Pasti kalian pernah mengalami dimana pada saat melakukan penggantian salah satu ban, ternyata ban tersebut sulit dilepas meski baut roda telah lepas semua. Kondisi menempelnya roda pada bearing bisa disebabkan banyak faktor antara lain karena faktor korosi/karat. Bearing roda dan velg itu berbahan logam. Memang pada bagian luar velg biasanya anti karat tapi bagian dalam yang menempel pada bearing tidak dilapisi dengan anti-karat.

Sehingga potensi terjadinya karat dan korosi ada. Apalagi, posisinya yang berada pada bagian bawah mobil, tentu air sebagai faktor pembentuk karat akan sangat mudah masuk saat roda berputar. Air tentu akan masuk karena kaki mobil dari sistem suspensi hingga pada sela-seka kaki mobil. Jika ini terjadi maka roda akan menempel pada dudukannya, sehingga meski semua bautnya telah dilepas roda tetap sulit dilepas. Apalagi dilepas, biasanya digoyangkan saja tidak bergerak/oblak. Terus bagaimana solusinya?
1. Pukul Area Samping Ban

Cara pertama, kita bisa memaksa roda untuk lepas. Secara normal, ketika seluruh mur roda telah lepas maka roda tidak ada pengikat lagi sehingga seharusnya roda lepas. Tapi jika kejadiannya menempel ya lakukan sedikit pemaksaan. Pertama pastikan anda telah memposisikan dongkrak pada jack point yang tepat agar ketika kita paksa roda untuk lepas, tidak mempengaruhi kendaraan yang sedang di dongkrak. Posisi jack paling aman ada di area samping body dibawah pintu. Biasanya ada besi melintang yang dijadikan tempat kuncian jack.

Tapi, pada mobil yang menggunakan frame chasis maka anda bisa meletakannya pada axle shaft atau pada frame jika dongkrak yang dipakai tinggi. Karena saat kita memaksa dengan memukul roda akan ada gaya menyamping yang mengenai mobil. Jika posisi dongkrak tidak mengunci, maka dikhawatirkan akan terjadi pergeseran yang tentu bisa membahayakan bagi anda maupun mobil anda. Jika sudah, maka pukul memakai tangan pada keempat sisi ban. Anda harus memukulnya dengan cara menghentak secara menyilang pada keempat sisi roda. Mungkin anda perlu melakukan ini hingga 3-4 kali pengulangan agar roda oblak dan bisa dilepas.
2. Tendang Menggunakan Kaki

Jika dipukul tidak kuat, maka anda bisa memakai kaki untuk menginjak/menendang sisi yang sebelumnya dipukul. Pengguanan kaki ini, akan membuat daya hentak lebih besar sehingga jika roda benar-benar keras, teknik ini bisa mengatasinya. Tapi, akan ada daya kuat juga yang mengarah ke samping mobil. Sehingga sekali lagi pastikan dongkrak anda ada pada posisi yang tepat.

Tekniknya gunakan telapak kaki anda untuk menghentak bagian samping ban. Pakai alas kaki juga tentunya untuk keselamatan anda. Untuk pengulangannya, juga sama bisa 3 sampai 4 kali sampairoda oblak. Tujuan dari teknik diatas adalah dengan menghancurkan material yang membuat roda menempel dalam hal ini kerak. Dengan memukul area samping roda kearah dalam maka itu bisa seperti kita mengungkit salah satu sisi roda. Jika kita lakukan ini pada keempat sisi roda maka semua kerak yang membuat roda menempel akan hancur. Dan hasilnya roda akan oblak sehingga lebih mudah untuk dilepas seperti biasa.
3. Gunakan Cairan Anti Karat

Teknik ketiga dipakai apabila roda benar-benar stuck alias menempel dengan kuat. Anda bisa menyemprotkan cairan anti karat / penetran yang sering dipakai untuk melumasi rantai motor. Cairan ini bisa juga melumasi bagian roda yang menempel sehingga roda akan lebih mudah dilepas.

Caranya semprotkan cairan ini ke lubang mur mobil secukupnya, kemudian tunggu hingga cairan ini masuk ke sela-sela. Setelah itu langsung lepas roda menggunakan teknik diatas. Saat roda selesai dilepas, jangan lupa membersihkan kerak atau karat yang sebelumnya menyusahkan itu. Anda bisa memakai amplas untuk menghilangkan kerak dan karat pada kedua permukaan baik permukaan velg atau permukaan dudukan velg.

