan nama Jeep Wagoneer. Gladiator maupun desain pikap diproduksi dari tahun 1962-1988, kala itu Gladiator adalah truk pertama pasca perang yang dipakai oleh Angkatan Darat AS. Truk ‘sangar’ ini awalnya didesain sebagai kendaraan sipil kemudian disesuaikan untuk penggunaan militer.

Jeep menegaskan bahwa Gladiator, juga disebut JT adalah truk asli dengan bak terpisah, bukan JL Wrangler dengan bak yang lebih panjang seperti halnya Scrambler. Gladiator dibangun dengan kemampuan offroad sekaligus truk 4-pintu yang berfungsi penuh serta bak serbaguna, persis apa yang dibutuhkan pasar saat ini.

Tak ditampik jika Gladiator memang sama atau mirip JL Wrangler, khususnya pada kabin dan bagian depan. Kenyatannya, frame secara spesifik didesain untuk JT, seperti gardan solid lebih besar, rem, roda, suspensi, dan ban mud-terrain 33 inci pada model Rubicon. Tersedia ban Falken M/T ukuran LT285 / 70R17 dengan rating beban C, sedangkan Sport dan Sport S mendapatkan ban Bridgestone Dueler HT 685 atau A/T RH-S ukuran 245 / 75R17, serta varian Overland mengandalkan ban Bridgestone Dueler HT atau A/T RH-S255 / 70R18.

Sementara grill dimodifikasi demi aliran udara yang lebih baik lantaran kapasitas pikap ini dinilai mampu menarik beban sebesar 7.650 pon/ 3,5 tondan muatan 1.600 pon. Wah cukup besar di kelasnya ya, bro. Dengan wheelbase 137 inci dan bak berukuran 5-kaki, JT 400 pon lebih berat jika dibanding JKU (JK Unlimited). Gladiator juga satu-satunya pikap konvertibel di pasaran, ditawarkan removable hard-top dan soft-top, atau keduanya. Pula menawarkan pilihan spion JL yang terbagi dalam empat trim level diantaranya Sport, Sport S, Overland dan Rubicon.

Bentuk fender belakang mungkin awalnya terlihat aneh dan sedikit berlebihan, namun pihak Jeep mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan pada fender saat turun di jalur offroad. Link arm belakang yang diklaim lebih panjang terletak diposisi lebih rendah untuk kontrol dan kemampuan towing yang lebih baik — lantaran suspensi Gladiator merupakan spesifik truk seperti shock Fox bodi alumunium diameter 2 inci yang hanya tersedia dalam model Rubicon.

Soal pelindung bodi model Jeep Rubicon juga mengandalkan full-length side bardan bar tambahan di area bak. Untuk kebutuhan towing, JT dilengkapi dengan opsional receiver Class 4 serta harness 4 dan 7 pin. Sangat disayangkan Gladiator tidak terintegrasi dengan sistem kontrol rem, seperti truk mid-size pada umumnya. Hal yang sama berlaku, adalah tidak adanya port daya 12V key-off di bak pikap. Apakah Jeep tidak berpikir Gladiator akan menjadi kendaraan overland berikutnya?

Seperti halnya kendaraan yang baru diperkenalkan, JT dibanjiri lebih dari 80 item keselamatan dan kenyamanan. Fitur baru juga diperkenalkan seperti tombol Offroad + yang memungkinkan JT meningkatkan kemampuan offroad, gear High untuk melibas pasir dan gear Low untuk menaklukan jalur rockcrawling. Kemampuan pikap offroad ini juga didukung dengan sistem 4×4 Command-Trac dan Rock-Trac, gardan Dana 44 generasi ketiga, selectable lockers, 4:1 transfer case, antisway bar elektrik dan Trac-Lock limited-slip differential. Upgrade interior juga diadopsi dari JL termasuk Offroad Pages di layar infotainment.

Bagian tenaga dan torsi mengandalkan mesin bertenaga bensin Pentastar V6, 285 hp dan 260 lb-ft, dimana akan menjadi standar semua model. Tetapi untuk model 2020 seharusnya Jeep meng-upgrade mesin 3.0L EcoDiesel bertenaga 260 hp dan torsi 442 lb-ft, mengingat kapasitas towing Gladiator cukup besar. Untuk varian mesin bensin akan disematkan girboks manual standar 6-percepatan atau opsional otomatis 8-percepatan.

Frame Gladiator lebih panjang 31 inci, sedangkan wheelbase 19,4 inci lebih panjang dari JLU Wrangler. Juga disebutkan, Gladiator memiliki approach angle 43,6 derajat, breakover angle 20,3 derajat, departure angle 26 derajat, dan ground clearance of 11,1inci. Selebihnya FCA belum mengungkap sejauh apa detailnya.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect