CIANJUR – Perseteruan di Kelas Wanita pada Kejurnas Slalom 2022 yang berlangsung di Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (17/9/2022), terus memperlihatkan kompetisi yang semakin sportif.
Tidak hanya nama Alinka Hardianti saja yang mewarnai starting list peserta, tetapi ada beberapa nama lagi, dan salah satunya adalah Dina Priscillia, peslalom wanita yang masuk dalam kategori pemula.
Bersaing di putaran keempat ini, Dina, mengaku harus banyak lagi melatih diri untuk mempersiapkan seri kejurnas. Pasalnya, hasil yang dipetik pada putaran keempat ini, jauh dari apa yang ia harapkan.
“Seri Cianjur ini, saya harus lebih banyak belajar lagi. Supaya ke depannya bisa bawa pulang prestasi, saya rasa harus banyak yang harus diperbaiki dan supaya lebih baik lagi,” buka Dina, saat berbincang dengan FastnLow.

Dina Priscillia petik pelajaran berharga dari Seri Cianjur 2022
Meski dirinya termotivasi dengan persaingan yang terjadi di atas lintasan, namun kesiapan fisik serta cara mengemudi yang masih harus diasah, membuat ia harus terlempar dan tidak masuk dalam rombongan finalis.
Selama Heat 1 dan Heat 2, Dina, memang terlihat masih meraba mengenai karakter mobil. Ia juga menjelaskan bahwa harus ada perbaikan serta latihan yang lebih baik lagi untuk bisa bersaing dengan para peslalom wanita di Kejurnas Slalom.
“Persaingan di Kejuaraan Wanita itu bisa jadi motivasi kita supaya lebih baik lagi dari yang lainnya. Kalau saya lihat, saya seperti kurang cepet bawa mobilnya mungkin, soalnya kan udah lama enggak latihan lagi,” tambah Dina.
Selain itu, melihat prestasi yang sempat masuk dalam lima besar Kejuaraan Wanita pada putaran di Tulungagung, Jawa Timur, Dina, menjelaskan hal tersebut memang sebuah risiko yang harus ditanggung.

Dina Priscillia petik pelajaran berharga dari Seri Cianjur 2022
Sebab, jika kurang latihan serta kesiapan fisik yang tidak mendukung, membuat performanya di atas lintasan mengalami penurunan.
“Ya enggak apa-apa, artinya saya harus lebih banyak belajar lagi untuk kedepannya ya. Terlebih untuk fisik, sepertinya ini adalah pr yang besar bagi saya. Bagaimana saya harus bisa mempersiapan fisik untuk seri kedepannya,” ungkapnya.
Sementara bicara mengenai persaingan dengan lawannya, di Kelas Wanita menurutnya dari seri ke seri semakin kompetitif. Ia melihat semua nama-nama yang ada di starting list merupakan lawan yang harus diantisipasi dan tidak bisa dianggap remeh.
“Di Kejuaraan Wanita, semakin kompetitif, dari catatan waktu semakin tipis-tipis. Ini yang jadi motivasi saya untuk bisa lebih baik dari mereka,” tandas Dina. (*)

