Connect with us

Rally

Beagle Jogja Rally Team Hadapi Berbagai Tantangan di Kejurnas Sprint Rally Seri 3

Tak terasa Kejurnas Sprint Rally telah memasuki seri ketiga yang kali ini diadakan di Stage Park Sentul, Jawa Barat. Tak ingin ketinggalan, Beagle Jogja Rally Team ikut turun ke kompetisi yang berlangsung pada 13-14 November lalu.

Beagle Jogja Rally Team mengirim perwakilannya pada tiga kelas yang berbeda, yaitu J3, F3 dan R3. Untuk Kelas J3 ada Marrel dan Udi Baboe yang menggunakan Can Am, di Kelas F3 ada Ando dan Emay yang mengendarai Starlet turbo dan di Kelas R3 ada Pak Janto dan Kiki yang mengandalkan mobil Datsun SSS.

Mobil-mobil sudah sangat dipersiapkan semaksimal mungkin oleh tim mekanik Beagle. Dengan tenggat waktu dua minggu, tim telah bekerja keras untuk memperbaiki Can Am milik Marrel yang sebelumnya mengalami kerusakan pada seri sebelumnya. Di lain pihak, Starlet yang dipiloti oleh Ando juga dikebut pengerjaannya tepat setelah proses pengecatan total. Khusus bagi Ando, seri ini baginya adalah momen testing untuk mendevelop Starlet yang baru saja ganti mesin menggunakan mesin 4FE-FTE yang menurutnya bisa dengan kompeten bersaing bersama pembalap lain di kelas F3.

Keadaan trek di Stage Park Sentul menurut Ando lebih baik dari trek Tanjung Lesung di seri lalu. Bahkan Ando mengakui dia jatuh cinta untuk pandangan pertama dengan trek yang menurutnya punya pemandangan yang cukup indah. Lebih bisa dinikmati, lajur trek cukup lebar dengan tanah yang keras serta berbatu (rocky). Kontur tanah yang naik turun menyuguhkan beberapa tanjakan dan turunan yang terbilang curam.

Semalam sebelum SS1 dimulai, hujan turun dan membuat keadaan trek menjadi basah di beberapa tikungan. Effort lebih perlu dicurahkan demi dapat dengan jeli memilih bagian jalan yang kering agar kendaraan tetap bisa dikontrol dengan baik. Ando juga menambahkan bahwa pada kondisi seperti ini dibutuhkan komunikasi antara driver dan navigator yang baik mengingat trek terbilang sangat tricky dengan banyak blind corner.

Ando menyebut kelas yang tim nya ikuti adalah kelas “Neraka”. Persaingan yang ada terbilang berat, meski begitu para pembalap Beagle mampu memangkas waktu di tiap SS nya. Saking kerasnya, Starlet Ando yang awalnya dari SS1 hingga SS3 selalu dalam keadaan aman terpaksa mengalami mesin jebol yang mungkin diakibatkan oleh radiator yang tidak bisa mengimbangi peningkatan boost turbo yang dilakukan di awal SS4 .

Persaingan yang seru juga terjadi di Kelas J3 dimana Marrel secara maksimal terus mempush Can Am sejak SS1. Sayangnya, seperti Ando dengan Starletnya, Marrel juga mengalami kendala teknis yang menyebabkan dirinya tidak bisa finish walaupun sempat bertengger pada posisi podium di kelas J3. Nampaknya memang kedepannya perlu menggunakan part dengan material yang lebih kuat lagi mengingat masalah yang timbul sama dengan yang dialami di seri sebelumnya.

Dewi Fortuna sepertinya memang sedang lebih menyertai Pak Janto, Datsun SSS yang dikendarainya sehat dan aman hingga event berakhir.

Dari hasil balapan yang telah dilakukan, Marrel menduduki posisi ke-6, Ando juga berada di posisi ke-6 dan Pak Janto ada di posisi ke-10. Untuk Seri Kejurnas berikutnya yang rencananya diadakan di Meikarta, Beagle Jogja Rally Team akan kembali turun di kelas “neraka” yang sama agar bisa focus mengejar klasemen kejuaraan tim.

 

Sumber Foto: Dokumentasi Beagle Jogja Rally Team

 

 

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect