Connect with us

Did You Know?

5 Teknologi Mobil (Yang Tidak Begitu) Modern

Di jaman milenial ini industri otomotif tengah gencar berlomba-lomba menciptakan teknologi dan fitur paling mutakhir, misalnya mobil otonom, hybrid, CVT, self parking, driver detector dan lain sebagainya. Tapi tahukah anda bahwa beberapa point teknologi yang disebutkan tadi sudah pernah diciptakan bahkan seabad yang lalu. Namun entah mengapa seakan para penemu ini hilang tanpa jejak. Yuk simak teknologi modern apa saja yang pernah muncul dimasa lampau.

 

1. Mobil Otonom

Mobil Otonom pertama kalinya diciptakan tahun 1964 di Stanford Artificial Intelligence Laboratory (SAIL) yang diwujudkan menyerupai gerobak beroda empat. Cart atau gerobak adalah mobil otonom bertenaga baterai, untuk membantu visualisasi jalannya cart mengandalkan kamera onboard yang dikontrol dengan koneksi nirkabel ke komputer terdekat.

Kamera tersebut akan menganalisis lingkungan sekitar dalam bentuk 3D, dalam hal ini seseorang dibalik layar komputer akan menentukan kemana gerobak harus bergerak dan mengirimkan kembali perintah gerakan ke gerobak tersebut yang dikontrol lewat komputer. Akhir 1970an, Hans Moravec, sang penemu yang merupakan mahasiswa Stanford berhasil ‘menghantar’ gerobak tersebut sejauh 100 kaki atau sekitar 30,5 meter. Saat itu Moravec menggunakan kursi, box dan benda lainnya sebagai rintangan.

 

2. Stasiun Penukaran Baterai Mobil Listrik

Belakangan ini Elon Musk sedang mengembangkan gagasan terkait stasiun penukaran baterai ekspres, meskipun pelaksanaanya dalam skala besar dapat disabotase oleh jaringan Supercharger Tesla. Secara teknis stasiun penukaran bateri dilakukan dengan cara, konsumen memarkir mobil listrik diatas perangkat yang dikontrol secara otomatis atau manual lalu mengeluarkan baterai yang habis dan menggantinya dengan dengan baterai yang sudah terisi.

Berbicara tentang mobil listrik, perusahaan Better Place maupun Tesla bukanlah yang pertama kali mencetuskan mobil listrik. Kembali ditahun 1890an, ketika dua mobil listrik dan uap adalah kendaraan standar kala itu, sebuah perusahaan taksi Amerika menggunakan armada taksi listrik dengan baterai yang dapat diganti.

Electric Vehicle Company yang bermarkas di New York pun bangkrut dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, mobil listrik dan uap secara perlahan tergantikan oleh mobil bertenaga bensin, sejak itu pom bensin berkembang pesat diseluruh dunia.

 

3. Charger Umum

Flashback pada akhir tahun 1800an dan awal 1900an hampir setiap produsen mobil memiliki solusi sendiri untuk masalah ‘pengecasan’ mobil listrik ditempat umum, adapula dari mereka memilih untuk menjual atau menyewakan pengisi daya kepada konsumen. Solusi ini juga tak jauh berbeda dilakukan oleh Tesla Supercharger.

Beberapa dealer mobil listrik menyediakan spot pengisian daya, dimana pemilik mobil harus harus meninggalkan mobil mereka di dealer serta dikenai biaya. Solusi seperti ini terdengar kurang praktis dan cukup merepotkan para pemilik mobil listrik kala itu. General Electric yang kini kita kenal perusahaannya berlogo GE waktu itu membangun jaringan public charging yang terdiri dari ‘Electrants’ (hidran listrik). Electrants berwujud seperti kotak telepon yang tersebar dikota besar, dimana pemilik mobil listrik bisa mengisi dan meninggalkan mobilnya dengan dikenai biaya 10 cen per kWh.

 

4. Cylinder Deactivation

Beberapa orang berpikir bahwa ide mesin multi-silinder muncul pada tahun 2000 keatas yang tersemat pada mesin Chrysler 300 C keluaran 2005. Sedangkan teknologi cylinder deactivation memulai debutnya lebih awal pada tahun 2001, yakni Mercedes-Benz S600 dan CL600. Namun kedua hal tersebut salah besar lantaran pada tahun 1981, Cadillac lebih dulu memperkenalkan mesin inovatif yang disebut L62 “V8-6-4”. Sejak itu mesin L62 menjadi mesin standar pada setiap model Cadillac.

Untuk penghematan bahan bakar tanpa kehilangan mesin andalannya V8, teknologi V8-6-4 dikembangkan bersama Eaton Corporation dan lahirlah sistem cylinder deactivation. Sistem cylinder deactivation juga disebut Modulated Displacement, dimana dua atau empat silinder dinon-aktifkan saat mobil melaju. Sistem serupa diusung oleh Alfa Romeo dan Mitsubishi, tetapi tidak satupun dari mereka terbukti tidak dapat diandalkan seperti seharusnya.

 

5. Pengereman Regeneratif dan e-CVT

Jika ada pernyataan mengatakan kedua teknologi ini muncul bersamaan dengan hadirnya mobil hybrid dan mobil listrik, itu salah total. Sebut saja mobil listrik keluaran Baker Electric Runabout yang lahir dari tahun 1904 sebenarnya sudah menggunakan pengereman regeneratif dimana sistem ini bertugas mengembalikan sebagian energi kinetik kembali ke baterai.

Sementara Electronic Continuous Variable Transmission (e- CVT ) sudah tersemat pada sejumlah mobil hybrid mewah dari Owen Magnetic (1915-1922) menggunakan inovasi drive-train, yang berbasis pada prinsip elektromagnetik. Intinya pembakaran mesin tidak terhubung langsung ke roda.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect