Jauh sebelum adanya Dakar Rally, Baja 1000 terlebih dahulu mengawali sesuatu yang gila dan candu terhadap dunia motorsport yang lahir di gurun Meksiko tahun 1967, tepatnya di Baja California. Mungkin kalian sedikit bingung, California kok di Meksiko bukannya di AS? Secara geografis Baja merupakan negara bagian di Meksiko yang berupa kawasan semenanjung. Dari situlah nama Baja 1000 diambil.
Baja 1000 sangat identik dengan enduran dan seiring berkembangnya jaman menjadi semacam perpaduan antara Mad Max, Dakar Rally dan Rainforest Challenge, dimana mampu menarik perhatian ratusan pembalap legendaris, pencari sensasi, bahkan bintang film kawakan maupun amatir, sebut saja diantaranya Steve McQueen dan Mario Andretti.
Tentu saja setiap jenis ajang balap memiliki tantangan tersendiri seperti halnya 24 Hours of Le Mans, sementara Indy 500 dan Daytona 500 juga terbilang tricky, tetapi yang membedakan dengan Baja 1000 adalah mereka tidak harus berurusan dengan lalu lintas dan jebakan-jebakan yang dibuat oleh orang lokal.
Seperti apa sih ajang Baja 1000, bahkan ajang ini kabarnya pernah memainkan peran kunci dalam diplomasi antara Meksiko dan AS. Well, berikut 8 fakta menarik seputar Baja 1000.
-
Skill

Event ini tampaknya tak cocok bagi pemain amatiran, selain menguji ketahanan, skill sangat dituntut tinggi mengingat medan yang disajikan cukup bengis. Pada awal dekade Baja 1000 dimulai, seorang stuntman profesional tepatnya pengendara motor di industri film AS bernama James Sherwin “Bud” Ekins dipercaya menjajal rute untuk pertama kalinya. Kesempatan ini Ia gunakan sekaligus untuk menguji dirt bike Honda keluaran terbaru yang mengambil start di Ensenada dan finish di La Paz selama 39 jam 48 menit.
Sementara balapan di tahun 2016, peserta harus melewati 4 checkpoint dengan rute sejauh 850 mil atau 1368 km yang memadukan antara trek gurun dan jalan aspal. Rute ini mengitari pinggiran Samudera Pasifik sebelum menyeberang ke sisi lain semenanjung, kemudian kembali ke utara menjajaki garis pantai Teluk California sebelum kembali ke pedalaman melalui medan kasar Ojos Negros dan finish di Ensenada. Nyali aja nggak cukup!
-
Kategori terbuka untuk truk, sepeda motor, buggy dan Beetles

Memang ada beragam kategori dan kelas kendaraan pada ajang Baja 1000, tetapi disinilah poinnya. Kategori sepeda motor dan ATV mengawali start, rata-rata mengendarai Honda CRF, KTM dan Yamaha meluncur keluar dari gerbang start membelah ribuan penonton yang antusias menyoraki para peserta pria maupun perempuan pecandu adrenalin.
Setelah itu menyusul raungan mesin 4-stroke seperti truk Ford dan Chevrolet, kemudian diikuti Kelas 1 buggy bertenaga 500hp dan terakhir Volkswagen Beetle. Tak diragukan lagi orang-orang semacam ini haus akan petualangan dan mencintai tunggangannya.
-
Pengetahuan adalah kunci untuk bertahan
Pre-running adalah saat dimana peserta memahami dan mengenal lebih jauh bagian yang dialokasikan dari balapan, dalam hal ini rute. Kebebasan memilih rute yang berbeda baik jalan aspal maupun di hutan belantara menjadi tantangan tersendiri di ajang ini, namun kuncinya adalah memiliki pengetahuan sebanyak mungkin dan cerdas dalam memilih rute, termasuk bagaimana cara menghindarinya. Jika anda cerdas, anda pasti tahu jalan pintasnya.
“Kami melakukan banyak pre-running, anda harus tahu wilayah untuk bertahan, terlebih untuk peserta yang datang dari negara lain mereka sama sekali tidak tahu apa yang akan mereka hadapi. Baja jauh lebih mengejutkan dari yang banyak orang pikirkan, tidak ada tanda yang memberi tahu kemana anda harus pergi, tetapi semakin banyak pengalaman semakin baik. Dan jika anda tersesat, detik terus berdetak,” jelas Ivan ‘Ironman’ Stewart, pemenang Baja tiga kali.
-
Cuaca bisa menjadi musuh
Bagi orang awam, keindahan Baja California Peninsula yang bermandikan sinar matahari adalah salah satu bucket list yang wajib dikunjungi. Tetapi bagi mereka pecandu adrenalin melihatnya dari sudut pandang yang berbeda, tempat ini menawarkan realitas dimana kondisi cuaca dapat menjadi musuh selama balapan, mulai dari kabut yang seakan sulit ditembus hingga hujan dan salju. Belum lagi, pasir tebal yang berhamburan akibat dari spin roda sepeda motor dan mobil.
-
Jalan raya tidak ditutup
Persiapan adalah kunci untuk bertahan selama balapan, tetapi lain hal di Baja 1000 lantaran persiapan tak menjamin segalanya. Ketika peserta mengalami tabrakan di jalan raya, lalu lintas terus berjalan dua arah. Sal fish, pembalap legendaris sekaligus CEO Score International menegaskan, “Jalan raya tidak ditutup, kamu membuat orang-orang lokal berlomba tepat di sebelahmu.”
Kondisi seperti ini sudah menjadi hal lazim terjadi di Baja 1000, bertemu dengan bis, sapi, kuda, dan penduduk lokal yang iseng mengikuti laju kendaraan peserta yang begitu kencang, bahkan terkadang mereka sengaja menggali lubang jebakan.
-
Solo driver

Sejumlah tim terutama dua roda pada umumnya memiliki hingga lima pembalap, tetapi beberapa pesaing lain melakukannya sendirian bahkan tanpa navigator alias solo driver. Salah satunya adalah Ivan ‘Ironman’ Stewart yang pernah menyabet kemenangan sendirian mengendarai truk berkecepatan 400 hp.
“Pergi sebagai solo driver, saya tahu persis apa yang harus saya lakukan dan jika saya terluka diluar sana saya akan sendirian,” ungkap Ivan.
-
Kebijakan luar negeri AS hampir mengakhiri Baja sebelum dimulai
Ketika keadaan memanas setelah AS bergabung dengan Perang Dunia II, Presiden Roosevelt berniat memasang senjata anti-aircraft untuk melindungi adanya potensi serangan dari Jepang. Dari niat tersebut, Presiden mengusulkan bangunan berupa jalanan panjang beraspal yang membentang dari California ke Baja. Lantas Presiden meminta izin kepada pemerintahan netral Meksiko untuk membangun jalan tepat diatas wilayah strategis Baja 1000 yang berupa padang pasir dan pemerintah Meksiko pun menolak.
-
Menyedot perhatian sejumlah superstar

Sejak awal, Baja 1000 memiliki hubungan erat dengan para petrolhead Hollywood. Steve McQueen misalnya, Ia menghabiskan waktu dengan beradu kecepatan bersama sahabatnya, Bud Ekins, mengendarai Chevy buggy atau yang mereka sebut “Baja Boot” pada tahun 1969.
Selain Steve, ada bintang film sekaligus berprofesi sebagai pembalap, James Garner, yang pernah membintangi film Grand Prix tahun 1966. Dan satu lagi superstar pemenang Oscar dan pemenang Le Mans di posisi ke-2 overall tahun 1979, Paul Newman, yang akhirnya tergoda terjun di Baja 1000.

