Kini Veloz menjadi produk terpisah dari Avanza, All New Veloz tentunya menghadirkan berbagai fitur dan spek unggulan yang semakin membedakannya dengan generasi pendahulu. Apakah rasa berkendaranya masih sama seperti ketika dirinya masih bergandengan dengan Avanza lama?

Sejak 2003, Toyota Avanza sudah menjadi pilihan mobil MPV banyak keluarga di Indonesia. Dengan hadirnya All New Veloz, nampaknya PT Toyota Astra Motor (TAM) dan Nasmoco mencoba untuk menawarkan berbagai hal yang melebihi sebuah Avanza. Fastnlow sudah mencoba varian tertingginya, Veloz Q CVT TSS, dan kami pastikan mobil ini benar-benar berbeda dan baru.

Toyota All New Veloz kini mengadopsi platform baru yang juga dipakai oleh All New Avanza. Dari hal baru ini saja sudah secara signifikan memberikan rasa berkendara yang jauh berbeda. Dengan konfigurasi penggerak roda depan alias FWD, mesin 2NR-VE yang dipakai kini terasa lebih responsif daripada ketika masih menggunakan konfigurasi RWD. Hal ini mungkin akibat posisi mesin, transmisi, dan roda kemudi yang kini berdekatan.
Varian Veloz Q CVT TSS kami bawa dari Kawasan Kota DIY ke area Hutan Pinus Mangunan dan kemudian ke Resto Rama Shinta di Candi Prambanan untuk menghadiri Launching All New Avanza dan All New Veloz pada Rabu, 24 November 2021. Rute yang kami tempuh meliputi Ringroad yang bisa dianggap bagaikan jalan tol dan rute Hutan Pinus dengan jalan naik turun dengan tikungan yang cukup tajam
Ketika kami bawa menyusuri Ringroad Selatan, berbagai fitur TSS memberikan rasa aman yang lebih melalui teknologi yang selalu mengawasi keadaan di sekitar mobil. Salah saru fitur menarik adalah Lane Departure Assist (LDA) yang jarang ada pada mobil dengan harga di bawah 300 Juta. LDA akan memastikan kita untuk terus berada di bagian marka jalan yang sesuai dan menghindarkan kita dari terlalu dekat dengan tepi jalan. Roda kemudi akan sedikit melakukan koreksi setiap kita akan melewati marka garis tengah, jika ingin menyusul mobil di depan nyalakan lampu sein untuk mematikan koreksi otomatis.

Fitur Blind Spot Monitoring (BSM) dan Pre-Collision System dirasa paling sesuai dengan keadaan jalanan Indonesia. Dengan fitur BSM kita akan diperingati jika ada kendaraan pada area blind spot di sisi kiri dan kanan mobil. Fitur PCS juga membantu kita memberhentikan mobil ketika terlalu dekat dengan objek ataupun kendaraan di depan.
Direktur Marketing PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, pada acara Launching di Prambanan menambahkan bahwa memang TSS dibuat bukan dengan maksud mengambil alih kemudi secara penuh, melainkan untuk membantu pengemudi meraih tingkat keamanan yang lebih optimal. Memang butuh penyesuaian untuk mengendarai Veloz dengan fitur TSS, tetapi jika sudah terbiasa kita akan sangat terbantu dengan berbagai fitur assist dan warning yang ia berikan.

Beralih ke rute khas pegunungan, Veloz Q CVT TSS dapat dengan nyaman melibas jalan tanjakan dan tikungan tajam dengan handling yang mudah untuk dikendalikan. Ekspektasinya mobil akan terasa limbung, ternyata malah tidak. Ini mungkin disebabkan karena center of gravity dari platform baru terbilang lebih rendah daripada platform lama. Veloz tidak mengalami understeer yang berarti jika dibandingkan generasi Avanza yang sebelumnya.
Tenaga 106 PS dengan torsi 14 Kgm yang keluar dari mesin 1.496cc masih terasa mantap digunakan untuk melewati jalan menuju Hutan Pinus Mangunan. Tersedia tiga pilihan mode performa, yaitu Eco, Normal dan Power. Mode Power hanya tersedia di seri tertinggi Veloz, dan mode ini sangat bisa diandalkan ketika menaiki tanjakan yang cukup curam dan berliku di rute Hutan Pinus Mangunan.

Transmisi CVT terbaru memberikan distribusi tenaga yang lembut dengan cara memilihkan rasio gigi yang dibutuhkan. CVT milik Veloz juga dapat memberikan feel transmisi manual hingga tujuh percepatan dengan cara memaju mundurkan tuas agar kita bisa mengatur perpindahan giginya.
Secara Tampilan, All New Veloz membawa konsep sporty khas mobil SUV dengan lekukan yang tegas dan nampak berbeda dengan All New Avanza yang cenderung berkonsep elegan. Namun, interior Veloz tetap memiliki kesan mewah dengan Smart Headunit Touchscreen berukuran 9 inci yang sudah mengadopsi fitur Apple Carplay dan Android Auto. Ada juga layar monitor di bagian tengah kabin, dan digital odometer dengan beberapa pilihan tema tampilan. Menariknya lagi sudah disematkan satu tempat khusus untuk melakukan wireless charging bagi smartphone.

Ekspektasi awal kami dilibas dengan kenyataan bahwa memang All New Veloz bukan sekadar Avanza yang hanya berganti nama. Perubahan yang diberikan terbilang drastis mengingat fitur mewah nan canggih yang diberikan jauh melebihi harga jual yang ditawarkan. Segi keamanan, kenyaman dan kemewahan sudah jauh ditingkatkan dengan medengarkan keiginan konsumen serta mengikuti tren yang terus berjalan.


