Saya memang bukan penggemar berat Volkswagen tetapi melihat VW Beetle kustom yang satu ini…ckckck!! Saya akui gokil abis, belum pernah menemukan kustom senekat ini di Tanah Air.
Disebut VW Beetle Outlaw “Death” yang dibangun oleh Franz Muhr, seorang builder bertangan dingin dari Kustom Coach Werk di Colorado. VW ini telah dibangun sekitar 10 tahun lalu menggunakan bekas mobil projek Baja Bug yang terbengkalai.

Kalian bingung apa itu Baja Bug? Baja Bug adalah VW standar yang dimodifikasi untuk keperluan offroad baik trek pasir, bukit, dan pantai, bahkan untuk beberapa versi air-cooled VW bawaan pabrik terkadang dimodifikasi sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan di trek offroad. Tren Baja Bug sudah dimulai sejak 1960-an di Southern California.
Lantas Franz bukannya mengembalikan identitas VW ini sebagai Baja Bug tetapi justru membangun interpretasi ekstrim yang terinspirasi dari hot rod Bonneville-bound Salt Flat Racing dimana kala itu nge-tren di tahun 1950-an.

Kultur hot rod sendiri di AS meledak pada pertengahan abad ke-20, sebagian besar dipicu oleh para prajurit Perang Dunia II yang kembali ke kampung halamannya kemudian mencari sedikit kesenangan dan petualangan ke dalam kehidupan mereka yang tinggal di pinggiran kota.
Adapun drag racing dan land speed racing sudah ada sejak 1896, tetapi popularitasnya baru tumbuh secara signifikan mulai awal 1950-an. Dan salah satu lokasi paling jahanam untuk kriteria balap sejenis land speed adalah hamparan garam di Bonneville, Utah. Sejak itu banyak hot rod dibangun khusus untuk land speed racing dan pemenang kelas ditentukan oleh ukuran mesin. Tipikal kendaraan hot rod land speed biasanya identik dengan ‘serendah dan se-aerodinamis mungkin’ serta letak mesin berjarak 1 inci dari si pengemudi.

Dari situlah Franz mengambil konsep yang dituangkan ke VW Beetle keluaran ‘57. Bodi VW Beetle yang ikonik seperti cangkang kerang pun dipotong habis, Franz memotong sebanyak 8 inci di pilar B dan sekitar 1 inci di pilar A dan C. Alhasil terbentuklah garis atap yang sangat rendah sehingga memungkinkan visibilitas pengemudi hanya selebar 4 inci di kaca depan, disitulah Franz menyebutnya sebagai “Death”.
VW kustom ini menggunakan torsi bar Tipe 2 pre-1963 tanpa sokbreker untuk menghasilkan kendaraan ‘se-ceper’ mungkin. Rem cakram terpasang di empat sudut dan karena bodi sangat rendah, posisi mesin dan transaxle dinaikkan dengan dudukkan kustom untuk menghindari camber negatif yang berlebihan.

Sementara jantung pacu 1914cc flat-four dimodifikasi dengan piston Mahle 94 mm flat-top sehingga mampu berlari pada rasio kompresi 9:1 serta dibekali sistem knalpot kustom 4-into-1. Disebutkan bahwa VW ini memiliki bobot 1.300 pon, yang berarti rasio kekuatan mesin terhadap berat kendaraan lebih dari cukup untuk membuat pengemudi kelabakan.

Seperti yang terlihat, interior dirancang sangat minimalis dan seringan mungkin bahkan tak dilengkapi dengan instrumen panel, hanya ada stir, kursi, tuas persneling dan tiga pedal. Meski interior minimalis, eksterior terlihat berkelas berkat sentuhan velg American Racing. Tinggi kendaraan ini hanya 36 inci dengan 2 inci ground clearance jadi jangan harap lolos dari ‘polisi tidur’. Hehehe.
VW Beetle Outlaw “Death” pernah masuk dalam Top 10 Custom di majalah Hot Rod pada 2008. Jadi jangan heran jika VW ini ditawarkan dengan harga 40.000 dolar di situs pelelangan RM Sotheby.

