Beberapa mobil khususnya yang telah berumur sering mengalami masalah berupa mesin susah start. Untuk menghidupkan mesin, dibutuhkan dua hingga tiga kali proses starting padahal sebelumnya tidak demikian. Tentu ini kondisi yang tidak normal. Masalah ini juga bertambah pelik karena ternyata yang mengalami masalah susah hidup ini bukan hanya mobil konvensional, kebanyakan justru mobil-mobil injeksi. Kira-kira apa penyebabnya?
Mobil Mogok

Mesin mobil berbeda dengan motor yang hanya memiliki single silinder. Mesin motor, ada fitur kick starter yang memungkinkan mesin bisa dihidupkan saat baterai habis/drop. Sementara mobil, jalan satu-satunya untuk menghidupkan mesin saat kehabisan baterai yakni didoorong.

Baterai yang drop merupakan imbas dari mesin yang susah dihidupkan. Dalam satu kali cranking motor starter akan memerlukan daya listrik yang cukup besar, jika dalam tiga atau empat kali start mungkin baterai mobil masih bisa mensuplai, namun jika sudah lebih dari 6 kali start mesin tak kunjung hidup, imbasnya baterai akan habis dan kejadian diatas pun bisa terjadi. Ini lah hal apa saja penyebab yang menyebabkan mobil susah dihidupkan di pagi hari ?
Penyebab Mobil Sulit Distarter
1. Keausan Silinder atau Ring Piston

Ring piston dan dinding silinder akan selalu bergesekan saat mesin bekerja. Hal ini karena ring piston fungsinya merapatkan celah piston dan silinder agar kompresi tetap terjaga. Saat kedua komponen ini bergesekan pasti meninggalkan friksi yang berasal dari ring atau dari blok mesin, meski friksi ini dalam jumlah yang sangat kecil tapi dalam jangka waktu 5 tahun, baru akan terlihat keausan kedua komponen ini.

Akibatnya, saat terdapat keausan dinding silinder, celah ring piston semakin terbuka. Sehingga tekanan kompresi keluar melalui celah ini dan menyebabkan mesin sulit dihidupkan khususnya dipagi hari.
2. Katup Mesin Kurang Rapat

Katup atau valve minimal ada dua buah dalam satu silinder, fungsinya jelas sebagai pintu keluar masuk gas dari dan ke mesin. Karena hubungannya langsung dengan ruang bakar maka kebocoran juga bisa terjadi pada komponen ini.

Biasanya kebocoran pada katup disebabkan karena posisi penutupan katup tidak pas yang bisa disebabkan kesalahan penyetelan ataupun karena antara daun katup dengan dudukanya tidak simetris. Akibat kebocoran ini, yakni pada tekanan kompresi yang drop. Imbasnya, mesin sulit hidup saat mesin dingin atau di pagi hari.
3. Kebocoran Pada Seal Busi

Seal busi terbuat dari ring baja yang biasanya sudah tersedia di tiap jenis busi secara default. Fungsi seal ini untuk merapatkan lubang busi dengan ulir busi. Saat seal ini rusak, maka tekanan kompresi bisa keluar karena kondisinya tidak rapat. Imbasnya jelas mesin yang susah hidup.
4. Kerusakan Packing/Gasket Kepala Silinder

Packing atau gasket merupakan plat khusus yang dijadikan penyekat antara blok silinder dan kepala silinder. Fungsi packing ini untuk mencegah terjadinya kebocoran kompresi dari samping serta mencegah oki dan air pendingin bercampur. Jika ada kerusakan pada packing ini, otomatis tekanan kompresi akan turun serta terdapat rembesan oli di area sambungan antara blok silinder dan kepala silinder.

Penyebab packing ini bisa rusak, bisa saja terjadi karena pernah dibongkar. Komponen ini bersifat sekali pakai sehingga saat pernah dilakukan pembongkaran, selanjutnya packing tidak berfungsi dengan baik.
5. Busi Terlalu Kecil Apinya

Pada sistem pengapian, peran busi itu untuk mengubah energi listrik dengan tegangan ribuan volt menjadi percikan api. Besar kecilnya api, pasti mempengaruhi bagaimana proses pembakaran pada mesin. Jika api yang keluar dari busi, maka mesin akan sulit dihidupkan dan biasanya juga ada gejala brebet.

Masalah ini bisa terjadi akibat busi kita kotor dengan kerak, ataupun karena resistansi busi sudah membludak. Hal ini bisa saja trerjadi jika anda menggunakan busi yang tidak sesuai dengan spesifikasi mobil.

