Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Did You Know?

10 Tips Bikin Mobil Drift Kompetitif

sumber:fia.com

‘Mengepot’ mobil RWD anda bisa menjadi hal yang menyenangkan dan sederhana, namun upgrade ke level berikutnya terutama kompetisi tentu membutuhkan lebih banyak mekanikal dan merogoh kocek yang relatif besar.

Well, perlu ditegaskan sejak awal bahwa 10 tips untuk membangun mobil drift yang kompetitif dibawah ini tidak dimaksudkan sebagai daftar yang wajib dipenuhi oleh semua drifter, karena pada dasarnya kebutuhan tiap drifter berbeda. Yaps, jadi anda belum tentu memerlukan semua kelengkapan ini. Hal ini ditegaskan oleh Bryan Rogers, seorang builder mobil, mantan drifter Megan Racing sekaligus sosok dibalik DriftKnuckles.com.

Menurut Bryan mengatakan bahwa secara umum mobil drift yang kompetitif adalah mesin depan, mobil berbasis RWD maupun FWD, dan locking differential. Beberapa platform RWD lebih kondusif untuk drifting ketimbang lainnya, pula dengan memperhatikan poin-poin penting dalam membangun mobil dan teknik drifting. Komitmen sebenarnya dimulai ketika anda merasa yakin bahwa anda mampu menguasai mobil anda, kemudian mulai mencari tantangan yang lebih besar — pada titik itulah saatnya anda terjun ke kompetisi. Ketika hal itu terjadi, maka mobil anda membutuhkan peralatan yang lebih mumpuni untuk memenuhi tantangan. Tanpa panjang lebar, berikut 10 tips untuk meningkatkan permainan mobil anda di dunia drifting.

sumber: japancardirect.com

 

Tenaga

Dalam dunia drifting, anda perlu memecah traksi agar hub belakang berputar (spin). Maka tak heran jika pada top level drifter profesional, kita tak jarang melihat para pesaing begitu mengutamakan torsi, horsepower tinggi, dan ‘perang mesin’ seperti dalam seri Formula Drift. Pada kelas rookie anda hanya perlu output tenaga antara 100-150 hp, namun angka itu naik secara drastis di kelas pro-amatir menjadi sekitar 500-600 hp , dan kelas pro berkisar 800-1200 hp.

Kopling

Seperti yang mungkin kebanyakan orang harapkan, begitu anda mulai menggunakan spare-part atau komponen berpajak pada bagian powertrain, anda akan memastikan semua yang terhubung dapat meningkatkan kinerja. Bryan mengatakan bahwa upgrade tergantung pada tingkat tenaga mesin, tingkat cengkeraman mobil anda serta agresivitas drifter dalam gaya mengemudi.

Pada kelas pro, segala sektor diperhatikan secara detail mulai dari girboks hingga gardan yang dirancang untuk tekanan ekstrim. Setidaknya kopling heavy-duty untuk ‘mematahkan’ ujung belakang mobil sedikit lebih mudah selama menginjak pedal kopling. Ini metode paling umum dalam membangun mobil drift.

sumber: www.atomic-shop.ru

 

Locking differential

Mobil RWD biasanya dilengkapi dengan salah satu dari dua jenis diferensial pabrikan yakni varian terbuka (open differential) atau limited-slip differential (LSD). Dalam drifting, roda belakang idealnya harus berputar pada laju yang sama di bawah beban sehingga dapat diprediksi, sayangnya ini tidak dapat dilakukan secara optimal dengan varian terbuka. Sementara dengan LSD anda dapat menghentikan roda dengan traksi paling kecil.

LSD sendiri memiliki beberapa jenis yang bertugas untuk mendistribusikan penggerak antara roda kiri dan kanan dengan cara yang berbeda, namun yang paling ideal untuk drift adalah tipe clutch-plate mekanik aftermarket yang ditawarkan dalam konfigurasi 2-way dan 1.5-way. Apa bedanya? LSD 2-way dapat menerapkan torsi 100 persen untuk kedua roda baik pada akselerasi dan deselerasi. Sementara 1.5-way dapat menerapkan torsi 100 persen pada akselerasi, namun hanya 50 persen deselerasi. Untuk kebutuhan mobil drift gunakan konfigurasi 2-way.

Jika anggaran terbatas, sebagai alternatif anda bisa menggunakan LSD standar viscous atau torsen (solid spool) — mirip dengan yang digunakan pada balap drag. Tetapi jenis ini tidak dapat bekerja dengan andal setelah penggunaan yang berlebihan atau jarak tempuh yang tinggi, meskipun untuk jangka pendek dapat diperketat menggunakan shims.

sumber: s30drifting.blogspot.com

 

Sudut kemudi

Sederhananya, semakin banyak sudut (angle) yang bisa diekstrak dari kemudi, semakin baik dalam mendapatkan efek slide tetapi tetap memiliki batasan, biasanya terkait dengan ground clearance di roda dan link/ arm suspensi. Untuk mendapatkan sudut lebih, dapat menambahkan tie rod end spacers, tetapi set advanced biasanya diperlukan kustom pada knuckle depan atau lower control arms yang lebih panjang.

Suspensi

Upgrade mobil drift juga melibatkan coilover adjustable, termasuk arm dan linkage adjustable. Alasan menggunakan komponen tersebut adalah untuk mengatur tinggi-rendahnya mobil atau pusat gravitasi mobil, sehingga memberikan keleluasaan bagi pengemudi untuk menyesuaikan kontrol bodi tambahan sesuai kebutuhan.

Banyak model juga menawarkan damper dan camber adjustable guna menyempurnakan performa suspensi agar sesuai dengan karakter sirkuit dan gaya mengemudi. Jika jenis ini tidak sesuai dengan kebutuhan anda, satu set coilover off-the-shelf menawarkan penurunan body roll, handling dan umpan balik yang lebih baik, serta lebih banyak kontrol saat drifting.

sumber: speedhunters.com

 

Rem tangan

Jika anda memperhatikan kokpit mobil reli, ini juga mirip pada kokpit mobil drift. Handle lebih panjang atau vertikal dalam berbagai elemen yang dikendalikan oleh tangan seperti stir, rem tangan dan tongkat persneling, membuatnya lebih mudah dijangkau — dalam hal ini untuk menghentikan roda belakang dan memulai slide.

Rem tangan standar pada mobil drift tentunya perlu sedikit penyesuaian agar lebih kuat, tahan banting dan diandalkan untuk drifting. Pastikan bahwa kabel rem tangan anda tidak kendur, kecuali diganti pronto, dan pastikan memiliki bantalan rem yang lebih baik ketimbang pabrikan karena dinilai lebih menggigit ketika anda menarik rem tangan. Namun pada level pro, mobil harus dibekali dengan sistem kaliper belakang ganda, masing-masing satu untuk kaki dan rem tangan demi keselamatan.

Adapun persepsi bahwa rem tangan hidrolik diperlukan, menurut Bryan sejauh ini tidak ada masalah jika tetap menggunakan rem tangan standar pada mobil drift. Salah satu modifikasi kecil yang akan membuat perbedaan besar untuk drifting adalah fitting tombol spin, seringkali disebut ‘drift button’. Yaps, ini menggantikan tombol standar rem tangan anda dan mengubahnya menjadi rem fly-off dengan melepaskan mekanisme rachet ketika tombol diubah dalam satu arah. Untuk mengaktifkan kembali rachet untuk parkir, cukup dengan menekan balik tombol tersebut. Ini relatif murah, user-friendly dan universal untuk sebagian besar mobil.

 

Sasis

Seperti halnya jenis mobil balap lainnya, membuat sasis mobil drift lebih kaku atau rigid diklaim lebih mudah diprediksi. Bryan mengatakan bahwa deformasi sasis tidak memungkinkan suspensi melakukan tugasnya dengan optimal. Namun berkat sasis rigid akan menjadi salah satu fitur keselamatan utama dari sebagian besar pembalap, tak terkecuali roll cage.

sumber: www.rttuning.com

 

Ban & Alignment

Alignment selalu berjalan beriringan dengan suspensi adjustable. Menurut Bryan, mobil drift pada dasarnya memiliki set kombinasi antara road race di bagian depan dan drag race di belakang. Cengkeraman (grip) ke depan sangat penting karena pada dasarnya mobil drift berporos di sekitar ujung depan, sehingga anda akan menemukan banyak camber negatif di depan guna mendukung tugas suspensi saat mobil berputar dan jauh lebih sedikit camber positif di belakang. Itulah sebabnya mobil drift kompetisi biasanya memiliki karet depan yang lebih berkualitas, ‘grippy’ dan bertapak lebar.

Tips buat para pemula, ketika anda pertama kali belajar drifting tanpa menguras kantong adalah menggunakan ban belakang yang telah usang. Setelah anda terbiasa memecah traksi dan mengendalikan slide, saatnya beralih ke ban baru yang relatif murah sembari mengasah skill anda. Tipikal mobil drift pro modern menggunakan senyawa super lunak untuk mendapatkan cengkeraman maksimal pada ban depan, tetapi saat menggunakan ban sejenis ini dibutuhkan kecepatan, tenaga, dan komitmen untuk memecahkan traksi.

sumber: tougefactory.com

 

Bumper bash bar

Tak hanya mobil 4×4, mobil drift juga dilengkapi dengan bumper kustom dengan struktur tabung di bagian depan dan belakang untuk alasan kenyamanan dan keamanan. Yaps, bumper sejenis ini lebih tangguh ketimbang elemen uni-body pabrikan, sehingga ideal untuk melindungi komponen vital seperti radiator, cooler dan sebagainya. Pada level pro, bash bar lebih mudah diperbaiki di lokasi sirkuit serta memberikan solusi pemasangan tidak hanya untuk radiator dan pendingin tetapi juga panel bodi.

 

Distribusi berat

Dari kebanyakan mobil pro cenderung ‘menyebarkan’ berat, yang artinya sama rata dari depan ke belakang termasuk sasis senetral mungkin. Karena alasan distribusi berat, sebagian besar drifter lebih menyukai platform mesin depan konvensional untuk drifting, daripada mesin mesin mid atau belakang.

 

 

 

 

 

 

Comments

Bergabung dengan Team Baru, Gibran Semakin Menorehkan Prestasi

Karting

GR Yaris, Mobil Andalan Toyota Untuk Menangkan Ajang World Rally Championship Segera Hadir di Indonesia

Cars

Kembalinya Kejurnas Gokart di New Normal

Karting

Putaran Pertama ISSOM 2021 Hadirkan Rivalitas Dua Tim Pabrikan dan Sedikit Kejutan Lainnya.

Race event

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect