JAKARTA – Bursa calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia periode 2025-2029, telah menghadirkan dua nama besar, Bambang Soesatyo atau yang akrab disapa Bamsoet dan Moreno Soeprapto, anak dari Tinton Soeprapto yang juga merupakan tokok balap nasional.
Kedua nama ini mendapat respon yang sangat baik dari para peggiat motorsport di Tanah Air. Andre Dumais, seorang promotor balap Kejuraaan European Touring Car Championship Indonesia (ETCC Indonesia) dan pegiat motorsport di Tanah Air, menjelaskan perihal alasan ia bersedia berada di barisan Moreno Soeprapto sebagai calon Ketum IMI.
Ada beberapa hal yang membuat pria yang akrab disapa Dume ini memberikan dukungan kepada Moreno Soeprapto tersebut. Salah satunya adalah harapan akan adanya perbaikan terhadap sirkuit Sentul yang saat ini tidak dapat digunakan untuk gelaran balap mobil kejurnas, dikarenakan kondisi lintasan yang tidak layak dari sisi safety. Selain itu, homologasinya telah habis.
“Artinya, ketika hal itu tidak ada atau tidak diperpanjang, maka event dengan skala Kejuaraan Nasional tidak bisa digelar. Karena salah satu syaratnya adalah jelas tentang homologasi tersebut,” ungkap Andre Dumais.

Andre Dumais berikan dukungan untuk Moreno Soeprapto untuk Ketum IMI
Selain itu, dukungan yang ia berikan tersebut dimaksudkan agar organisasi IMI bisa memberikan perhatian kepada para atlet muda baik dari cabang balap roda dua dan roda empat. Hal ini berkaca dari minimnya peran IMI dalam proses yang dilakukan oleh mereka yang ingin menembus panggung dunia.
Kemudian, hal yang juga menjadi concern dari Andre Dumais terkait dukungannya kepada politikus Gerindra tersebut lantaran ia merupakan sosok yang lahir dari dunia motorsport. Ayahnya merupakan pembalap pada jamannya, Moreno yang juga tercatat sebagai pembalap, diharapkan dapat membantu memberikan program serta perhatian yang lebih baik untuk periode kepengurusan yang akan datang.
“Kita harapkan pemimpin yang datang dari generasi muda, sosok Moreno ini yang juga pembalap, mengerti dan memahami dunia motorsport. Selain itu, dia juga memiliki latar belakang politik, yang artinya dia paham mengenai organisasi,” pungkas Dume. (*)

