Connect with us

Rally

Meski Memiliki Kans Menang, Julian Johan Enggan Terbuai

Toyota Land Cruiser 200 masih jadi andalan Julian Johan di AXCR 2024
Toyota Land Cruiser 200 masih jadi andalan Julian Johan di AXCR 2024

JAKARTA – Masuk di dalam persaingan di Kelas T1G, mobil-mobil yang minim modifikasi dengan bahan bakar bensin, Julian Johan, pereli Jejelogy GHP memiliki optimisme untuk bisa tampil maksimal pada Asia Cross Country Rally (AXCR) 2024.

Berdasarkan lawan yang akan dihadapi, dari starting list terlihat ada lebih kurang 7 pesaing yang berada di kelas yang sama. Salah satunya adalah Memen Harianto, pereli Indonesia yang saban tahun mengikuti ajang rally raid terganas di Asia ini.

Menanggapi peta persaingan tersebut, Julian Johan atau yang akrab disapa Jeje, mengungkapkan rasa optimisnya. Namun, ia tidak mau gegabah dengan menggadaikan kans juaranya. Menurutnya, dalam balapan, faktor x atau keberuntungan memiliki porsi penting sehingga ia enggan terbuai dengan data di atas kertas.

“Melihat persaingannya di kelas T1G, kita tetap mengatakan di balap ini faktor x banyak,” ungkapnya, di sela-sela konferensi pers yang dilakukan di Jakarta (10/7/2024).

Julian Johan enggan terbuai meski memiliki kans menang di AXCR 2024

Julian Johan enggan terbuai meski memiliki kans menang di AXCR 2024

 

Ia menambahkan, berkaca dari kejadian pada tahun 2023 lalu, ada seorang pereli yang memiliki catatan waktu bagus di setiap etapenya. Namun, karena faktor luck, ia terhambat dengan adanya rintangan saat melakoni salah satu etape.

“Kalau melihat tahun lalu, ada satu pereli yang catatan waktunya bagus sekali di setiap Special Stage. Tapi kemudian, akhirnya dia kemakan waktu lama karena ada handicap, di mana jalannya dihalangi truk yang mengalami as roda jebol di tengah lintasan,” tambahnya.

Dengan situasi seperti itu, pereli tersebut pun tidak bisa berbuat banyak. Bahkan, untuk melewati truk yang bermasalah tersebut, mobil yang dikemudikannya sulit melakukannya. Justru, pesaingnya bisa lebih leluasa untuk memukul balik waktu lantaran terbebas dari rintangan tadi.

“Dan dia sama sekali tidak bisa menyalip truk tersebut, sementara saingannya yang lain ada di depan truck tersebut,” bebernya lagi.

Ia menegaskan, kemasan Asia Cross Country  Rally ini menggunakan jalan umum, dan tidak ditutup selama kompetisi berlangsung. Sehingga, hal-hal seperti itu tidak boleh luput dari perkiraan tim.

“Balik lagi, ini adalah jalur open road, bisa saja kita ketemu rintangan terus tiba-tiba lama yang tidak bisa kita lewati. Jadi, sekali lagi kita harus menghormati adanya faktor x,” pungkas Jeje.

Untuk mengarungi musim AXCR 2024, Jeje telah melakukan beberapa persiapan, mulai dari hal teknis mesin, hingga menambah satu co-driver asal Thailand, Chopung Chaiwan, untuk memaksimalkan potensi tim untuk bisa tampil maksimal selama kompetisi yang digelar pada 11-17 Agustus 2024. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect