Connect with us

Did You Know?

4 Cara Memeriksa Ketebalan Kampas Rem Mobil Anda

Ada kalanya kampas rem yang dipakai sebagai salah satu komponen rem mengalami keausan atau bahasa kerennya out of wear. Kalau sudah begini, maka kemampuan rem dalam memperlambat laju kendaraan berkurang yang berujung pada rem tidak pakem. Solusinya, kita perlu mengganti satu set kampas rem yang sudah tipis tersebut.

Tapi kapan waktunya ? kapan waktu untuk ganti kampas rem ? apa sama dengan oli mesin, yang terjadwal? Memang benar, penggantian kampas rem itu tidak menentu kapan dilakukan bisa bertahan hingga 6 bulan atau bahkan 2 tahun semua tergantung pemakaian tentunya, Tapi ada cara dan ciri yang bisa mengetahui ketebalan kampas rem cakram mobil. Mau tahu caranya seperti apa?

Cara Mengukur Ketebalan Kampas Rem

Ada beberapa langkah yang bisa kita pakai untuk mengecek ketebalan kampas rem antara lain

1. Ada bunyi decitan saat mengerem

Bunyi berdecit bisa disebabkan banyak hal termasuk ada fluida masuk ke piringan rem atau kampas rem sudah habis. Bunyi decitan yang terdengar ketika kampas rem tipis adalah bunyi gesekan antara dua logam. Tapi tenang saja, pad rem mobil anda tidak bergesekan dengan piringan hanya saja ada brake wear indicator yang menimbulkan bunyi decitan ini ketika kampas rem tipis. Selenghlapnya akan dibahas pada point terakhir.

2. Lihat ketinggian minyak rem

Minyak rem berfungsi untuk menghantarkan tekanan dari pedal ke kaliper rem. Sifat minyak rem sebagai fluida ada menyesuaikan tempatnya. Didalam reservoir anda akan melihat berapa volume minyak rem mobil anda. Kalau terdeteksi dibawah normal maka bisa mengindikasikan kampas rem sudah tipis. Alasannya begini, ketika ketebalan kampas rem berkurang maka ketebalan total yang diapit oleh piston pada kaliper juga akan berkurang. Ini terjadi karena piston itu selalu menekan kampas kearah piringan.

Jika kampas tipis maka jarak yang harus ditempuh piston juga lebih jauh. Akibatnya piston rem akan lebih menonjol. Karena piston rem menonjol maka ruang didalam saluran hidrolik rem juga bertambah, tentunya ini memerlukan minyak rem lebih. Minyak rem ini diambil dari reservoir tank yang membuat volumenya turun. Jadi, jika anda mendeteksi kondisi minyak rem yang kurang itu bukan melulu disebabkan adanya kebocoran tapi bisa juga karena ada masalah terkait kampas rem ini. Kalau anda menemui kondisi ini, maka lanjut ke langkah berikutnya.

3. Lepas kampas rem mobil anda

Untuk memastikannya kembali anda bisa melepas kampas rem mobil anda. Caranya cukup mudah, lepas roda bagian depan. Ketika roda telah terlepas, maka anda hanya perlu melepas satu buah baut untuk mengambil kampas dari dalam sistem rem. Ada dua buah baut pengikat kaliper. Anda cukup melepas satu baut saja, biasanya yang bagian bawah. Setelah terlepas, anda bisa mengangkat bagian bawah kaliper dan anda bisa langsung mengambil kampas rem dari piringan rem,

4. Lakukan visual inspection

Langkah pemeriksaan ini sebenarnya tidak terlalu rumit, anda cukup memeriksa kondisi kampas rem menggunakan indikator-indikator yang disediakan. Indikator pertama ada pada garis tengah kampas rem, garis ini akan sangat terlihat jelas apabila kampas masih tebal, dan apabila garis ini hampir hilang bahkan sudah terhapus maka tandanya kampas rem perlu diganti. Tapi tidak semua kampas rem dilengkapi dengan garis ini, ada beberapa kampas yang memiliki desain flat tanpa garis.

Untuk mengeceknya anda bisa menggunakan indikator berikutnya. Indikator kedua namanya brake wear indicator, komponen ini berbentuk seperti plat yang mengarah ke arah piringan rem. Fungsi indicator ini adalah untuk memberi tahu pengemudi apabila kampas rem tipis. Saat kampas rem sudah tipis, maka brake wear indicator ini akan bergesekan dengan piringan rem ketika kita injak rem dan menghasilkan bunyi decitan. Jika anda lihat brake bear ini, pasti sekarang sudah sejajar dengan permukaan kampas rem. Artinya sudah harus diganti.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect