Connect with us

Did You Know?

20 Fakta Tentang Jeep yang Mungkin Belum Anda Ketahui

All-new 2018 Jeep® Wrangler Rubicon, 1944 Jeep Willys-Overland MB and all-new 2018 Jeep Wrangler Sahara

Tak ditampik jika Jeep lahir dari sebuah pertempuran pada Perang Dunia II (PD II) yang terjadi tahun 1939-1945. Keterlibatan Amerika Serikat dalam PD II saat itu membutuhkan kendaraan yang ringan namun tangguh dan mampu melibas dimedan berat sekalipun untuk pasukan Army (Angkatan Darat) AS. Terwujudlah kendaraan militer yang dirancang untuk mengangkut pasukan militer, korban perang bahkan membawa misil yang saat ini terkenal sebagai Jeep.

Jika ditanya dari mana asal muasal Jeep, mungkin jawabannya sedikit rumit pasalnya ada banyak pihak yang terkait hingga terciptalah Jeep dengan segala dinamika yang terjadi. Bagaimanapun juga pecinta Jeep diseluruh penjuru dunia pasti sepakat bahwa kendaraan ini tangguh dan teruji disegala medan. Tapi tahukah anda fakta dibalik Jeep ini berasal dan serangkaian jejak sejarah yang terjadi, terlebih saat PD II? Mungkin beberapa fakta berikut belum anda ketahui. Cekidot!

  1. Army AS pada awalnya menggunakan sepeda motor dan kendaraan Ford Model-T yang dimodifikasi pada Perang Dunia I. Waktu terus berjalan hingga terjadilah PD II, kala itu pihak Army dalam kondisi terdesak perlu menggantikan Model-T yang dirasa ‘ketuaan’ sebagai kendaraan perang. Army melontarkan beberapa spesifikasi kendaraan yang dibutuhkan, seperti bobot kendaraan 600 lb atau sekitar 270 kg, wheelbase tidak lebih dari 75 inci, tinggi kurang dari 36 inci, berat kotor kendaraan dibawah 1300 lb, mesin mampu menempuh 3-50 mil perjam dan 4-wheel drive dengan transfercase 2 percepatan. Serta bodi yang berbentuk persegi panjang, lampu blackout, driving light, tiga jok bucket dan kaca depan yang bisa dilipat. Disinilah kisah Jeep dimulai!

  1. American Bantam Car Company of Butler, Pa mendapat kepercayaan dari Army AS untuk mendesain kendaraan sesuai spesifikasi yang diinginkan. Dalam hal ini Bantam menggandeng seorang freelance engineer dan pionir otomotif berdarah Amerika bernama Karl Probst. Hanya dalam kurun waktu 2 hari Karl mengerjakan desainnya termasuk biaya estimasi, lalu menyerahkan proposal tersebut ke pihak Army pada Juni 1940.

  1. Setelah persetujuan berlangsung, American Bantam meluncurkan prototipe kendaraan 4×4 pertama “pilot model” yang berbobot ¼ ton kemudian mengirimkannya ke Army AS di Camp Holabird – Baltimore pada September 1940 untuk melakukan pengujian. Kendaraan pilot model itu disebut BRC (Bantam Reconnaissance Car).

 

Kondisi perang yang kian memanas, membuat army AS kewalahan terkait jumlah kendaraan yang tidak sepadan dengan pasukan militer AS saat melawan Nazi. Sementara pihak Bantam sendiri tidak bisa memenuhi kuota produksi yang diinginkan oleh kemiliteran AS, perang yang terus bergulir membuat AS harus bergerak cepat. Lantas Angkatan Darat AS bergegas menggandeng Ford Motor Company dan Willys-Overland serta menyerahkan blueprints desain kendaraan demi memenuhi jumlah yang dibutuhkan.

Proyek pertama kendaraan militer 4×4 dari dua pabrikan yang baru digandeng ini menghasilkan sejumlah inovasi tahun 1940, dibawah pimpinan Dale Roeder dan tim memperkenalkan Ford “Pygmy” dan Willys-Overland menampilkan Willys Quad. Sedangkan Bantam menyempurnakan buatan pertamanya menjadi BRC-60 atau BRC Mark II. Pada prinsipnya Ford dan Willys mengembangkan desain asli dari American Bantam. Boleh dibilang serupa tapi tak sama!

  1. Tahun 1941 Bantam, Ford dan Willys mendapatkan kontrak dengan perjanjian produksi 1500 unit. Adapun demikian, ketiga brand itu terus mengembangkan inovasinya dibeberapa sektor dan masing-masing kendaraan menyandang predikat baru. Kendaraan dari American Bantam diberi nama “BRC 40” yang juga dikenal sebagai Bantam generasi ketiga, Willys dengan nama “Willys MA” (Model A) yang merupakan penyempurnaan dari Willys Quad dan Ford Pygmy menjadi “Ford GP”.

  1. Tentu militer AS secara langsung mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan dari ketiga kendaraan itu. Tercatat ground clearance Bantam BRC 40 dianggap terlalu tinggi dan mesin kurang bertenaga, Willys MA diakui memiliki performa mesin paling ampuh tapi terlalu berat. Dan Ford GP handal di sektor steering wheel namun mesinnya ‘loyo’.

  1. Kata Jeep bukanlah julukan asli dari kemiliteran AS, banyak orang menganggap nama Jeep merupakan penyebutan akronim dari “GP” (Ford GP). Army AS justru menyebutnya dengan ”Light Reconnaissance And Command Car” atau terkenal dengan istilah LRACC yang akhirnya disebut “L-Rack”. Bahkan ada teori nama Jeep diambil dari Eugene the Jeep, tokoh kartun di komik Popeye The Sailor yang rilis jauh sebelum kendaraan militer 4×4 lahir. Hingga saat ini belum ada data yang memverifikasi nama Jeep berasal!

  1. Berdasarkan pengujian dan evaluasi, AS memutuskan bahwa Willys-Overland terpilih menjadi kendaraan standar operasional Army AS. Manakala tahun 1941 mengalami permintaan produksi secara masif, Willys memboyong Ford demi menambah kuantiti produksi kendaraan. Kemudian secara resmi Ford GP mengubah nama modelnya menjadi “Ford GPW”. Akronim “GP” bukanlah General Purpose, seperti yang diketahui oleh sebagian orang. Secara resmi “G” berarti Goverment, “P” adalah Pygmy yang mengacu pada wheelbase 80 inci dan W berarti Willys, karena yang diproduksi oleh Ford secara teknis dibawah lisensi Willys.

  1. Alasan mutlak Willys memenangkan tender pada PD II adalah faktor mesin. Lantas Willys mulai mengerjakan ulang konstruksi dan performa mesin terdahulunya. Momen ini ditandai dengan kehadiran Barney Roos selaku Executive Vice President and Chief Engineer Willys-Overland yang berhasil mengembangkan mesin “Go Devil” 134 cu berkode L4-134. Mesin bertenaga 60hp ini terbukti powerful dan tahan banting, dimana menjadi jantung Willys selama beberapa dekade.

  1. Sejak berganti mesin, Willys MA bertransisi menjadi “Willys MB” dengan menambahkan fitur desain dari Bantam dan Ford. Yang unik dari Model B adalah tombol starter yang terletak dilantai kendaraan, yaps kendaraan ini tanpa kunci. Untuk menyalakannya cukup dengan menginjak tombol starter dengan kaki.

  1. Desain grill yang terintegrasi dengan lampu utama merupakan ide pertama dari Ford yang dituangkan pada pilot model kala itu. Grill bermula dari 13 slot pada 1940 (Pygmy), menjadi 9 slot pada model produksi 1941 (GPW) dan terakhir 7 slot pada 1945. Sampai hari ini semua merk Jeep dihiasi dengan grill 7 slot. Kontribusi Ford berhasil menjadi ikon nan legendaris.

  1. Tercatat Willys MB memproduksi 359.489 unit dan Ford GPW menghasilkan 277.896 unit dalam jangka waktu yang sama. Secara total ada 637.385 unit yang diproduksi sepanjang Perang Dunia II.

  1. Ford ditugaskan untuk menciptakan Jeep amfibi dengan nama “Ford GPA” juga dikenal sebagai “Sea Jeep” atau disingkat “Seep”, dalam hal ini Ford bekerja sama dengan Roderick Stephens Jr (Yacht Designer). Meski masa produksinya berusia prematur dari September 1942 sampai Juni 1943, GPA telah diproduksi sekitar 12.778 unit. Namun sayangnya performa GPA diklaim terlalu lambat dijalur darat, berat dan berkinerja buruk didalam air. Alhasil Ford GPA berpindah tangan ke Uni Soviet untuk menyeberang sungai. Sekedar info, pemerintahan Soviet akhirnya membuat desain yang sama yakni GAZ-46 MAV.

 

 

  1. Willys-Overland merambah ke mobil sipil pada tahun 1944 yang dikenal dengan CJ (Civilian Jeep), tentu semua perangkat militer ditanggalkan. Seiringnya waktu CJ dilengkapi dengan pintu depan dan pintu belakang. Hingga pada saatnya perusahaan Willys-Overland dijual ke Kaiser Motors tahun 1953, kala itu nama produknya diubah menjadi Willys-Jeep dan akhirnya hanya Jeep. Merk tersebut dijual ke American Motor Corporation (AMC) pada tahun 1970 dan diakusisi oleh Renault. Tak berhenti sampai disitu, Renault dibeli oleh Chrysler (Daimler) yang sekarang menjadi Fiat Chrysler.

  1. Mungkin kalian belum banyak yang tahu fakta satu ini. Jeep Willys Gala Surrey yang diproduksi tahun 1959-1965 diperkenalkan khusus untuk keperluan resort, yang dilengkapi atap kanvas berpola strip yang senada dengan warna bodi dan jok. Model Gala dijual untuk pasar ekspor seperti Meksiko dan Karibia, dan model Surrey khusus untuk pasar AS. Konstruksi Jeep ini mengadopsi dari CJ series dan hanya dibekali sistem penggerak two-wheel drive .

 

  1. Transfercase yang tak tertandingi dimedan perang dan Civilian Jeep tidak dikembangkan ataupun diproduksi oleh Willys-Overland, tetapi Spicer Manufacturing yang kemudian dikenal sebagai Dana Corporation.

  1. Willys Station Wagon merupakan cikal bakal SUV pertama, bertransisi menjadi Jeep Wagooner yang hadir sebagai SUV modern yang menawarkan kenyamanan dengan transmisi otomatis dan power steering.

  1. Cukup banyak pabrikan mobil menjiplak grill Jeep yang ikonik ini. Land Rover setidaknya memiliki beberapa inovasi pada Seri I, tetapi Toyota bahkan menggunakan “Jeep” dalam iklannya.

  1. Kisah perjalanan Jeep dari masa ke masa tak lepas dari para pionir ketiga brand tersebut, termasuk kemiliteran AS. “Success has many fathers” itulah ungkapan yang menggambarkan kesuksesan Jeep. Ungkapan tersebut ditujukan untuk “father of all Jeep”, diantaranya Col. William F. Lee (U.S. Army Infantry), Charles Harry Payne (sales American Bantam), Frank Fenn (President American Bantam), Karls Probst (design engineer American Bantam), Delmar “Barney” Roos (chief engineer Willys-Overland) dan Dale Roeder & team (Ford Motor Company).
Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect