Connect with us

Rally

Dulu Swift Sekarang Mitsubishi Evo X, Batara Michdar Coba Tantangan Baru

JAKARTA – Tahun 2022 ini akan memberikan tantangan baru bagi Batara Michdar, pereli asal Makassar, Sulawesi Selatan. Pasalnya, mobil reli Suzuki Swift berkelir kuning yang biasa ia geber, tampaknya harus dipensiunkan dalam waktu dekat.

Sebagai gantinya, adik dari Toto Michdar ini, akan menggeber mobil yang lebih buas dari Swift andalannya. Rencananya, pada Kejurnas Rally 2022 yang akan digelar di wilayah Danau Toba, Sumatera Utara, pada awal Agustus 2022 nanti, ia bakal menggeber Mitsubishi Lancer Evo X.

Guna beradaptasi dengan spesies baru ini, pereli yang juga dikenal sebagai peslalom tersebut, telah melangsungkan sesi latihan pada Senin (11/7/2022) lalu di Stage Park Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Saat perbincangan melalui sambungan telepon, Batara, menjelaskan alasannya hijrah dari mobil 2 Wheel ke 4 Wheel. Menurutnya, ia merasa tertantang dengan karakter buas dari Mitsubishi Lancer Evolution X.

“Mau mencoba tantangan baru aja. Kan lumayan lama, karena sudah 7 tahun kita pakai Swift, dari 2015 sampai tahun ini. Tapi kan memang kepotong Covid-19, dan vakum. Jadi ya pengin punya tantangan baru saja,” ucap Batara.

Setelah berkencan singkat dengan mobil reli tersebut, pereli ini menjelaskan bahwa memang karakter buas tersebut membuatnya harus lebih ekstra hati-hati. Terlebih untuk lecepatan yang dihasilkan, sudah tentu ini merupakan hal baru yang harus ia jinakkan.

“Yang jelas lebih susah. Dan menurut saya lebih enak naik 2 Wheel. Soalnya ini kan mobilnya lebih kencang, jadi memang nyetirnya harus lebih presisi. Ditambah, karena mobilnya memang tenaganya besar, jadi waktu untuk berpikir saat di lintasan jadi lebih sedikit. Berbeda dengan 2 wheel (Swift), karena mobilnya tidak terlalu buas, jadi berpikirnya bisa lebih panjang,” jelasnya.

Batara pun mengakui, jam terbang yang ia miliki di balik lingkar kemudi memang masih kurang. Akibatnya, ia masih meraba mengenai karakter yang dihasilkan dari mobil tersebut. Oleh karena itu, ia merasa bahwa dalam beberapa waktu ke depan, adaptasi yang dilakukan harus lebih banyak lagi guna menopang performanya di atas lintasan.

“Saya jadi merasa seperti anak baru di reli ini karena pakai Evo. Karena kalau naik 2W kan bisa ke depan, perasaan saat kemarin latihan itu, kalau dibandingin sama driver Evo lainnya, kayaknya saya masih jauh,” pungkas pereli yang sempat meraih gelar Juara Nasional beberapa waktu lalu.

Dengan begitu, untuk target pada seri pertama Kejurnas Rally mendatang, ia tidak muluk-muluk bisa merangsek ke depan. Bisa finish dan dapat waktu yang maksimal, rasanya sudah menjadi hal yang cukup baginya. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect