Connect with us

Rally

Andi Yusrizal Tuntaskan Pertarungan di Kejurnas Sprint Rally 2025

Andi Yusrizal - Dewa United Motorsport
Selebrasi pasca menuntaskan musim Kejurnas Sprint Rally 2025 (Foto: NUdhiya Ghulam)

JAKARTA – Pereli Dewa United Motorsport, Andi Yusrizal, yang berlaga menggunakan Subaru Imprezza STi, sukses menutup rangkaian Kejurnas Sprint Rally 2025 dengan hasil yang impresif.

Eksistensinya tersebut juga sekaligus menambah poin penting bagi tim dalam meraih gelar Juara Nasional Tim.

Dalam bincangnya bersama FastnLow, pereli yang pada seri keenam ditemani Farrel, mengungkapkan sejatinya pencapaian selama satu musim ini bisa lebih baik lagi. Namun ada sejumlah hal yang menjadi tantangan sehingga membuat penampilannya harus lebih berjuang secara ekstra.

“Kalau selama musim ini sih, sebenarnya masih ada dari sisi mobil, masih ada potensi-potensi mobil yang harusnya masih bisa mengejar di posisi tiga besar. Ya kita sama-sama tahu Subaru ini kan speknya bukan spek yang M.1, namun sebenarnya hasil yang saya raih untuk bisa berada di lima besar ini sudah sangat baik,” buka Andi.

Andi Yusrizal - Dewa United Motorsport

Subaru Impreza STi yang jadi andalan Andi Yusrizal di Kejurnas Sprint Rally 2025 (Foto: Nudhiya Ghulam)

 

Selama mengarungi satu musim, Andi Yusrizal, sempat dihadapkan dengan masalah teknis. Hal tersebut disebabkan insiden yang ia hadapi pada saat berlaga di Kejurnas Rally di Rambong Sialang, Sumatera Utara. Pada saat itu, disc brake mobil relinya mengalami retak sehingga tidak dapat menghasilkan performa pengereman yang maksimal.

“Kita kan sempat ikut Kejurnas Rally di Rambong Sialang, nah di situ kita sempat nabrak sampai akhirnya disc brake STi retak. Kita sempat ingin beli, tapi karena mengingat waktu yang begitu mepet dari seri ke seri, akhirnya kita urungkan dan pakai yang standar. Dengan kondisi begitu artinya kan titik pengereman akan lebih jauh karena remnya tidak racing part,” tambahnya.

Meski dengan kondisi yang mobil tidak sepenuhnya optimal, tetapi Andi tetap memberikan perlawanan terhadap para rivalnya.

Andi Yusrizal - Dewa United Motorsport

Andi Yusrizal – Dewa United Motorsport (Foto: Nudhiya Ghulam)

 

Grup M ini dikategorikan menjadi kelas neraka, namun bagi dirinya pesaingan tersebut bukan semata-mata untuk menguji tentang kecepatan. Tetapi, dengan menghadapi rival yang sangat kompetitif harus ada beberapa strategi yang matang.

“Di Grup M memang bisa dibilang ini grup neraka ya. Seru banget di sini. Tapi ya balik lagi ini bukan tentang kecepatan, ada strategi-strategi yang kita harus mainkan. Dan untuk dengan Bintang Barlean, kita memang satu kelas nih di M.1, tapi kita tetap fight tanpa harus ada siapa yang harus mengalah atau team order gitu. Kita sama-sama fight,” tambahnya.

Kendati banyak mengalami sejumlah drama selama satu musim, tetapi Andi Yusrizal tetap berkesan dengan persaingan dan perjuangan sepanjang musim.

Menurutnya, memang tidak mudah untuk bisa tampil selalu kompetitif di tengah keterbatasan. Terlebih pada seri kelima dirinya sempat absen karena ada kesibukan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan sehingga mau tidak mau ia harus kehilangan poin.

Andi Yusrizal - Dewa United Motorsport

Mobil reli sempat mengalami masalah di bagian pengereman (Foto: Nudhiya Ghulam)

 

Di samping itu, ia juga telah berencana untuk melakukan beberapa penyesuaian terkait setup mobil reli miliknya. Ada sejumlah hal yang akan ia lakukan untuk lebih mengoptimalkan potensi agar bisa tampil lebih menekan para rivalnya di atas lintasan.

“Baru di musim 2025 ini kita turun hampir full seri, kecuali di seri lima enggak ikut karena ada pekerjaan. Dan seru banget, hasilnya juga sudah sesuai harapan meskipun sempat mengalami beberapa trouble tapi Alhamdulillah kita masih bisa finish di lima besar. Apalagi bisa tampil dan memberikan perlawanan buat mobil-mobil lainnya,” pungkas Andi Yusrizal. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect