Indonesia kita ini adalah Negara yang punya banyak kelebihan lho, khususnya di bidang balap mobil yang telah melahirkan banyak generasi yang berbakat. Kiprah mereka pun nggak tanggung-tanggung lho, mulai dari kancah nasional sampai internasional.
Pada kenyataannya, di Negara kita ini pembalap mobil masih kurang dikenal oleh banyak orang cuma beberapa aja yang diketahui kebanyakan orang. Buat kalian warga indonesia sendiri, penting lho buat tau siapa saja pembalap-pembalap yang ada di negara kita ini, terutama mereka yang berperan besar memajukan bidang balap mobil bagi negaranya.
Para pejuang balap mobil ini masih muda-muda juga lho, dan dengan semangat merah putihnya mereka mengharumkan nama indonesia bahkan berhasil mengibarkan bendera pusaka kita di luar negeri.. keren kan?
Nah siapa saja sih pembalap mobil yang sepak terjangnya sampai ke jagadd internasional? Penasaran atau udah nebak-nebak? Yuk kita liat siapa saja mereka..
- Rifat Helmy Sungkar
Kalau untuk yang satu ini, pasti kebanyakan orang udah tau, Rifat Sungkar yang dikenal sebagai perally dan offroader. Punya banyak prestasi yang membanggakan, baik dari lingkup nasional dan internasional.
Pada tahun 2006 Rifat Sungkar dianugerahi “Lencana Prima Yuda Pratama” yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain itu, Rifat yang punya prestasi membanggakan juga ditunjuk sebagai duta safety driving Indonesia, dalam rangka mendukung kampanye FIA dan UNESCO untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas sampai 50%. Nggak Cuma itu, Rifat Sungkar juga memiliki sekolah mengemudi namanya Rifat Driving School. Tujuan utamanya bukan untuk menciptakan pembalap-pembalap handal namun untuk mengajarkan dan mensosialisasikan tehnik mengemudi yang baik, benar, aman dan nyaman sesuai penunjukkan dirinya sebagai duta safety driving Indonesia.
Prestasi terbaru yang diperoleh Rifat adalah pada Kejurnas Speed Offroad IXOR 2015 putaran 6 lalu (11/10) Rifat memperoleh podium kedua Group FFA.
- Muhammad Subhan Aksa
Untuk yang satu ini, sepak terjangnya di dunia balap juga membanggakan lho. Prestasi yang diraih Subhan pada laga Brother Rally New Zealand di tahun 2012 lalu, podium kedua PWRC berhasil diraihnya, yang sebelumnya pada hari pertama 6 SS berhasil dikuasainya.
Pada tahun 2014 lalu, Subhan Aksa juga memberikan kado yang sangat special untuk ulang tahun Indonesia, yaitu kemenangannya pada Rally Malaysia seri ke-4 dari Asia Pacific Rally Championship.
Selanjutnya nih, pada tahun yang sama Subhan berhasil finish 5 besar bahkan 10 poin pun berhasil dibawa pulang. Ajang yang diadakan di Australia tersebut membuat Subhan masuk dalam urutan 16 besar overall dari total 79 starter.
- Rio Haryanto
Namanya sering terdengar diberita bahkan di media social pun sering disebut, apalagi setelah aksinya di Sirkuit Sochi, Rusia Minggu kemarin (11/10). Podium ke-2 yang berhasil diraihnya menambah jajaran pembalap muda berbakat yang semakin menambah bangga Indonesia.
Rio Haryanto yang mengawali karirnya di balap gokart pada tahun 2002 lalu berhasil menunjukkan kemampuannya di dunia balap mobil. Dari yang awalnya ikut ajang GP3 Serie dan sekarang GP2 Series.
Bahkan menurut kabarnya, setelah prestasi yang dicetak pembalap GP2 Series kemarin, Rio Haryanto akan nail level ke Formula 1. Keren dong ya dan bisa meningkatkan nilai Indonesia.
- Muhammad Sean Ricardo Gelael
Setelah ada Rio Haryanto, ada juga Sean Gelael yang nggak kalah berbakat. Di usianya yang terhitung masih muda banget, Sean punya prestasi yang nggak kalah dari senior-seniornya.
Sean sendiri mengawali karirnya dalam dunia balap pada tahun 2005, waktu itu dia menjadi Navigator buat ayahnya (Ricardo Gelael) yang merupakan pembalap senior. Ya karena ada bakat yang mengalir dari sang ayah, akhirnya Sean terjun di ajang gokart pada tahun 2009 dan tetap bertahan di ajang Kejurnas Rally.
Sampai pada akhirnya, di tahun 2011 Sean Gelael ikut ke dalam ajang gokart internasional. Dengan jarak yang nggak lama, prestasinya semakin meningkat dan GP2 pun dicoba. Pada tahun 2012 Sean ikut ajang balap Formula Pilota China Series. Dengan usianya saat ini yang baru 18 tahun, belum 20 tahun lho, tapi prestasinya patut diacungi jempol.
- Emmanuel Adwitya Amandio
Dari balap drift, bisa kita temui Emmanuel Amandio yang berhasil melaju dari nasional hingga internasional. Yang awalnya cuma iseng-iseng buat nyoba drift, sekarang bisa ikut kejuaraan internasional membawa nama indonesia, bukan cuma nama kota.
Drifter yang namanya cukup asing ini memulai prestasinya dengan ikut event kecil-kecilan dari Achilles tahun 2009. Setelah menang, tahun 2010 Amandio pun diboyong ke Thailand untuk menunjukkan keisengan-nya yang akhirnya diseriusin deh.
Beberapa penghargaan yang berhasil diperolehnya antara lain, Youngest Rally Competitor dari IMI Award, setelah itu pada tahun 2010 lalu Dio mendapat posisi ke-3 Formula Drift Asia, dan 2011 Rookie Formula Drift Asia.
- Demas Agil Ramadani
Slalom, drift dan offroad ketiga ajang tersebut digeluti oleh seorang Demas Agil dan banyak kejuaraan telah diikuti. Dengan umurnya yang masih sangat muda, Demas pada tahun 2008 sudah menyabet juara 1 Raising Star Fastron Pertamina Touring Car Championship.
Pada tahun yang sama, Demas mulai terjun ke dunia drift dan dengan juara 2 pun diraih pada laga perdananya. Berlanjut hingga kejuaraan Formula Drift Asia yang skalanya meluas pun di ikutinya. Sampai pada tahun 2014 Demas juga merajai dunia speed offroad yang dimulainya dengan mengikuti Kejurnas Speed Offroad dan Indonesian Xtreme Offroad Racing (IXOR). Hasil terbaik podium 1 dan 2 pun diraih oleh Demas pada dua seri balapan terakhir tahun 2014.
Demas yang tergabung dalam Nos Fajar Trans (NFT Slalom Team) dan juga Banteng Motorsport ini terus menunjukkan kemampuannya, yang pada tahun 2015 ini adalah tahun keduanya mendalami speed offroad. Walaupun pada putaran ke-6 kemaren Demas mengalami kekecewaan, tapi semangatnya tetap berkobar untuk menyambut kejuaraan-kejuaraan selanjutnya.
- Dika Credenda Handogo (Dika CH)
Nah peslalom yang satu ini memang dikenal nggak banyak bicara, tapi aksinya jangan diragukan. Dulunya Dika adalah seorang pemain gokart hingga akhirnya menggeluti dunia slalom bahkan drift.
Selain punya prestasi di bidang balap yang membuat namanya terkenal, Dika CH juga berhasil di bidang akademisnya lho, mantap kan dua bidang bisa dia kuasai. Predikat S2 dari PPM School of Manajemen di Jakarta membuat namanya bertambah, ada gelar MM nya.
Dika yang tergabung dalam tim slalom HRVRT Kalsel ini menjadi juara umum Djarum Super Mild City Slalom 2012 dengan poin 131. Meskipun pada seri ke-2 Kejurnas Slalom 2015 Dika harus puas menduduki juara 3, pada seri pembukaan di Bandar Lampung ia berhasil menunjukkan kehandalannya dengan menduduki posisi puncak kelas A3.
- Dean Zen
Ini dia wakil Indonesia yang tergabung dalam GT Radial Drift Team dan lolos ke Formula Drift Asia 2011 Seri 1, ya Dean Zen. Dean menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang masuk dalam 16 besar dan lolos ke babak 8 besar bersaing dengan drifter dari luar negeri lainnya.
Nggak kalah sama drifter nasional lainnya, pada acara Mogu-mogu Motorsport Festival 2015 di Yogyakarta (7/06) lalu, Dean Zen masuk ke dalam jajaran juri bergabung bersama Loy Ay dan Warnbro dari Malaysia.
- Rio Saputro Budiharjo (Rio SB)
Drifter kelas pro satu ini aksinya nggak diragukan lagi dengan kemampuan driftnya yang oke punya. Berawal dari hobi masa kecilnya mengoleksi mainan bertema otomotif. Hingga akhirnya saat SMP dirinya terjun ke dunia otomotif yang sesungguhnya, diawali dengan balapan motor.
Nah waktu SMA, akhirnya Rio mulai melirik balapan mobil yang secara resmi mengawali aksinya di sirkuit Sentul pada tahun 2007. Dengan Honda Estilo 1992 nya, Rio menekuni dunia balap dengan serius dan berhasil menyandang juara 1.
Setelah itu, dengan Honda Jazz nya, Rio mengikuti 2 kelas yang bergengsi yaitu: Kejurnas GT Radial Championship dan OMR (One Made Race) Honda Jazz. Akhirnya tahun 2012, Rio bergabung dengan Honda Racing Indonesia.
- Rully Armando (Dido)
Pembalap dengan Nissan Cefiro A31 yang mulau mengukir prestasi semenjak tahun 2010 ini telah melahirkan beberapa prestasi. Armando yang lebih dikenal dengan Dido ini mendapatkan juara ke-4 pada Achilles Drift Battle seri kedua sedangkan untuk GT Radial Jakdrift seri pertama, juara 1 pun dia sabet.
Pada tahun 2011 dan 2012 Dido juga ikut berlaga dalam Formula Drift Asia, bahkan peningkatan prestasi dan targetnya pun semakin ditingkatkan. Nah untuk tahun 2015 ini Dido menunjukkan permorma yang luar biasa, posisi pertama diraihnya dengan poin 95 bahkan mengungguli Rio SB dan Armandio.
- Rysandy Akbar Rais
Pro Drifter dan motivator drift Indonesia, ya Akbar Rais yang telah mencetak banyak prestasi di balap drift. Drifter yang berasal dari Jakarta ini bahkan punya tim racing yang didirikan dengan beberapa temennya, yaitu Victory Racing Team yang diresmikan tahun 2012.
Setelah sukses dengan Mogu-mogu Achilles Motorsport Festival (AMF) pada (15-16/08) di Surabaya dengan berkampanye “Mesin Bersih” Akbar Rais akan melanjutkannya pada bulan Oktober ini di Jakarta.
Prestasi yang di dapat Akbar Rais antara lain: tahun 2009 salah satunya Big 16 pada Achilles Drift Battle, tahun 2010 Best 16 JAKDRIFT selama 3 seri bertuturt-turut yang diadakan di Jakarta dan Bandung. Selain itu Akbar Rais juga sering jadi Juri Drift lho. Keren kan..
Nah sederetan pembalap diatas adalah generasi muda yang sangat bersemangat dan berjuang keras bersaing dengan pembalap-pembalap dari luar negeri. Indonesia patut berbangga sama mereka yang berhasil mengibarkan bendera merah-putih lewat setiran maut mereka.
Eh jangan ketinggalan juga informasi satu ini..
Minggu ini tepatnya hari Sabtu dan Minggu besok (17-18/10) sedang ada perjuangan anak Indonesia di Malaysia, Kinabalu. Nah para pejuang balap Indonesia yang berangkat antara lain; Alinka Hardianti, Akbar Rais, Reindy Riupassa, dan H. Chandra yang tergabung dalam HTJRT.
Penasaran seperti apa laga AM1 Borne Drift Challenge 2015? Ikuti terus kelanjutannya hanya di Fastnlow.net ..












