BOGOR – Laga perdana Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2022, menjadi tonggak baru bagi Masesolo Racing Team untuk mengukir prestasi di ajang balap mobil touring paling bergengsi di Indonesia.
Melalui pembalap andalannya, Robertus Tjandra, Masesolo Racing Team, berhasil memberikan perlawanan yang sepadan kepada rival terdekatnya, Gerry Nasution dari BMW Team Astra.
Dalam pertarungan Kejuaraan Super Touring Car (STC) 2 Retro 2000, Robertus Tjandra, menjelaskan animo pada seri pertama ini sangat baik. Terlebih, ketika perebutan posisi sepanjang balapan terjadi dengan cukup sengit.
“Situasi balap kemarin itu cukup antusias, mulai dari jumlah peserta yang cukup meningkat, kejuaraan STC ini juga dimeriahkan dengan adanya tim pabrikan,” jelas Tjandra, dalam keterangannya.
Pada balapan tersebut, Tjandra, sukses menuntaskan balapan dengan jantan dan tanpa adanya masalah teknis yang menghantui. Sebagai hasilnya, ia berhak berdiri di podium kedua, sementara podium pertamanya, dikuasai oleh Gerry Nasution, pembalap yang menggeber BMW.
Pembalap Masesolo Racing Team ini mengandalkan Corolla DX KE70 di mana untuk sektor jantung pacunya sudah dimodifikasi sedemikian rupa, sampai akhirnya mampu memberikan performa yang optimal.
“Hasil persiapan team yang matang akhirnya berhasil membuahkan prestasi yang baik. Kami dari Masesolo Racing Team, berhasil finish di posisi 2 pada STC 2 Retro 2000 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 57,561 detik, dan terpaut tipis dari BMW Team Astra yang dipimpin oleh Gerry Nasution,” tambahnya.
Meski sukses menorehkan pencapaian yang brilian pada balapan STC 2 Retro 2000, namun sayang, pada Kejuaraan Indonesia Retro Race, Corolla Betawi miliknya mengalami kendala teknis sehingga balapan hanya berlangsung sepanjang 8 putaran.
“Untuk kejuaraan Indonesia Retro Race kemarin, kita sudah beripaya maksimal. Namun sayang kita hanya bisa menempuh balapan sebanyak 8 lap, ini dikarenakan ada masalah pada pengapian,” sesal Tjandra.
Performa yang mumpuni tersebut, tidak hanya ditopang melalui racikan teknis tangan sang mekanik. Namun, ia juga terbantu lewat adanya dukungan sponsor pada seri ini, di mana Tjandra disupport oleh Linknet dan Sahabat Adrian yang telah berkontribusi dalam eksistensi tim yang berbasis di Tangerang.
“Terima kasih atas bantuan sponsor seperti Linknet, Sahabat Adrian, Angelica Creative dan SurSticker yang telah memberikan dukungan terbaiknya untuk tim ini,” tandas Tjandra.

