JAKARTA – Workshop Engine Block Autoworks yang bermarkas di Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, berhasil menuntaskan laga pamungkas Sentul National Drag Race 2025 dengan perolehan podium pertama.
Adapun dragster yang sukses merengkuh podium pertama tersebut adalah Farhan Taruna, yang mengandalkan Peugeot 306 berkelir hijau.
Pada putaran final tersebut, Engine Black Autoworks sukses memperoleh 3 podium dari masing-masing dragster.
Farhan Akmal Taruna di podium pertama di Kelas Bracket 16 detik 402 meter, kemudian Ardian Pradana di podium keempat Kelas Bracket 16 detik 402 meter, serta Nanda yang sukses meraih podium ketiga di Kelas Bracket 10 detik 201 meter.

Hatar (paling kanan) tim owner Engine Block Autoworks
“Sebenarnya event kemarin itu seharusnya kita menggunakan Peugeot 306 hitam, tapi ternyata belum siap jadi kita beralih ke mobil yang lain dan kita awalnya ingin main di kelas bracket 15 detik 402 meter dan 10 detik 201 meter”.
“Tapi pada sesi latihan, ternyata best timenya untuk 402m masih di 15,4 detik dan 201m 9,9 detik. Jadi kita putuskan ikut di kelas 16 detik 402 meter dan 10 detik 201 meter,” jelas Hadi Taruna, selaku tim owner Engine Block Autoworks, kepada FastnLow.
Keberhasilan tim yang memang identik dengan Peugeout ini tidak lepas dari passion Hatar (sapaan akrab Hadi Taruna) terhadap mobil tersebut.

Mesin masih didominasi part standar
Pada seri final yang dilangsungkan 29-30 November 2025, Peugeot 306 berkelir hijau ini sukses mengantarkan ketiga ujung tombak tim meraih waktu terbaik dan menguasai di masing-masing kelas yang diikuti.
“Alhamdulillah. Kita malah bisa dapat podium pertama dan keempat di kelas 16 detik 402m. Jadi pencapaian baru iya karena bisa juara kelas 16 detik 402 meter. Namun sayang, untuk kelas 10 detik 201 meter kita belum beruntung dan kita baru bisa berada di posisi keenam pas final,’ ujarnya.
Bicara mengenai rivalitas yang terjadi di atas lintasan, tim ini harus beradu strategi dengan sejumlah kompetitor. Sebut saja Honda Jazz GE, Vios, Lexus, Honda City serta Fortuner.
Sementara itu, Farhan, mengungkapkan kebanggaannya bisa merajai kelas tersebut. Dalam bincangnya, ia menjelaskan bahwa tidak bisa menggambarkan kegembiraannya bisa berjaya meskipun mobil yang ia gunakan ini masih terbilang baru jadi dan kompetisi tersebut menjadi debutnya.

Farhan tempati podium pertama di Kelas Barcket 16 detik 402 meter
“Tanggapan saya mengenai hasil yang kita raih pada seri terakhir Sentul National Drag Fest 2025, sangat memuaskan karena dengan mobil yang baru jadi dan baru debut bisa dapat 3 trofi. Dan saya berhasil meraih podium 1 di kelas bracket 16 detik 402 meter,” ungkap Farhan.
Adapun spesifikasi dari Peugeot 306 hijau ini adalah menggunakan mesin empat silinder 2.0 liter DOHC, dengan dukungan Street Camshaft, Individual Throttle, ECU Stocked, serta Piggyback besutan Uninchip.
Adapun jeroan seperti piston dan connecting rod masih mengandalkan bawaan asli tanpa mengalami perubahan. Kemudian komponen seperti Cylinder Head masih standard belum mengalami porting polish.
Bagi Farhan, ada dua hal yang menurutnya menopang performa dirinya bisa tampil maksimal pada seri tersebut.

Peugeot 306 jadi andalan tim Engine Block Autoworks
Pertama dari setup mobil yang sudah sesuai dengan kondisi pada saat itu, yang kedua adalah strategi personal untuk mendapatkan reaction time terbaik agar timingnya bisa masuk di bracket 16 detik.
“Sebetulnya ada 2 resep yang saya punya untuk seri terakhir kemarin. Pertama dari mobilnya dan kedua dari saya sendiri. Dari sisi mobil, yang pasti ini sudah dituning dengan sangat baik oleh tuner saya, yang juga bapak saya, Hadi Taruna”.
“Kemudian tuas persneling atau shifter juga sudah sangat pas dengan gerakan saya jadi tidak ada missed gear. Kemudian yang kedua adalah karena mobil yang saya bawa basic time/estimated timenya 15.4 detik, jadi saya tinggal memainkan reaction time agar waktu nya bisa pas di 16 detik,” pungkas Farhan. (*)

