Pernah ga sih kalian mengalami kopling mobil kalian lengket, dan gara – gara hal apa ya kok bisa terjadi hal seperti itu. Sebenarnya masalah kopling lengket terjadi saat pedal kopling diinjak yang harusnya terbebas justru tetap nempel. Ini akan menyebabkan putaran mesin dan transmisi tidak terbebas dengan sempurna sehingga kita akan kesulitan memindahkan gigi. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kopling lengket, antara lain ;
1. Kopling terendam air

Kopling mobil itu bersifat kering yang artinya kopling ini bekerja tanpa memerlukan cairan pelumas apalagi air. Pada beberapa jenis kopling air justru akan semakin memperburuk kondisi kopling. Hal ini karena material asbes yang menjadi bahan dasar kampas kopling kurang baik apabila terkena air. Sehingga kampas kopling justru tetap melekat pada plat penekan meski plat penekan sudah direnggangkan. Masalah ini biasanya muncul sehabis anda menerjang genangan banjir. Kalau hanya dicuci, air tidak akan masuk ke rumah kopling. Tapi saat menerjang banjir apalagi sampai membenamkan setengah roda maka air sangat berpotensi masuk ke rumah kopling.
2. Mobil tidak dipakai dalam waktu yang cukup lama

Mobil-mobil yang di anggurkan dalam waktu yang cukup lama (biasanya sampai tahunan) akan muncul masalah ketika akan digunakan lagi. Salah satunya di sektor kopling. Ini terjadi karena saat mobil tidak digunakan, kondisi kampas kopling terus tertekan (karena secara default saat mobil tidak digunakan kampas kopling memang tertekan). Tapi ini terjadi dengan waktu yang cukup lama.

Dipengaruhi juga dengan faktor cuaca, maka kopling cenderung akan lengket. Jadi saat kita menekan pedal kopling akan terasa sangat keras bahkan kopling benar-benar tidak bisa dioperasikan. Hal itu, bisa disebabkan banyak faktor. Pertama dari master silinder yang berkarat akan mengganggu pergerakan pedal kopling. Selain itu, dari sisi kampas kopling sendiri akan melekat ke plat penekan sehingga cukup berat saat kita menginjak pedal kopling.
3. Kampas kopling sudah habis

Ketika kampas kopling akan habis, maka akan muncul beberapa gejala seperti loss power, gigi susah dimasukan dan kopling yang terkadang keras. Kopling keras dan susah oper gigi disebabkan karena plat kopling dan plat penekan tidak terbebas dengan sempurna saat pedal kopling diinjak alias lengket.

Penyebabnya, karena sudah tidak ada lagi lapisan kampas yang melapisi plat kopling. Sementara bahan dari plat kopling juga logam, maka saat plat kopling bergesekan dengan plat penekan yang juga berbahan logam akan membuatnya aus dan bahkan menempel. Saat ini anda akan mencium bau terbakar yang cukup menyengat dari bagian kolong mobil. Dan saat dibongkar, plat kopling akan gosong.
4. Plat kopling atau flywheel oleng

Plat kopling oleng artinya kondisi plat kopling tidak lurus 0 derajat saay berputar alias oleng. Keolengan plat kopling ini akan menyebabkan kopling tetap terhubung meski plat penekan sudah direnggangkan. Hal ini terjadi lantaran ada bagian kopling yang terbebas tapi ada juga bagian yang masih menempel sehingga akan menyulitkan kita saat akan oper gigi. Selain plat koplingnya, plat penekan serta flywheel juga bisa oleng. Oleh sebab itu, masalah ini tergolong serius meski jarang terjadi.

