Connect with us

Rally

Canya Prasetyo Makin Nyetel dengan Mitsubishi Evo X

Canya Prasetyo - Banteng Motorsport
Canya semakin nyetel dengan Mitsubishi Evo X (Foto: Nudhiya Ghulam)

SEMARANG – Putaran ketiga Kejurnas Sprint Rally yang berlangsung akhir pekan kemarin (31 Mei – 1 Juni 2025) di Sirkuit POJ City, Semarang, Jawa Tengah, menjadi bukti keberhasilan adaptasi yang dilakukan Canya Prasetyo, pereli wanita Banteng Motorsport.

Hal ini terlihat dari cara ia mengemudikan mobil reli Mitsubishi Evo X berkelir merah putih, serta catatan waktu yang ia torehkan sepanjang kompetisi. Meskipun dikatakan oleh Canya bahwa pada Special Stage (SS) pertama ia masih pengenalan, namun pada SS berikutnya adaptasi sudah berjalan lancar meskipun belum 100 persen.

Canya Prasetyo - Banteng Motorsport

Adaptasi Canya dengan mobil reli mulai seirama (Foto: Nudhiya Ghulam)

 

“Masih beradaptasi karena Mitsubishi Evo X ini kan punya bagian belakang yang panjang. Jadi pada SS pertama masih bermain mengikuti racing line, tanpa pakai handbrake. Ternyata saya kurang tepat, dan kalau seperti itu bagian belakangnya enggak mau ngeslide. Tapi di tengah balapan, saya coba untuk main handbrake, dan hasilnya memang lebih nurut mobilnya jadi lebih cepat geraknya,” ungkap Canya.

Bicara perolehan waktunya, pada SS1 terlihat Canya belum begitu maksimal sehingga catatan waktunya 4 menit 41,3 detik. Kemudian, pada SS kedua torehannya menjadi lebih impresif lantaran sukses mengemas 4 menit 11,6 detik. Sedangkan pada SS3 yang menjadi peak performance dari Canya, ia sukses membukukan waktu 4 menit 5,4 detik. Namun sayang, pada SS4 mobil relinya mengalami kendala teknis sehingga berpengaruh terhadap performanya.

Canya Prasetyo - Banteng Motorsport

Canya Prasetyo – Banteng Motorsport (Foto: Nudhiya Ghulam)

 

“Setelah lebih matang di SS ketiga, saya mau mencoba lebih perfect di SS4. Namun sayang, ternyata di SS4 ada kendala pada bagian driveshaft depan kiri patah. Dan itu membuat performa mobil tidak lagi 100 persen. Makanya pas di SS4 catatan waktunya melorot jauh jadi 5 menit 23 detik,” tambah Canya.

Kendati ia mampu bersaing dan menjalani adaptasi yang cukup proporsional, namun Canya tidak mau gegabah untuk pasang target tinggi. Baginya, improvement dari sisi perolehan waktu menjadi fokus utama ketimbang hal lainnya. Sebab, ia tidak mau langsung puas dengan pencapaian yang diraihnya di Semarang dan memilih untuk berlatih lagi agar kemampuannya lebih terasah.

Canya Prasetyo - Banteng Motorsport

Mitsubishi Evo X jadi andalan Canya Prasetyo (Foto: Nudhiya Ghulam)

 

“Ini kan mobil baru dan saya harus lebih mengenal karakter mobilnya seperti apa. Mau gak mau ya saya harus lebih dalam lagi, jadi ya pelan-pelan untuk menjajakan diri dengan mobil ini jadi tidak langsung pasang target tinggi, dan saya lebih realistis dulu saja,” tukasnya.

Sementara pada kejuaraan wanita, Canya masih bertengger di puncak dengan catatan waktu tercepatnya. Ia berhasil melampaui beberapa rivalnya dan berdiri tegak di podium pertama. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect